Three Angels Of Fire

Three Angels Of Fire
tiga


tak terasa satu Minggu telah berlalu dan sekarang adalah hari kepulangan reno giofano dari rumah sakit


kini ketiga kakak beradik A3 ( Aznayya,Azzalina & Azquenna )


sedang berada dalam perjalanan bersama dengan Melvin, ya Melvin ia menjemput mereka dengan alasan tidak ada teman...padahal kan biasanya juga begitu batin Lina dan queen


hari ini juga adalah hari mereka terakhir libur karena besok mereka sudah masuk kembali sekolah


"udah sampe ayo turun" ajak Lina pada semua yang ada di mobil


mereka pun turun dari mobil kecuali nayya yang sedang mencari syal kesayangannya, ntah kemana hilangnya padahal ia rasa telah ia bawa dikantong celana nya namun tak ada


"kak, ayo" ajak queen yang sudah berada diluar mobil


"kakak lagi cari apa ?" tanya Lina melihat nayya seperti mencari sesuatu


"kalian duluan saja, aku pulang dulu" ucap nayya seraya menjulurkan tangan pada Melvin untuk meminta kunci mobil


"loh kenapa pulang lagi?" tanya queen, padahalkan baru aja sampai masa kakaknya ini sudah mau pulang lagi batinnya


"syal" jawab nayya malas, lalu Melvin tiba tiba masuk kedalam mobil kembali sambil berkata


"kalian masuk aja dulu liat Reno nanti kita kesini lagi" titahnya pada Lina dan queen lalu dibalas anggukan oleh mereka berdua, setelah mobil nayya dan Melvin pergi, mereka berdua masuk kedalam rumah sakit


...----------------...


dijalan selama menuju mansion nayya, mereka berdua dilanda keheningan tak ada yang mau bersuara sedikit pun sampai tiba tiba Melvin rem mendadak


"ada apa ?" tanya nayya seraya menoleh pada Melvin


"gatau, ada yang ganjel ban nya" jawab Melvin lalu keluar dari mobil diikuti oleh nayya


saat sudah didepan mobil mereka melihat ada bangkai anjing dengan banyak paku ditubuh bangkai tersebut, padahal Melvin yakin ia tidak melihat itu tadi namun, mengapa tiba tiba ada


"sialan, ada yang ingin bermain main heh" ucap nayya dengan suara rendahnya,ia tau bahwa ini adalah peringatan untuk nya dari musuh dunia bawah


"kapan kita akan bermain main dengan mereka? aku sudah tak sabar" tanya Melvin dengan seringai yang tak kalah menakutkan dari nayya


"secepatnya" balas nayya dengan tatapan tajam dan aura membunuh yang membuat mereka yang melihat merinding


tapi untungnya cuman Melvin Doang ya hahah maklum Melvin udah biasa


...----------------...


"udah siap semua?" tanya Lina pada Reno dan dibalas anggukan olehnya


"yaudah ayo langsung aja pulang" ajak queen pada yang lain


"tapi nayya sama Melvin gimana?" tanya Regan tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel miliknya


"ah lama kita duluan aja biar ntar gua kirim pesan sama kak nayya" ucap queen sembari berjalan menuju keluar ruangan dan diikuti oleh yang lainnya


...----------------...


kini mereka telah tiba di mansion giofano


mansion ini sepi sangat sepi bahkan tak ada bodyguard atau mungkin mereka sedang bertugas pikir mereka, mansion sebesar dan semegah itu tak ada bodyguard didalamnya hanya ada 5 satpam diluar


tak seperti bodyguard dimansion Abraham yang banyak diluar maupun didalam rumah ditambah maid yang berlalu lalang membersihkan area Mansion


"emmmm no disini gak ada bodyguard ya?" tanya queen memecah kesunyian


"eh iya gua baru ngeh deh" ucap Reyhan sembari mengedarkan pandangannya kesetiap penjuru mansion tersebut


"gatau, setiap hari juga kaya gini" jawab Reno dengan raut wajah yang sulit diartikan


"ouhmm gitu ya, btw nayya Ama Melvin lama ya.. mereka ngapain sih" heran Regan karena kedua temannya itu tak kunjung datang juga


"bentar lagi kali" jawab Lina yang sedari tadi diam


lalu mereka pun mengobrol ngobrol tak ayal ada canda tawa dari mereka yang membuat mansion hening menjadi meriah


...----------------...


sedangkan di Eropa, pria paruh baya sedang berada didalam ruangan kerja nya duduk memegang sebuah foto yang memperlihatkan tiga gadis cantik tengah tersenyum bahagia


"ahh aku sangat merindukan kalian" lirih pria tersebut dengan raut sedih yang terlihat begitu jelas


"kau merindukan mereka? maka ayo cepat selesaikan urusan kita disini" ujar wanita paruh baya yang baru saja masuk dengan kopi ditangannya


...----------------...


sekarang jam sudah menunjukan pukul 20.15 malam


yang lain pun seketika melihat pada jam mereka untuk melihat pukul berapa sekarang


"ah iya sudah malam ayo kita pulang kak" ajak queen pada Lina dan nayya


"yaudah kalian pulang besok kan sekolah" titah Reno selaku pemilik rumah agar teman temannya tidak pulang terlalu larut


"kau mengusir kita?" ujar Reyhan menatap pada Reno


"ah kau ini apa apaan, dia benar kita harus pulang karena ini sudah malam" timpal queen seraya menepuk keras punggung Reyhan


"sudah sudah ayo kita pulang" ajak Lina memisahkan mereka


mereka pun bersiap lalu keluar menuju kendaraan mereka masing masing


"kita pulang dulu ya byee" pamit Lina mewakili semua temannya


setelah kendaraan mereka sudah tak terlihat lagi, Reno masuk menuju kamarnya dengan lesu, ia membaringkan dirinya dikasur lalu bergumam


"hahh... sepi lagi" gumamnya lalu menutup mata untuk pergi menjelajahi alam mimpi karena lelah


...----------------...


sinar matahari pagi masuk lewat sela jendela seolah membangunkan sang pemilik kamar


"eungh" suara lenguhan seseorang yang sedang tertidur itu dengan pergerakan gelisah menandakan bahwa ia akan bangun


ia mengambil jam dinakas samping tempat tidurnya, jam sudah menunjukan pukul 06.50 pagi, lalu ia beranjak untuk membersihkan diri setelah selesai dan rapi ia langsung pergi kebawah untuk sarapan bersama


suara mesin lift yang terbuka terdengar begitu jelas ditelinga orang yang berada dimeja makan Ting


"SELAMAT PAGI KAKAK KAKAKKU~" teriak queen setelah keluar dari lift


"jangan teriak ntar tenggorokan kamu sakit dek" nasehat Lina membuat queen merenggut malu seraya menggaruk tengkuknya yang tak gatal, ia lupa kalo Kakak kakaknya orang serius semua


"duduklah sarapan" ajak nayya yang diangguki langsung oleh queen lalu sarapan pun dimulai dengan keheningan dan ketenangan tanpa ada yang bersuara


...----------------...


sekilas info ^_^


nayya kuliah (19th)


Lina kls 11 IPA 1 (17th)


queen kls 10 IPS 1 (16th)


Melvin kuliah (20th)


Regan kls 12 IPS 2 (18th)


Reno kls 10 IPS 1 (16th)


Reyhan kls 10 IPS 1 (16th)


Lanjutttttttt


Sekolah dan kampus tempat A3 menempuh pendidikan itu bersebelahan,maka tidak heran jika mereka selalu berangkat bersama walaupun pulang terkadang selalu beda jam


"kalian belajarlah yang benar jangan main main" nasehat nayya pada kedua adiknya ketika mereka turun dari mobil


"iya kak, yaudah aku masuk mana uang" jawab queen sembari menengadahkan tangannya untuk meminta uang jajan pada nayya, biarpun mereka banyak yang tetap saja kakaknya yang mengontrol selagi tak ada orang tuanya disini


nayya kuliah sembari mengurus perusahaannya oleh karena itu ia tidak pernah meminta uang kepada orang tua nya lagi


"iya kak hati hati ya" ucap Lina dan dibalas anggukan oleh sang kakak, setelah melihat adik adiknya masuk kedalam gedung sekolah, nayya pun melajukan mobilnya ke gedung kampusnya


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


BANTU SUPPORT YAA!!!


TYPO TOLONG DIKOREKSI


maklum pemula heheheh☺️