
''Kemana dia.?
''Kenapa tuan tanya saya,? saya baru sampai dan melihat nona muda tidak ada..?!
''Oh Shittt....
Bastian melihat kanan kiri dan berlari meneriaki Megan, begitu pun Anggi yang panik karna nona mudanya hilang.. Namun ada yang lebih ia takutkan, ya itu Bos besar yang pasti akan mengamuk dan memenggal kepalanya karna sudah lalai menjaga anak emasnya..
Anggi mencari sambil menangis karna nyawanya mungkin tak akan lama lagi..
''Megan..'' teriak Bastian
''My Princess..
''Nona muda..
Bastian yang melihat Anggi untuk pertama kalinya mengerutkan keningnya melihat Anggi menangis. '' Kenapa kau menagis..? tanya Bastian..
Anggi yang di tanya berhenti dan melihat Bastian, ''Hu__huaaaaa Tuan, tentu saja aku menagis.. jika nona muda sampai tak di temukan kepalaku pasti Tidak ada di tempatnya jika Nyonya Alea tau anaknya menghilang..
Deg...
Bastian melotot seakan sadar jika Alea mengetahui Megan hilang, habiskan riwayat hidupnya..
''Cepat berpencar, cari dia sampai dapat.!!
Mereka terpisah dan berteriak, sedangkan Bastian berlari ke kantor polisi untuk melaporkan anaknya yang hilang..
Sementara Megan tengah asik dengan seorang wanita cantik yang beberapa lalu menyelamatkan Megan dari rencana penculikan..
.
''Onty, atu au agi..'' ucap Megan kecil meminta lagi eskrim..
Wanita berbaju biru itu tersenyum melihat Megan dengan gemas nya meminta eskrim, padahal di tangannya masih ada.. Wanita itu membelai rambut Megan..
''Sayang alangkah baiknya jika eskrim di tangan mu habiskan terlebih dahulu.'' ucapnya
Megan menganggukkan kepalanya..
Wanita itu tengah ada di kantor polisi menunggu orangtua yang kehilangan anaknya namun belum juga ada yang datang..
.
.
Bastian melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi ke kantor polisi terdekat, sesampainya di parkiran Bastian langsung saja masuk dan membuat laporan kehilangan..
'' Dydy..'' teriak Megan
Bastian menoleh dan langsung berlari memeluk anaknya, '' Dydy mencarimu sayang, kenapa Princess Dydy ada di sini..? tanya Bastian..
Para Polisi menceritakan bahwa anaknya hampir saja di culik jika bukan wanita berbaju biru itu menyelamatkan. Bastian menoleh dan berterima kasih karna mau menyelamatkan anaknya..
Mereka pun telah selesai di kantor polisi dan sekarang berada di dalam mobil, wanita berbaju biru bernama Elisia yang bisa di panggil Lisa tengah menggendong Megan yang tertidur lelap di pangkuannya..
''Apa kau tidak keberan.? tanya Bastian
Lisa menggeleng sambil tersenyum manis menampilkan lesung pipi sebelah kiri, yang mana membuat Bastian salah tingkah ketika beradu pandang dengannya..
''Baiklah aku antarkan anakku ke Hotel dulu, setelah itu aku akan mengantarkan mu pulang..?
''Baiklah tuan..
Mereka pun masuk ke dalam mobil menuju hotel dimana Bastian menginap, sementara Anggi masih saja mencari sang nona muda sambil menagis..
''Lihat habislah riwayat ku kali ini, Ya Tuhan aku masih membutuhkan pekerjaan ini selamatkan nona muda agar aku bisa bernafas lega..
Anggi terus saja melangkah sambil mencari, dan tak terasa ia malah pulang ke hotel tempat mereka menginap.. Anggi yang baru sadar malah celingak celinguk seperti orang bodoh..
''Sudahlah aku capek, aku mau istirahat.'' Anggi melangkah ingin masuk namun langkahnya terhenti ketika ia melihat mobil Bastian berada tepat di depannya..
Bastian keluar dan membuka'kan pintu untuk Lisa, Anggi melotot tak percaya nona mudanya berada berada di gendongan seorang wanita cantik yang mana membuat Anggi berdecak sebal..
Anggi langsung saja menghampiri Bastian dan Lisa..
''Nona muda sudah ketemu.?! tanya Anggi mengambil Megan dari gendongan Lisa..
Bastian mengaguk, '' Ya, dia ada di kantor polisi dan Lisa menyelamatkan nya..
''Aku tidak perduli, yang jelas di sini anda yang salah tuan. Anda lalai menjaga anak sendiri, aku akan melaporkan nya pada Nyonya.! ucap Anggi yang langsung pergi menghentakan kakinya..
Bastian menghela nafasnya dan melihat Lisa, '' Ayo aku antarkan kamu pulang..'' ucap Bastian yang langsung masuk ke dalam mobil..
Sementara Anggi sepanjang jalan menggerutu tak jelas...
.
.
..._____♤♤♤♤♤_____...
...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG ...