
..._____♤♤♤♤♤_____...
...Happy reading ziyeng....
.
.
Dhawan tengah mondar mandir di depan ruang pemeriksaan, ia begitu khawatir melihat sang istri yang di temukan tengah pingsan di kamar mandi..
''Keluarga pasien.?
''Ya saya suaminya Dok.?! jawab Dhawan..
''Anda tidak perlu cemas istri anda baik² saja, hal itu wajar bagi wanita yang sedang hamil muda.'' Ujar sang Dokter yang mana membuat Dhawan mematung..
''A_apa Dok hamil muda.?
''Ya. hamil, apa anda tidak tau kalau istri anda sedang hamil.? tanya sang Dokter yang mana membuat Dhawan menggeleng dan masuk begitu saja ke dalam meninggalkan sang Dokter...
Dhawan melihat Alea yang belum sadar, ia duduk dan memegang tangan Alea lalu mengecupnya..
''Terimakasih sayang, ini kejutan yang sangat berarti untukku bangunlah kau mau apa hem..Biar aku mengabulkan apapun yang kau mau..
Tangan Dhawan mengusap perut datar Alea dan mengecupnya, '' Hai son apa kau baik² saja di dalam.? tanya Dhawan terkekeh dan mencium perut Alea beberapa kali membuat sang mpu bangun karna pergerakan..
Emhh...
Dhawan menoleh dan mengecup keningnya, kau sudah sadar.? tanya Dhawan..
Alea mengerjap²kan matanya, dimana ini.?
Kau di rumah sakit sayang, tadi aku menemukan mu sedang pingsan di lantai..
''Memangnya aku kenapa.? tanya Alea
Dhawan tersenyum dan beberapa kali mengecup perut Alea yang membuat Alea mengerutkan keningnya..'' Ada apa denganmu.?
Dhawan melihat Alea yang tidak peka langsung cemberut dan duduk dengan kasar, ''Hais__ kenapa kau tidak peka sekali sih.?!! kau itu sedang hamil sayang..'' ucap Dhawan melihat Alea dan ingin tau apa reaksinya..
Namun Alea tetaplah Alea yang dingin tanpa ekspresi apapun, ia hanya ber oh ria saja sambil mengangguk dan itu membuat Dhawan menepuk jidatnya. '' Oh Tuhan..
.
.
Beberapa kali Dr.Erza dan Sunny selalu jalan bareng, dan nonton film bersama dan itu membuat Dr.Erza nyaman bersama Sunny akhir² ini..
Di sin lain, Bastian tengah menikmati liburan bersama putri tercintanya ia mengawasi Megan yang sedang bermain pasir dan membuat istana bersama pengasuhnya...
Anggi sang pengasuh sesekali melihat Bastian tengah memandangi mereka, dan itu membuat dirinya salah tingkah dan malu² walau ia tau Bastian tidak memandanginya melainkan anaknya..
Terbesit dalam hati Anggi, ingin memilikinya namun ia tidak punya cara supaya Bastian mau bersamanya jangankan bersama, menatap pun tak sudi sepertinya..
Pandangan Anggi beralih menatap Megan lalu tersenyum, ''Nona muda jangan kemana² ya, Gi mau membeli sesuatu dulu..''
Megan menatap sang pengasuh dan mengaguk, '' Angan ama² Gi..'' jawab Megan yang sedang asik bermain pasir..
Anggi berdiri dan melangkah menghampiri Bastian. '' Permisi tuan, saya izin membeli minum dan cemilan dulu sebelah sana.'' Anggi meminta izin..
Tanpa melihat Bastian mengaguk, '' Pergilah jangan terlalu lama.'' ucap Bastian cuek..
Anggi mengaguk dan pergi melangkah karna tenggorokannya kering ingin di isi air manis, sementara Bastian melangkah menemani sang putri..
''Hai Princess..
''Aloha Dydy..
''Mm__ istana yang cantik sayang, apa Dydy boleh ikut bermain.?
''Ntu nja oleh..
Mereka berdua pun bermain pasir, tak berapa lama ponsel Bastian berbunyi.. '' Princess tunggu lah di sini Dydy mau angkat telpon dulu yaa..
Megan mengaguk sementara Bastian berdiri dan berbicara bersama rekan bisnisnya cukup lama, sementara Anggi sudah ada di belakang Bastian dan tak melihat Megan..
Anggi menepuk pundak Bastian, '' Tuan.. Tuan dimana nona muda.? tanyanya..
Bastian menoleh dan melihat Megan sudah tak ada di tempatnya..
'' Kemana dia.?
.
.
..._____♤♤♤♤♤_____...