Balas Dendam Azella

Balas Dendam Azella
Cemburu


Tanpa dimintai pertolongan, tangan azella berusaha untuk menghentikan darah ditangan azella, ia merobek gaun mahal yang sebebarnya akan dijadikan kostum pemotretan.


Nathan melihat betapa tulusnya azella membalut lukanya, bahkan sesekali azella meniupnya.


" Silahkan kamu pergi ... Sebelum ... Saya berubah fikiran " kata nathan seraya menahan rasa nyeri ditelapak tangannya.


Azellapun segera meninggalkan ruangan nathan dengan memakai gaun yang sudah sobek dibagian bawahnya itu.


***


Malam itu seperti biasa azella tampil memukau diatas pentas club malamnya, keahliannya dalam mengemas musik dj membuat para penikmatnya semakin nyaman untuk mengadakan party dan melepas penat di club malam itu.


" N & Club Night ,memang oke ..." teriak seorang pria muda yang sedang berjoget sambil tersenyum kepada azella.


" Iyaaaa ... Apalagi ada miss azella yanh cantik " sahut teman-temannya yang lain.


Pukul 01.00 dini hari azella keluar dari club malam itu ditemani wella, dan ia tidak melihat netra beberapa hari ini, menurut kabar netra sedang liburan bersama istri dan kedua putranya yang baru pulang dari luar negeri.


" Zella " tiba-tiba anggara datang sambil membawa sesuatu ditangannya.


" Angga ..." wella menyapa anggara.


" Saya bawa makan malam, bagaimana kalau kita makan bersama " sambung anggara seraya sedikit tersenyum, ia melihat wajah lelah azella.


" Kalian makan saja ... Saya tidak lapar " azella menolak, akan tetapi anggara memaksa azella untuk bergabung bersamanya dan membawa azella duduk di kursi taman depan parkiran club malam itu.


" Kamu tidak tugas ngga?"tanya wella seraya membuka sebuah kotak makan yang dibawa anggara.


" tidak ... Hari ini libur,karena tadi harus mengantar papa kontrol kedokter " jawab anggara kemudian mulai membukakan kotak makan untuk azella.


" ini enak banget ..." puji wella sembari mengunyah nasi hangat yang dipadukan dengan sambal cumi dan tempe goreng.


" tadi mama saya meminta saya untuk memberikan makanan ini pada azella " kata anggara membuat azella teringat akan sosok ibu rima yang mirip sekali dengan ibu widya.


" Besok ... adalah hari ulang tahun pernikahan kakek, jadi mama meminta saya untuk mengajak kamu pergi kepesta itu " anggara mengungkapkan pesan dari ibunya.


" saya tidak bisa janji ... Karena besok jadwal kerja saya padat" kata azella sinis


" sayang ... Besok itu jadwal kamu free ... Kan tuan nathan mencancel semua kontrak kerja kita" sahut wella.


Anggarapun terkejut, dan saat ia ingin bertanya pada azella, ia sudah mendapati azella pergi tanpa memakan sedikitpun makanan yang dibawanya.


Keesokan harinya azella bangun kesiangan , dan ia melihat ada pesan masuk diponselnya.


" Sayang ... Ini tante rima, nanti datang ya ... Kepesta ulang tahun kakeknya anggara, tante punya kejutan untuk kamu dan anggara" tulis ibu rima membuat azella tidak bisa menolak untuk tidak datang.


" Baik tante ... Nanti azella akan kesana " balas azella.


" hari ini ... Tante sudah meminta anggara untuk menemani kamu kebutiq tante, dan kita akan kesalon bersama " tulis ibu rima lagi.


Akhirnya hari itu azella terpaksa pergi bersama anggara dan juga ibu rima, akan tetapi mood azella tiba-tiba menjadi baik, saat mengetahui bahwa bu rima diam-diam menjadi donasi tetap di panti asuhan ibu asuhnya.


Dan siang ini azella juga menemani ibu rima membawakan beberapa baji baru dan sembako untuk keluarga besar dipanti.


" Mohon do'anya ya bu widya ... Agar hubungan azella dan anggara bisa sampai pada tahap pernikahan" pinta ibu rima seraya membelai rambut azella yang duduk disampingnya.


" saya do'akan bu, semoga lancar ... Sebenarnya ... Jika melihat azella , saya jadi teringat anak asuh saya ... Dia bernama maura ... Dan dia tidak pernah pulang saat memutuskan untuk bekerja dikota" ibu widya mulai terlihat sedih.


***


" Ini uang untuk berobat ibu ... Pokoknya jaga ibu ,baik -baik " kata azella sembari memberikan lembaran uang sedatus ribuan.


" Kak ... Sebenarnya ibu itu sakit karena memikirkan kakak yang tidak kunjung pulang, bahkan tidak memberi kabar " sahut nindi


" Iya kak ... Apalagi beberapa bulan yang lalu, kak meira datang bukan untuk berterimakasih pada ibu, malah sombong banget ... " nadia mulai mengungkit soal miera adik asuhnya yang leboh tua dibanding nindi dan nadia.


" jadi miera datang ?"tanya azella pelan


0


" iya ... Tapi dia sudah berubah cantik, dan wajahnya di filer-filer gitu sama di operasi apa gitu ... Jadi kita berdua sampai lupa kalau itu kak miera" jawab nadia membuat azella tersenyum.


Azella memeluk nindi dan nadia , ia merasa mempunyai kekuatan untuk menuntut keadilan terhadap keluarga nathan, dan azella menemukan cara agar bisa masuk kedalam keluarga musuhnya dengan menjadi istri ataupun tunangan anggara.


***


Pukul 19.00 tepat azella datang bersama anggara, dan kedua calon mertuanya.


Azella sangat cantik dengan gaunnya malam ini, rambut panjangnya yang dikuncir keatas membuatnya terlihat sangat dewasa , ia malam ini tampil sangat menawan dengan sapuan lipstik merah merekah di bibir tipisnya, menambah auranya semakin terpancar.


" Wow ... Cucu mantu ..." sapa tuan darmawan kemudian memeluk azella dan anggara secara bersamaan.


" Selamat ulang tahun kakek " azella memberikan sebuah kotak hadiah yang tadi dibelinya bersama anggara dan ibu rima.


" Ini dari kami" sahut anggara seraya tersenyum.


Dengan bangga tuan darmawan membuka isi kotak tersebut dan ia terkejut saat melihat tiket liburan kebali yang sudah direncanakan oleh anggara dan ibunya, dan selain itu tuan darmawan juga melihat sebuah alat kesehatan yang ada didal kotak itu.


" ini serius kamu yang beli ? Atau calon istri kamu ?"tuan darmawan tampak sedang menggoda cucunya.


Disisi yang lain nathan melihat kedekatan anggara dan azella yang semakin nyata, ia seakan merasa hatinya sakit saat melihat azella sangat dekat dengan keponakannya.


Akan tetapi ia juga tidak bisa menerima kenyataan, bila ia sedang memiliki hati untuk gadis yang akan menghancurkan keluarganya.


Saat pesta dansa mulai, amanda dan nathan terlihat mencoba untuk memulai lebih dulu, disusul dengan azella dan anggara.


" Mas ... Pegang yang erat,dan tatap wajah saya " pinta amanda seraya menuntun tangan nathan untuk mendekap erat pinggangnya.


Sedangkan azella tampak dengan sengaja ingin membuat nathan marah.


Ia tampak tidak sungkan untuk memeluk anggara dan mencium pipi anggara didepan keluarga besar anggara.


" Azella ... " anggara terkejut dan menatap azella.


" Saya ... Akan fikirkan kembali tawaran kamu, untuk tetap berpura-pura menjadi pacar kamu" bisik azella membuat anggara menelan salifanya sendiri.


Nathan terlihat semakin tidak bisa mengendalikan emosinya, apalagi saat ia melihat azella menuangkan minuman untuk ayahnya.


Azella terlihat mencoba mendekatkan dirinya dengan tuan darmawan dan ibu miranti.


" Jodi ... Matikan lampunya sekarang " tulis nathan ,dan langsung mengirimkan pesan tersebut untuk asisten pribadinya.