
..._____♤♤♤♤♤_____...
...Happy reading . ...
.
.
Kedua insan yang masih di landa rindu satu sama lain masih erat memeluk dan tak ingin melepaskan.. Dhawan dengan lembut memeluk dan mengelus rambut Alea, ia rindu dengan kegiatan yang dulu sering ia lakukan ketika Alea sedang mengandung..
Wait ...
Seakan sadar, Dhawan melonggarkan pelukannya dan menatap Alea. '' Dimana dia.? tanya Dhawan
Alea mengerutkan keningnya, tanda ia tak tau apa yang sedang Dhawan tanyakan.. '' Apa yang kau tanyakan.?
Dhawan tersenyum dan mengecup keningnya.. '' Bukannya dulu kau sedang mengandung, dimana dia, apa dia laki² atau perempuan, Apa ia lahir dengan selamat. Rentetan pertanyaan di lontarkan oleh Dhawan..
Alea tersenyum.. '' Ia lahir dengan selamat, dia seorang putri apa kau ingin melihatnya. ?
'' Tentu saja, Bukankah dia putriku juga Ayo antaranya aku kepadanya. '' Jawab Dhawan dengan semangat dan membawa Alea keluar dari kantornya..
Alea hanya menurut dan tersenyum mengikuti Dhawan dari belakang..
.
.
Dhawan duduk bersama dengan Alea di belakang, Senyum manis tak lepas dari wajah tampan nya. Ia sudah tak sabar bertemu dengan putri kecilnya..
'' Apa dia bisa menerimaku, Aku khawatir dia akan menangis ketika melihatku.? Ucap Dhawan
Alea hanya terkekeh mendengarnya.. '' Dia pasti menerima mu, bukankah kau yang selalu menjaganya ketika ia masih di dalam kandungan.
Dhawan pun meng'genggam jari jemari Alea, lalu mengecupnya penuh dengan cinta. '' Kau masih berhutang penjelasan kepadaku Alexsa, kau pergi tanpa menemuiku. dan melarangku untuk mencari mu, kau itu jahat. '' Ucap Dhawan merajuk
Alea tak menjawab namun ia menyenderkan kepalanya, lalu mengelus dada bidang Dhawan.. '' Aku hanya pergi karna urusan ku belum selesai dengan seseorang, Nam__
Mereka bertukar saliva, dan bermain perosotan Lidah, menarik dan mengulur membalas satu sama lain. Dhawan menekan tengkuk Alea agar bisa lebih dalam mencium dan menikmati bibir Alea..
Disaat mereka tengah menikmati ciuman panas, Sang supir sudah berkeringat dingin menyaksikan Bos besar mereka dapat di sentuh oleh seseorang. Ia kira Bos nya ini hanya tau berbisnis dan membunuh..
Sang supir pun hanya bisa memalingkan penglihatannya, agar tidak tercemar oleh adegan tak senonoh yang sedang Bos nya lakukan..
.
.
.
Sedangkan Bastian, ia sedang kalang kabut menenangkan Gadis muda yang tak sengaja ia tabrak tadi. Wanita itu sedang menangis kencang..
'' Hai, hai, Jangan menangis aku akan mengganti motor jelek mu itu dengan motor baru. '' Ucap Bastian
Gadis itu berhenti seketika ia mendengar bahwa motornya akan di ganti dengan yang baru. '' Apa kau tak berbohong Tuan.? tanya gadis muda itu dengan suara masih sesegukan..
'' Aku tidak akan berbohong, Berhentilah menangis aku pusing melihatnya. Ini kartu namaku kau datang saja besok aku akan menggantinya.
Wanita itu membolak balikan kartu nama dan langsung menangis lagi. '' Huwaaaaa___ Tuannnn.. kau mau menipuku, Aku tidak butuh kartu nama. yang aku butuhkan adalah motorku kembali dengan selamat.. '' bentak sang gadis dengan mengucek matanya.
Bastian menjambak rambutnya frustasi, hatinya sedang jengkel di tambah ia bertemu dengan gadis menyebalkan. '' Jadi apa mau mu.? Bentak Bastian sudah tak tahan mendengar gadis di depannya menangis..
'' Aku akan mengikutimu, Kemana pun kau pergi Tuan. Sebelum kau mengganti motorku..
.
.
.
..._____♤♤♤♤♤_____...
...JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALEN YAA, ...