Three Angels Of Fire

Three Angels Of Fire
enambelas


hari menjadi Minggu, dan Minggu menjadi bulan tak terasa selama itu keluarga Abraham hidup rukun tanpa ada gangguan dari musuh perusahaan maupun bawah


anak anak kecuali Sam, sudah menyelesaikan ujian semester sekolahnya dan diberi libur kurang lebih selama sebulan


sekarang sudah hari kedua mereka libur, dan mereka memutuskan untuk piknik keluarga di pulau pribadi mereka


"kak, tas selempang aku yang warna ungu tolong dong siniin!" titah queen pada Aland


"dih anjir " gumam Aland namun tak ayal iya turuti


skip


sampailah di pulau pribadi keluarga abraham yang menempuh waktu kurang lebih 30 menit saja menggunakan mobil


"akhirnya~" gumam Lina seraya meregangkan otot otot tubuhnya


"anak anak cepetan bawa barang barang kalian masuk ke dalam"


titah Anita pada semua anak anaknya


memang di pulau ini jug terdapat vila yang cukup besar untuk keluarga besar mereka


mereka sengaja tak membawa banyak bodyguard karena ingin menikmati kebersamaan mereka, Alex hanya memerintahkan tiga puluh bodyguard,itu pun berjaga di setiap sudut pulau bukan menjaga mereka


karena ini masih pukul 09.00 pagi, mereka memilih untuk beristirahat terlebih dahulu dan piknik akan dimulai nanti jam dua siang itupun titah mama mereka, Anita.


kini Nayya dan kedua adiknya sedang berada di kamar nayya


"kak bobo yuk?" ajak queen seraya menguap cukup lebar


"kalian tidur aja di sini, kakak juga mengantuk" nayya lebih dulu membuka suara mendahului Lina


"oke kak" serempak Lina dan queen


mereka pun merebahkan tubuh mereka di kasur nayya dengan queen di tengah kedua kakaknya, baru saja nayya akan tidur terdengar suara pesan masuk, ia pun bangkit


-Melvin-


"nay dimana?"


"nay.. main yuk?"


"dimana sih kamu? balas dong"


ternyata pesan tersebut dari Melvin, nayya sedikit aneh dengan sahabat nya ini, karena Melvin yang ia kenal dulu itu datar dingin tidak seperti sekarang sekarang yang menjadi lebih ekspresif, ah ntahlah nayya tak peduli


nayya tak menghiraukan pesan dari Melvin dan saat ia ingin merebahkan kembali tubuhnya tiba tiba telpon masuk, dan tertera nama 'melvin' disana, tanpa berpikir ia langsung mengangkat telpon tersebut


"apa?"


"Nayya~~ kemana sih aku nyariin di mansion kamu sama mansion keluarga kamu tapi gak ada siapa siapa di sana"


"ak.."


BRUG


"WoiiiLah bang yang bener dong kalo jalan jadi kesandungkan"


belum sempat nayya menyelesaikan ucapannya terdengar suara jatuh dan teriakan seseorang di sebrang sana


"ehh kalian ini apaansih.. emm ehh sorry ya Nay itu tadi Reyhan sama Regan gatau ngapain"


"oh iya kamu dimana aku mau nyusul"


"pulau pribadi"


Tuttt....


setelah mengucapkan itu nayya langsung memutuskan panggilan sepihak, ia jengah dengan tingkah sahabat sahabatnya itu


lalu ia tidur dengan memeluk guling tanpa memikirkan Melvin yang mungkin akan marah padanya yang telah mematikan telpon begitu saja


Sedangkan di tempat Melvin dkk


"kalian apaansih jadi nayya matiin telponnya!" ucap Melvin kesal lalu pergi meninggalkan mereka diikuti oleh Reno di belakangnya


                                 🔥🔥🔥


tak terasa jam sudah menunjukan pukul 13.50 yang berarti sepuluh menit lagi mereka akan memulai piknik keluarga mereka


nayya dan kedua adiknya sudah mandi dari tadi dan sekarang mereka sedang duduk di sofa ruang keluarga dengan camilan ditangan mereka masing masing


"Widihhh bagi dong" teriak Aland saat melihat makanan berbeda di setiap tangan ketiga sepupu nya itu


"nih" serempak nayya dan Lina seraya menyodorkan toples


sedangkan queen hanya diam tanpa merespon apapun, dia sedang fokus menonton tanpa ingin diganggu


mereka bertiga memiliki selera rasa yang berbeda seperti sekarang di toples mereka masing masing camilan dengan rasa yang berbeda


nayya makanan pedasnya, Linna dengan kripik gurihnya dan queen dengan biskuit manisnya


oleh karena itu maid selalu membuat camilan dengan berbagai rasa


"gak!! ambil aja sendiri didapur" ucap queen tanpa menoleh ke arah Aland


"pelit" gumam Aland yang tak dihiraukan oleh queen


"ANAK ANAK AYO KESINI!" teriak Anita


mereka berempat langsung saja pergi ke halaman belakang dimana piknik keluarga akan di adakan


mereka pun duduk di tempat yang mereka inginkan, piknik kali ini mereka memakai meja makan komplit dengan kursinya, saat mereka hendak memulai tiba tiba salah satu bodyguard datang


"maaf tuan, diluar ada empat lelaki yang memaksa masuk, ntah bagaimana mereka dapat sampai di sini" jelas bodyguard itu pada Alex, sedangkan alex memasang raut bingung, siapa mereka berempat pikirnya


"ahh aku rasa aku tau mereka siapa!" ucap Aland, membuat semua mata menatap padanya


"pasti Reyhan dkk sama bang melvin, siapa lagi" lanjutnya


"ah biarkan mereka masuk" ucap Alex pada bodyguard itu yang langsung di lakukan oleh nya


Tap


Tap


Tap


terdengar deru langkah kaki dari beberapa orang, mereka melihat siapa yang datang dan benar saja mereka adalah keempat sahabat beda usia itu


"akhirnya ketemu juga" ucap Reyhan


"kita susah nyari pulau ini akhirnya dengan kemampuan Reno,kita bisa ketemu" lanjutnya


"kalian ngapain sih kesini?" sewot queen


"lah emang ngapa?" tanya Reyhan


"ini acara keluarga, Bodoh!" kesal queen


seketika keempat sekawan itu malu dan merasa canggung, niat mereka kesini karena mereka khawatir terjadi apa apa pada ketiga sahabat mereka itu


namun, nyatanya mereka telah menganggu acara piknik keluarga abraham ini


"ah sudah sudah, kalian duduklah ikut piknik bersama kami di sini, tak usah sungkan, kalian juga sudah kami anggap keluarga, Melvin kemari nak" ucap Anita memecah kecanggungan yang ada, Anita mengenal Melvin karena ia dan nayya sudah bersahabat dari kecil


"em haha i iya tan.. makasih ya" canggung Reno


"iya Tan makasih" ucap Regan


sedangkan Melvin dan Reyhan hanya tersenyum canggung lalu duduk


mereka pun memulai acara piknik keluarga itu dengan tenang sampai akhirnya Anita memecah keheningan tersebut


"emm kalian bertiga teman anak anak mama juga?" tanya Anita pada ketiga lelaki yang bersama Melvin tadi


"saya Reno giofano Tan.. sahabat queen" jawab Reno


"saya Regan Dion Pratama sahabat lina" jawabnya seraya tersenyum


"saya Reyhan Atmaja sahabat queen juga Tante" canggung Reyhan


"panggil mama aja sayang, jangan Tante" saut Anita dengan senyuman manisnya


"wahh Tante cantik banget... tante mau gak sama anak SMA ? kalo mau aku siap Tan jadi ayah untuk ketiga putri tante" celetuk reyhan saat melihat senyum Anita, ucapan Reyhan mengundang tatapan tajam dari semua yang ada di sana terutama Fredick


"bocah sialan kau, dia masih memiliki suami bodoh! lagi pula siapa juga yang mau dengan bocah ingusan seperti mu!!" ucap Fredick dengan tatapan tajam nya


"eh... om maaf tadi aku cuma.. keceplosan asli keceplosan" ucap Reyhan sembari menggaruk tengkuknya yang tak gatal dengan wajah menunduk, ia takut dengan tatapan tajam itu


"hahahaha rasain! siapa suruh Goda goda istri orang" tawa Aland


"hahahah malu maluin" tawa queen


"sudah sudah kita lanjut lagi" ucap Anita, mereka pun melanjutkan piknik mereka


sepertinya Melvin dan ketiga lainnya akan ikut menginap di vila ini, pikir mereka


karena mereka tau, keempat anak ini adalah anak yang selalu ditinggal orang tua nya keluar negeri untuk urusan bisnis sama dengan A3,jadi mereka yakin bahwa keempat lelaki itu akan ikut menginap dan liburan di sini, tak apa karena mereka telah dianggap keluarga oleh mereka.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


BANTU SUPPORT YAA!!!


TYPO TOLONG DIKOREKSI!!!