
Lina dan queen serta gadis yang tak asing di mata nayya dan Melvin pun ikut masuk ke dalam ruangan
"siapa?" tanya nayya, Leona yang merasa ditanya oleh nayya pun mendekat kearah brankar nayya
"gua Leona kakak tiri nya Reno" jawab Leona dengan tatapan tertuju pada Melvin sedari masuk tadi
"ada apa?" tanya nayya
"gua mau berterima kasih sama Lo yang udah bunuh bokap gua"
"...?"
"y-ya soalnya gua kasian sama Reno dia Ampe koma gitu anjir, lagian bokap tukang nyiksa harus di musnahin"
aneh pikir mereka Leona gadis itu berterima kasih atas kematian ayahnya sendiri
setelah perbincangan singkat tadi, Melvin izin pulang ke kediamannya untuk mengambil barang,dan anehnya tak lama Melvin keluar, Leona mengikuti nya
membuat A3 berpikir ada apa dengan gadis tersebut, mengapa sedari tadi terus memperhatikan Melvin dan sekarang ia malah mengikuti Melvin
...----------------...
Melvin berjalan menuju parkiran namun tiba tiba tangannya ditarik paksa secara tiba tiba membuat nya terlonjat kaget
"paan sih?" bentak Melvin seraya menghempaskan cekalan tangan seseorang tersebut
"ada hubungan apa sama nayya?" tanya Leona gadis yang baru saja mencekal tangan Melvin
"kenapa kamu dekat banget sama dia bahkan aku liat kamu perhatian banget sama dia" lanjut Leona
"bukan urusan Lo, sialan!" jawab Melvin lalu pergi dari sana meninggalkan Leona
"ehm jika aku tidak bisa memilikimu maka tidak dengan nayya sekali pun" gumam nya raut wajah yang sulit di artikan
...----------------...
"dok bagaimana ?" tanya Regan pada seorang dokter yang baru saja keluar dari ruangan Reno
tadi saat Regan dan Reyhan baru sampai setelah makan di kantin rumah sakit, Reno kejang kejang membuat mereka panik tak karuan
"pasien sempat kehilangan detak jantungnya namun syukurlah pasien berhasil melewati masa kritis nya dan sekarang keadaannya sudah mulai stabil" jelas dokter tersebut
"syukurlah, terima kasih dok" ucap Reyhan
"baiklah saya permisi" pamit dokter
mereka masuk kedalam ruangan Reno dengan raut sedih yang terlihat jelas dimuka kedua nya
"No... cepet bangun ya jangan kaya gini terus" gumam Reyhan yang masih dapat didengar oleh Regan
"gua yakin Reno bakalan baik baik aja kok" Regan berusaha memberikan kata kata penenang untuk Reyhan
selama beberapa hari ini Reno dirawat dan dijaga oleh Reyhan dan Regan karena Reno tak memiliki siapa siapa lagi, ibu Reno tidak diketahui keberadaannya sampai saat ini
cklek
pintu ruangan terbuka menampilkan nayya, Lina dan queen Dengan nayya yang berada dikursi roda yang didorong oleh Lina
"bagaimana keadaanya? tadi kita dengar bahwa Reno kejang kejang?" tanya Lina
"keadaanya sudah mulai stabil sekarang namun tadi ia sempat kehilangan detak jantung nya" jelas Regan
"cepat bangun ren.. kita disini menunggumu" ucap nayya dengan tatapan yang terus tertuju pada Reno
"Kak nayya gimana sekarang?" tanya reyhan
"baik,mungkin beberapa hari lagi sudah boleh pulang" jawab nayya tanpa mengalihkan pandangannya dari Reno
...----------------...
seminggu berlalu namun belum ada tanda tanda bahwa Reno akan segera bangun, sedangkan nayya ia sudah pulang sejak 3 hari yg lalu, dan selama itu serta kedepannya mereka memutuskan untuk kelas online ntah sampai kapan
"kak, aku sama kak Lina pulang dulu ya mau ambil barang sekalian bersih bersih" ucap queen
"hati hati, jangan lama" jawab nayya yang diangguki oleh keduanya
beberapa menit kemudian tiba tiba Leona masuk kedalam ruangan Reno,mereka yang berada di sana merasa aneh dan heran setelah seminggu ini Leona tak menunjukan diri nya kepada mereka lalu sekarang ia kembali menunjukan dirinya
"eh lo kakak tirinya Reno kan? mau apa lo? baru mau nengok Reno sekarang? selama ini kemana aja?" tanya reyhan bertubi tubi dengan nada tak suka
"bisa kita bicara? tapi tak di sini!" lanjutnya
"Hem" nayya pun beranjak keluar dan disusul oleh Leona
"emang ada urusan apa mereka?" tanya Regan ntah pada siapa
"tega bener si dia malah nemuin kak nayya tanpa mau jenguk dulu Reno" ucap Reyhan
"udahlah biarin mereka" ujar Regan
sedangkan Melvin hanya diam tak bergerak atau pun bersuara, ia bingung dan aneh sebenarnya kenapa leona akhir akhir ini selalu mendekati nayya
Rofftof Rumah Sakit
"apa?" tanya nayya tanpa mau berbasa basi
"jangan deket deket sama Melvin!" ucap Leona dengan penuh penekanan disetiap katanya
"gua gaksuka liat dia lebih perhatian sama Lo!" lanjutnya
oh sekarang nayya paham mengapa Leona terus saja mendekatinya selama ini ternyata untuk memberinya peringatan agar tak dekat dengan Melvin
"kenapa?" tanya nayya
"kenapa Lo tanya? KARENA MELVIN CUMA MILIK GUE SIALAN!!" bentak Leona pada nayya
"aku tak suka dibentak oleh seseorang sepertimu!" ucap nayya seraya maju mendekat kearah Leona lalu memelintir tangan nya membuat sang empu meringis tak kala merasakan tangannya serasa akan putus
"kenapa ? lo pantes dibentak KARENA UDAH BERANI DEKET SAMA MELVIN!" bentak Leona yang tak takut dengan tatapan datar dan dingin nayya
nayya paham,jadi Leona terobasesi dengan Melvin, ntah apa yang pernah terjadi atau ada hungungan apa mereka sehingga Leona sangat terobsesi pada Melvin dan tak mau dia ada yang mendekati
Brak
pintu rooftop ditendang secara kasar oleh seseorang membuat mereka menoleh pada seseorang tersebut
"NAYYA, LEPASKAN DIA!" teriak Melvin yang tiba tiba datang dan melihat nayya memelintir tangan Leona
Leona yang melihat Melvin datang dengan marah tersenyum smirk
"Awshhh sa-sakit Vin... tolong aku" ucap Leona dengan wajah kesakitan yang dibuat buat
"Nayya!" bentak Melvin seraya mendekat kearah mereka berdua, nayya yang dibentak seketika melepas cekalan nya pada leona
"v-vin.. dia nyakitin aku" gumam Leona yang sekarang berada di dekapan Melvin
"nay, kamu apa apaan sih? kenapa? dia gak kaya kamu yang kuat dan bisa bertarung,bahkan dia gak mampu buat melepas cekalan kamu tadi nay!" nayya yang mendengar Melvin terus membela Leona hanya diam, sedangkan Leona tersenyum mengejek ke arah nayya
"kamu bela dia?" tanya nayya dengan wajah yang datar
"bukan aku belain dia tapi emang kamu salah, kamu salah karena udah nindas orang yang lebih lemah dari kamu nay!" ucap Melvin
"terserah" ucap nayya lalu pergi begitu saja dari sana tanpa mau melanjutkan drama murahan yang dibuat oleh Leona
"kamu gapapa?" tanya Melvin seraya melepas pelukan Leona
"ta-tangan a-aku sa-sakit hiks .. kenapa n-nayya hiks tega sa-sama a-aku" ucap Leona dengan wajah memelas minta ditabok heheh canda*)
setelah itu Melvin membawa Leona turun kebawah untuk ia antar pulang, namun ntah kenapa perasaannya tak enak bahkan pikirannya terus memikirkan nayya yang ia bentak tadi
namun ia berpikir tak apa nanti ia akan menemui nayya setelah mengantar Leona pulang
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
BANTU SUPPORT YAA!!!
KALO ADA TYPO TOLONG DIKOREKSI!!!