
..._____♤♤♤♤♤_____...
...Happy reading ziyeng....
.
.
Dr.Aditya bersama Dr.Herlan sedang berada di kediaman Tuan Muhkti, mereka tengah memberikan petunjuk kepada sang pelukis untuk membuat sketsa wajah karna mereka seakan buntu tidak mendapatkan petunjuk apapun..
Setelah menunggu 30mnt, akhirnya sketsa wajah itu telah selesai dengan sempurna. '' Apakah wajah ini yang kalian cari. '' tanya sang pelukis. dua Dokter itu menganguk secara bersamaan, '' ia itu dia, kami pun tak tau nama nya siapa ia bagaikan jaillangkung datang tak di jemput pulang tak di antar. '' ucap Dr.Herlan
Tuan Muhkti melihat kertas itu dan memandanginya cukup lama, lalu ia memangil bodyguard untuk mencari dan membunuh sampai di lubang semut sekalipun.
'' Cari dan bunuh jika kalian menemukannya. '' bentak Tuan Muhkti.
Tuan Muhkti sangat geram salah satu bisnisnya hancur, terlebih ia kehilangan anak kesayangannya yang mentalnya hanya sebesar biji jagung.
.
.
.
Hari ini Dhawan mengajak Alea dan Megan berbelanja untuk rumah baru mereka yang sudah Dhawan siapkan. Sambil mengajak Megan ke tempat bermain Anak², Dhawan sudah menetapkan hatinya tinggal di Indonesia, sementara untuk bisnisnya ia akan memantaunya dari sini jika ada kendala barulah Dhawan akan kesana untuk menyelesaikan nya..
'' Are you ready my soulmate? tanya Dhawan sambil memasang sabuk pengaman dan tersenyum melihat kedua orang yang sangat ia cintai.
Alea memegang tangan Megan lalu tepuk tangan dengan gembira. '' Yes Daddy '' ucap Alea menirukan suara anak kecil.
Tak sampai 15mnt mereka sampai di mall dan memarkirkan mobilnya, '' Honey, biar aku yang menggendong Megan. '' ucap Dhawan yang mengabil Megan dari gendongan Alea.
'' Apa kau tidak malu menggendong anak di dalam Mall.? tanya Alea
Dhawan menatap Alea, '' Kenapa aku harus malu, dia juga anakku Mencintai Ibunya juga harus mencintai anaknya. Itung² ini sebagai latihan jika Megan nanti mempunyai adik. '' Dhawan terkekeh sambil pergi. '' Ayo sayang..
Alea tersenyum dan menyusul Dhawan, namun di tengah parkiran ia bertubrukan dengan seorang laki² yang memakai topi dan masker di wajahnya.
Brruukk..
'' Eh maaf, ucap pria itu menunduk, namun ketika ia melihat siapa yang ia tubruk mata lelaki itu mengisaratkan keterkejutan namun hanya sebentar.
'' Berhati²lah, '' ucap Alea meninggalkan nya pergi..
Pria itu memandangi Alea dan mengambil ponsel di sakunya lalu menghubungkan dengan seseorang. '' I found it.( Aku menemukannya)
Pria itu terdiam mendengarkan instruksi dari sebrang telpon ia hanya manggut manggut .. " Baiklah aku akan mengikutinya, '' ucap pria itu lalu masuk ke dalam Mall untuk mencari targetnya.
.
.
'' Bagus,, tembak dia di tempat yang sepi jangan gegabah dalam bertindak. '' Tuturnya
Ia pun mengaguk dan pergi dari ruangan itu...
'' Wanita yang malang, kenapa kau harus ikut campur dalam bisnisku. Kau harus mati dan mendapatkan hukuman mu..
.
.
Sedangkan Dhawan tengah asik bermain kuda putar bersama Mega tertawa ceria, Alea tengah duduk melihat kecerian orang yang ia cintai. Seulas senyum nampak di bibinya.
'' Aku akan melindungi kalian berdua, kalian begitu berarti di hidupku semoga kita bisa seperti ini selamanya. '' ucap Alea dalam hati.
Dhawan memegang tangan Megan, lalu melambaikan tangan kepada sang Mommy.. '' Hallo Mommy.. ''
Alea tersenyum dan melambaikan tangannya, lalu tanpa sengaja ia melihat pria yang tengah memperhatikan dirinya dari kejauhan. Alea mengerutkan keningnya. '' Siapa dia..
Alea pun berdiri dan menghampiri Dhawan mengabari dinya bahwa ia ingin ke kamar kecil, Dhawan pun mengaguk tanda setuju dan kembali bermain..
Sedangkan Alea berpura² tak tau dan pergi ke kamar mandi, Pria itu terus saja melihat Alea namun saat Alea pergi menuju kamar mandi ia pun mengikutinya dari belakang..
Alea melihat kebelakang dengan ekor matanya, ia menarik sudut bibinya.. '' Hemzz..
Pria itu berdiri di depan toilet wanita dan melihat sekitar, setelah berfikir tak ada siapapun di dalam ia langsung masuk dan memberi plang tanda toilet rusak..
Ia dengan perlahan masuk ke dalam dan melihat toilet kosong, membuka satu persatu pintu toilet. Namun nihil tak ada siapa pun di dalam, '' Kemana dia pergi. '' gumamnya.
'' Looking for me. ? tanya Alea yang langsung menendang perut pria itu hingga terhiyung membentur tembok..
Pria itu tersenyum.. '' Ternyata kau memiliki kepeka'an tinggi, sampai tau aku membuntutimu. '' ucap pria itu yang langsung maju mengahjar Alea dengan brutal..
Bugh..
Bugh..
Bugh..
Thaak. Braaakkk..
Alea terhiyung membentur pintu toilet, Alea tersenyum mendapatkan lawan seimbang. Alea pun mengibas ngibaskan pakaiannya.. '' Kau orang pertama yang mampu membuatku mundur kebelang. '' ucap Alea menoleh sambil bertepuk tangan.
Pria itu tersenyum mengejek. '' Cuih,, kau memang tak sepadan denganku dasar wanita lemah. '' ucapnya sambil membuang ludah ke samping. Lalu mengahjar Alea kembali.
.
.