Balas Dendam Azella

Balas Dendam Azella
Pesta pertunangan nathan


Pukul 02.00 dini hari azella berjalan keapartemennya sambil berjinjit, ia takut jika sampai wella akan bangun, akan tetapi ia justru terkejut saat netra dan wella ada didalam kamar apartemennya.


" Azella ... Saya tidak menyangka, kamu akan begitu ceroboh ... Bahkan kamu sampai tidak punya harga diri " kata netra kemudian menunjukkan vidio azella yang sedang berciuman dan berada dikamar bersama nathan.


" Apa kamu tidak takut hamil ?"tanya wella membuat azella menelan ludahnya sendiri.


" Sumpah, saya tidak menyangka bahwa kamu akan seliar ini ... , dan kamu tahu siapa tuan nathan itu siapa ?" bentak netra seraya menatap wajah azella dengan penuh murka


" justru itu netra, dengan saya mengikat tuan muda itu ... Saya akan mudah untuk balas dendam " jawab azella membuat netra menampar wajah azella.


" Azella sayang, lihat diri kamu ... Sekarang kamu itu tidak lebih dari sebuah mainan ,kamu adalah budak birahi tuan nathan, yang sewaktu-waktu akan dibuang " caci netra membuat azella tersenyum.


" baiklah ... Kita bertaruh, jika saya berhasil membuat si nathan itu jatuh cinta pada saya, dan menjadi milik saya ... Kamu harus membebaskan saya dan juga keluarga saya dipanti " azella mulai berani bertaruh dengan netra.


" baik ... Jika kamu gagal, menyerahlah dan jadilah istri kedua saya " kata netra yang masih tetap menginginkan azella menjadi istrinya.


***


Pagi -pagi sekali nindi sudah kembali ke panti asuhan, ia memeluk nadia sangat erat dan menceritakan semua kebaikan tentang azella, bahkan kini baik nadia maupun nindi telah mengetahui identitas azella sebenarnya.


Akan tetapi keduanya memilih untuk tidak memberi tahu ibu widya tentang kebenaran azella.


Hari ini dirumah nathan kedatangan tamu, dia adalah amanda ,gadis cantik yang dijodohkan dengan nathan oleh tuan darmawan.


Amanda merupakan anak angkat dari sahabat tuan darmawan yang juga tergolong anak konglomerat.


" mely sayang ... Kamu mau sarapan sama apa?"tanya amanda ,sembari menatakan piring didepan mely


" tidak perlu kak ... Mely bisa mengambil serndiri " jawab mely sembari memanipulasi wajahnya untuk tersenyum.


Beberapa lama kemudian, nathan datang sembari membawa tas kerjanya.


" pagi sekali kamu datang amanda ?"tanya nathan seraya duduk dikursi kebesarannya.


" mas nathan ... Aku mau kita bicara , aku mau ... " amanda terlihat mulai merayu nathan, akan tetapi entah mengapa setiap kali ada wanita ****** yang merayu nathan ia seakan teringat dengan wajah cantik azella.


" Oh ... Iya, hari ini papi sudah mengundang teman-teman papi, serta antoni dan rima untuk menghadiri pertunangan kalian " kata tuan darmawan seraya mengunyah daging panggangnya.


" pi ... Kenapa mendadak sekali ?"protes ibu miranti


" mami ... Jika tidak cepat, nathan tidak akan bertindak apapun, bisa-bisa dia akan menduda sampai tua , bermain wanita di griya mami liza itu " ledek tuan darmawan membuat nathan menghela nafas panjang.


***


Hari ini azella menjadi bintang tamu di acara seminar yang dispinsori langsung oleh perusahaan nathan, bahkan siang ini tuan antoni dan ibu rima juga hadir dalam acara itu.


Ibu rima tidak bisa berhenti untuk mengambil potret wajah azella , yang kemudian ia kirim ke anggara.


" Sumpah sayang ... Calon tunangan kamu cantik, manis dan mama suka ...sekali " tulis ibu rima membuat anggara tersenyum, saat melihat raud wajah ibunya terlihat sangat bahagia saat mengirimkan foto bersama ayahnya.


" Jadi bagaimana ?" tanya edo sahabat anggara seraya duduk didepan meja kerja anggara.


" Entahlah ... Semua ini begitu cepat, tapi batu kali ini saya melihat mami langsung setuju saat saya membawa seorang wanita " jawab anggara


" terus kenapa wajah kamu sedih begitu?"tanya edo lagi


" saya belum mengenal azella, dimana keluarganya ... Bahkan yang saya tahu adalah dia wanita malam, bagaimana reaksi mami setelah tahu semua ini " jawab anggara sembari memperhatikan potret wajah azella yang dikirim ibunya.


***


Siang itu saat azella selesai mengenakan salah satu prodak kalung berlian yang diproduksi oleh perusahaan tuan darmawan, azella pergi keruang ganti untuk menghapus beberapa riasan wajahnya, dan ia mengganti baju santainya.


Akan tetapi saat ia hendak melepas resleting bajunya ia merasa kesulitan, ia mencoba mencari wella namun tidak ada.


" Saya akan bantu kamu ..." bisik nathan seraya membantu azella melepas resletingnya.


Dan nathan sama sekali tidak berkedip saat melihat bagian tubuh belakang azella, dengan cepat azella menutup wajah nathan dengan kelima jarinya.


Akan tetapi nathan malah melakukan tindakan lain, ia justru menarik tangan azella dan menciumi leher azella diruang ganti itu.


"Malam ini saya akam bertunangan ... " bisik nathan membuat azella segera melepaskan diri dari jeratan nafsu nathan.


" Berarti ... Saya bisa bebas ..." batin azella.


" tapi saya akan mencari cara ... Untuk memenangkan tantangan kamu, dan saya akan pastikan ... Kamu sendiri yang akan memohon meminta saya untuk menjadikan kamu kekasih saya " kata nathan kemudian pergi.


Selepas kepergian nathan, ibu rima menghampiri azella dengan membawa baju untuk azella yang ia rancang sendiri.


" Benar-benar ... Anggara itu nakal ya ... Kelihatannya saja pendiam , tapi ... Lihat itu leher kamu" bisik ibu rima menbuat azella malu.


Ibu rima memberikan sebuah gaun malam yang sangat indah, dengan model yang sangat minimalis untuk azella.


" Ibu sengaja menutupi dibagian leher kamu, dan ibu juga membuat beberapa variasi di bagian punggung kamu" kata ibu rima menunjukkan detail rancangan bajunya.


Azella tersenyum, dan ia mulai berfikir bahwa sebenarnya ibu rima sengaja ingin menunjukkan agar azella menunjukkan pada putranya tempat rahasia untuk mengukir gambar cinta.


***


Memginjak pukul 19.40 malam, anggara melihat mobil milik azella berhenti di pos penjagaannya, iapun terkejut padahal ia baru saja akan menjemput azella.


( Din ... Din ) azella menekan klakson mobilnya.


Anggarapun segera berlari menghampiri azella yang telah berdandan sangat cantik dengan balutan gaun yang sangat indah dengan brand milik maminya.


" Saya baru saja mau jemput kamu " kata anggara.


" Saya tidak punya kontak ponsel kamu, jadi tadi saya segera datang kemari ... , kita pergi pakai mobil saya saja ... Karena biar kamu nanti tidak repot mengantarkan saya, karena netra berpesan ... Saya harus menjaga privasi saya" jelas azella membuat anggara sadar ,bahwa hubungannya dengan azella hanya kepura-puraan.


Setelah mengganti seragam dinasnya dengan setelan baju lengan panjangnya, dipadu dengan jas hitam yang nampak serasi dengan gaun yang dikenakan azella, mereka berdua berangkat menuju ke tempat yang sudah di booking tuan darmawan untuk melangsungkan pesta pertunangan putra kesayangannya.


Disisi lain nathan mencoba berpura-pura tersenyum, ia berdiri disamping gadis manis berambut sebahu yang kini memakai gaun berwarna putih dioadu dengan beberapa acesoris ternama lainnya.


" Selamat ya paman " ucap anggara seraya menggandeng tangan azella.


Nathan sangat terpukau dengan kehadiran azella dan keponakannya, ia melihat azella nampak terlihat dewasa dengan gaun yang ia kenakan.


Bahkan imajinasi nathan semakin liar saat melihat bagian belakang azella yang sedikit terbuka.


" Selamat ya paman ... Mbak amanda " azella turut memberikan ucapan selamat sembari mengulurkan tangannya.


Akan tetapi dengan sangat sombongnya amanda mengacuhkan azella ,bahkan ia kini malah meninggalkan azella dan anggara.


" Selamat mas nathan " tiba-tiba saja suara lembut dan sedikit serak mengejutkan nathan yang sedang berimajinasi melakukan cumbuan manis pada azella.


" Naaaataaasya ...." nathan terlihat sedikit panik, ia terlihat mencengkeram gelasnya sendiri.


" Selamat ya mas ... Semoga kamu bahagia " ucap wanita muda yang datang bersama seorang pria muda disisinya.


" momyyyyyyy" teriak mely seraya berlari menghampiri wanita yang berdiri dihadapan ayahnya itu.


" siapa yang mengundang kamu kemari ?"tanya nathan membuat mely mendadak memukul lengan sang ayah.


" Dady ... bukankah ... Momy nata baru saja datang, baru saja mely senang atas kedatangan momy ..." protes mely membuat nathan semakin mencengkeram gelas ditangannya hingga kemudian pecah dan mengenai telapak tangannya.


Melihat darah yang keluar dari tangan nathan, amanda mendadak menjadi panik, ia terlihat segera mengambil tisu, akan tetapi nathan justru tidak berhenti menatap wajah mantan istrinya dengan penuh kebencian.


Nathan juga melihat wajah azella sebentar, serta memberi isyarat agar azella mengikutinya secara berkala.


Akan tetapi azella tidak merespon permintaan nathan, ia justru semakin terlihat mengencangkan tangannya yang memegang lengan anggara.


***


Setelah usai memerban telapak tangannya, acara tukar cincinpun dimulai.


Akan tetapi azella terlihat membuat nathan matah kepadanya, karena tak sedetikpun azella menatap kearahnya, ia malah sibuk mengobrol dengan rima dan antonio.


" Nathaaaaan " tuan darmawan membuat nathan terkejut hingga cincin tunangannya jatuh dari tangannya, dan menggelinding kearah azella yang sedang sibuk mengobrol dengan ibu rima.


" Maaf pap " nathan segera mengambil cincin yang jatuh tepat dikaki azella.


Azellapun terkejut saat melihat nathan berada disampingnya, dan kini sedikit menatap kearahnya.


Semua orang bersorak gembira saat nathan berhasil mengikatkan cincin tunangan dijari manis amanda, sedangkan amanda masih belum bisa memakaikan cincin pertunangan dijari nathan, karena telapak tangan nathan sedang diperban.


***


Malam itu anggara melihat azella yang tertidur pulas, bahkan ia sudah sampai di kantor dinasnya.


" Azella ...bangun" anggara membangunkan azella.


" sudah sampai ya ?"azella mencoba membuka kedua matanya.


" kalau kamu capek, biar saya antar kamu " anggara menawarkan bantuan.


" tidak usah ngga, kamukan sedang dinas ... Biar saya pulang sendiri " azella kemudian menguncir rambutnya dan bersiap untuk kembali ke kursi kemudianya.


" kamu bawa jaket tidak ?"tanya anggara sebelum turun dari mobil azella.


" saya lupa " jawab azella dengan nada manjanya.


" lain kali bawa jaket dan selimut bila perlu " kata anggara kemudian melepas jasnya dan memakaikan di tubuh azella.


" Saya tidak tahu ... Kelanjutannya, hubungan kita ... Karena sudah seperti ini ... Saya mohon ijin ... Agar bisa lebih mengenal kamu '' kata anggara yang membuat azella tersenyum dan reflek memeluk anggara.


" Saya juga tidak tahu ...bagaimana bisa melanjutkan drama ini ngga, tapi ... Kamu harus tahu ... Saya sangat kotor " kata azella membuat anggara merasa terharu.


Azella melihat wajah anggara yang sangat tampan dengan kumis tipisnya.


" Langsung tidur ... Jangan begadang " angga memberikan nasehatnya untuk azella sebelum ia turun dari mobil pacar palsunya.