Balas Dendam Azella

Balas Dendam Azella
antara nathan dan anggara


Hampir satu minggu nathan masih teringat saat -saat terjebak bersama azella, ia merasa sangat gelisah apabila teringat azella.


Apalagi saat ia bercermin dan melihat bekas cupang dilehernya.


" Tuaaaan ... Ada masalah !!! Tuan abdi tertangkap " kata jodi membuat nathan segera bangkit dari kursi kerjanya.


" Siapa yang menangkapnya?"tanya nathan penasaran.


" Siapa lagi kalau bukan anggara, rupanya beberapa hari yang lalu anggara sengaja pura-pura berangkat kesurabaya untuk membuat kita lengah" jawab jodi membuat nathan tersenyum.


" Anak kecil itu lagi" nathan segera memutar otaknya.


" Siapkan mobil kita kejakarta sekarang" nathan segera meminta jodi untuk pergi keo


ibu kota.


***


Azella tidak menyangka kalau anggara bisa sampai kerumahnya bersama wella.


Ia juga melihat angga tengah memeluknya sambil menangis, azella mencoba untuk melepaskan diri dari anggara, akan tetapi anggara menahannya.


" saat ini ... Diibukota ini saya hanya punya kamu ... Dan saya hampir dekat dengan kemenangan " anggara merasa dadanya sangat lapang setelah membaginya dengan azella.


" Meski kamu adalah tunangan bohongan saya, tapi saya rasa ... Saya benar-benar mulai menyukai kamu zella" anggara mengungkapkan isi hatinya.


Tepat didepan pintu rumah azella netra dan nathan melihat adegan romantis itu, jika netra berada di depan pagar rumah azella, lain dengan nathan yang memantau azella dengan teropongnya dirumah kosong, yang berada didepan rumah azella yang berhasil ia beli secara diam-diam.


" Angga ... Kamu terlihat capek, kamu masuk dulu ... Dan saya juga takut kalau ada wartawan yang melihat kita" kata azella seraya mengajak anggara masuk kedalam rumahnya.


Anggara tampak tidur pulas dengan baju dinasnya di ruang tamu azella, dan dengan hati-hati azella melepaskan sepatu anggara.


Ia juga memberikan bantal dan selimut untuk anggara tidur, dan sembari menunggu anggara bangun, azella mulai masak untuk makan malam.


" Anggara ada disini?" tanya wella yang baru saja pulang kuliah.


" iya ... Sepertinya dia ada pekerjaan disini" jawab azella sambil memotong beberapa sayuran.


***


Pukul 19.00 tepat saat anggara bangun, ia merasa tubuhnya kembali segar dan dihadapannya sudah ada azella yang tersenyum sambil menyiapkan semangkuk sup panas dengan nasi hangatnya.


" makan dulu ..." azella duduk disamping anggara dan menyuapi anggara dengan penuh perhatian,karena bagaimanapun azella harus mendapatkan hati anggara untuk bisa masuk kedalam kelurga nathan.


( Brrrrrrak.) nathan melempar teropongnya kelantai, ia merasa cemburi melihat anggara keluar dari rumah azella.


" Apa anggara akan menginap dirumah azella " nathan bertanya pada jodi


" Bagaimanapun caranya ... Jangan biarkan anggara mendapat bukti tentang bisnis gelap saya" kata nathan kemudian merebahkan tubuhnya diranjang.


Azella mendapat sebuah pesan dari anggara yang sebelum pergi sengaja meminta nomor wa azella.


" Terimakasih, masakan kamu enak " tulis anggara memuji


" terimakasih ngga " balas azella sembari tidur disamping wella.


" Aku tugas dulu ... Minta do'anya ya ... agar aku bisa selamat dan menang" tulis anggara lagi.


Wella melihat azella tidak terlihat bahagia atas hubungannya dengan anggara.


" kenapa el?"tanya wella dengan panggilan khasnya.


" saya tidak enak melibatkan anggara dalam balas dendam saya " jawab azella membuat wella tersenyum


" kamu jatuh cinta pada anggara, sedangkan kamu begitu mudah berbuat tidak oanatas dengan nathan ?" wella menbuat azella tersenyum.


" Entah ... Tiba-tiba saja, saya merasa berhutang nyawa pada pria brengsek itu" jawab azella kemudian bergegas mengambil air didapur.


***


Keesokan harinya, azella berangkat kuliah dan ia membawa gitar kesayangannya,l bersamanya.


" Sukses ya ..." netra memberikan semangat untuk azella.


" iyaa ..." azella tampak tidak memiliki selera.


" Saya tidak mau ... Kamu mengecewakan saya, jika kamu sudah mengecewakan saya dengan menghianati cinta saya, maka tunjukkan pesona kamu hari ini, kamu harus menang" terang netra membuat azella semakin tertekan.


Siang ini di kampus azella ada sebuah pertandingan kontes musik, dimana azella dan reina sosok gadis keturunan keluarga ningrat , tengah berkomoetisi.


Anggara tampak hadir disana sebagai kepala keamanan, entah bagaimana keajaiban itu bisa terjadi, anggara mendadak dipindahkan tugas kejakarta.


Begitupula nathan juga mendapat kehormatan menjadi tamu dalam acara itu, karena ia memberi donasi besar untuk acara itu.


Siang ini azella tampak merasa sedikit gugup, ia melihat anggara dan nathan tengah menatap kearahnya.


Azella membawakan sebuah lagu,


(kekasih impian), dimana dalam lagu itu bisa mewakili perasaannya yang sedang kalut, ia melihat sosok anggara, yang sangat baik ,bahkan seorang pria yang berstatus jelas dan memiliki keluarga yang baik.


Akan tetapi kini nathan juga masuk kedalan relung hatinya, dimana ia melihat sosok nathan yang begitu berkarisma, dewasa bahkan kerap menyentuhnya.


" Andaaaaai ... Ada keajaiban ... Akan kuukirkan, namamu diatas bintang ...bintang" azella mulai bernyanyi dan membuat semua orang terpesona.