
setelah di jelaskan alasan mengapa nayya dan adik adiknya pindah sementara ke mansion Nayya serta sesudah penggebrakan meja kemarin, Melvin dan tiga lainnya memutuskan untuk ikut menginap di mansion tersebut
sekarang mereka semua (-Nayya, Samudra dan Melvin) sedang berada di taman belakang mansion untuk mencari buah buahan yang ada untuk mereka rujak katanya
mereka dibagi jadi tiga kelompok
Queen Reyhan
Lina Regan
Reno Aland
"itu tuh yang itu" tunjuk queen pada Reyhan yang berada di atas pohon mangga
"ih itu kanan lu Han.. kanan lu..." lanjutnya lagi, greget dia tuh
"lu gampang nunjuk nunjuk dari sana, coba sini naek gak keliatan anjir" saut Reyhan sedikit berteriak
sementara di tempat Reno dan aland mereka sedang memetik buah jambu
"aku hitung satu sampai tiga aku loncat oke? aku gakbisa turun" teriak Reno dari atas pohon jambu
"ah tidak tidak aku tak ku.." ucapan Aland terpotong
"satu..." hitung Reno
"aku bilang tidak ya tid.."
"dua.."
"Reno aku bil..."
"TIGA..."
BRUG
"ahh turun kau sialan sakit badanku, kau berat bodoh!" marah Aland ketika Reno telah berada di atas tubuhnya
"maaf maaf akukan tak bisa turun" sesal Reno sedangkan Aland hanya merenggut tak suka sembari memungut jambu yang berhamburan
sementara di tempat Lina dan Regan mereka sedang membuat bumbu untuk rujak tersebut karena sudah ada beberapa buah buahan lain juga seperti nanas,bengkuang dan lainnya
"kak tolong ambil itu gulanya biar aku ulek" Regan langsung saja memberikan gula merah ke pada Lina untuk ia ulek
"cabe nya jangan banyak banyak satu aja Lin" ucap Regan saat melihat kearah ulekan
"ah mana mantep sepuluh lahh~" ledek Lina yang berhasil membuat Regan mendelik
"hahahaha udah gede masih aja ngambekan masalah sepele doang" ucap Lina seraya mengulek bumbu tersebut
Tap
Tap
Tap
"ehh udah selesai ngobrolnya?" tanya Lina saat melihat ketiga orang yang tadi pergi kedalam untuk membahas pekerjaan yaa siapa lagi kalo bukan Nayya,Samudra dan Melvin
"sudah, yang lain kemana?" tanya nayya sembari mendudukan tubuhnya di karpet samping Lina dan diikuti oleh dua lelaki di belakangnya
selang beberapa menit keempat manusia paling berisik pun datang dengan buah mangga dan Jambu ditangan mereka masing masing
"KAKAK.... ini mangga nya maaf ya cuman dapet tujuh soalnya Reyhan nya bodoh gak keliatan Mulu" ucap queen heboh daat datang seraya memberikan buah tersebut pada Lina lalu duduk, sedangkan Reyhan hanya mendelik tak suka
"nih Lin" ujar Aland seraya duduk dan diikuti oleh Reno setelah memberikan jambu tersebut pada Lina
"ihh kok kasih ke aku semua, cuci terus bersihin kupas kulitnya akukan lagi ngulek ini" sewot Lina
"yaudah biar kakak aja" ujar nayya seraya berdiri lalu pergi dengan dua keresek mangga dan Jambu tersebut
"eitss kalian diem ngikut Mulu kak nayya aneh deh" ujar queen saat melihat samudra dan Melvin akan berdiri untuk mengikuti nayya
"bodo amat" ucap samudra lalu berdiri menyusul nayya
"kak Melvin udah diem aja nanti juga balik lagi" ucap Lina dan mau tak mau ia diam setelah dua kali dihentikan walaupun kesal
skip
setelah beberapa menit akhirnya rujak siap dimakan
"ayo makan makan" ajak Lina dengan semangat, mereka tak menjawab namun langsung mengambil buah yang mereka inginkan
"Hah.. pedes banget gila" teriak Reno kepedasan
"iya nih kak... huuuhaaaa" ucap queen kepedasan
"enak paan pedes banget iniii" ucap Aland dengan air mata yang sudah membanjiri pipi nya karena pedas
"padahal cuman sepuluh cabe nya" celetuk Lina
"APA!" teriak teriak reyhan yang sedari tadi diam
"kak yang bener aja dong " ucap Reno
"lagian itumah dikit buat ukuran bumbu rujak tau" ucap Lina
"udah makan aja buahnya kalo kepedesan" ucap nayya seraya melanjutkan memekan rujak tersebut
...----------------...
diruangan sunyi tak ada suara apa pun terdapat seorang gadis dengan gelas ditangannya sedang duduk di kursi keagungan nya
"emmm... kalian berbahagialah dulu dengannya karena aku akan menghabisi nya" seringai licik muncul dari wajah gadis tersebut
"hahahah kau tak akan lepas dari ku setelah apa yang kau lakukan Nayya!" lanjutnya seraya meminum wine yang ada di dalam gelas yang ia pegang
mengapa ia bisa tau kegiatan apa yang dilakukan nayya dan yang lain? karena, ia sudah memasang beberapa kamera pengintai di sana tanpa diketahui nayya, ahh atau mungkin nayya tau namun dia yang bodoh
(emmm apakah kalian tau siapa dia?)
...----------------...
pagi telah tiba dan kini sembilan manusia itu sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan, karena hari ini mereka akan kembali melakukan kegiatan mereka masing masing
skip
"kak kita berangkat dulu ya" pamit Lina seraya menyalimi tangan sang kakak nayya
"hati hati jaga adikmu, setelah kakak selesai dengan urusan kakak dikantor, kakak akan menjemput kalian" nasehat nayya yang sedikit khawatir karena ia tak akan pergi ke kampusnya dikarenakan ada masalah yang mengharuskan ia turun tangan secara langsung
"iya kak kakak tenang aja, ada bang Aland juga kan" queen yang paham bahwa nayya sedikit khawatir kepadanya
"yaudah ayo" ajak Melvin yang diangguki oleh semuanya
"kita pamit" ucap mereka serempak dan diangguki oleh nayya dan samudra
mereka semua pergi dengan dua mobil, mobil depan diisi oleh Lina, queen dan Aland yang mengendarai dan dimobil kedua diisi oleh Reyhan, Reno dan Melvin yang mengendarai
sedangkan Regan tak ada karena ia sudah pulang tadi pagi sekali, ada urusan bersama keluarganya itu yang dikatakan olehnya
"bang..." panggil nayya
"apa? ayo kita berangkat" ajak Sam
"sebentar, aku ingin bertanya" cegah nayya
"apa hm?"
"bagaimana dengan Leona ? apa kau sudah menemukannya?"
yaa samudra sudah tau dengan keberadaan Leona dari awal ia masuk kedalam lingkup nayya dan yang lain,karena tentu saja samudra tak mungkin pergi jauh tanpa meninggalkan pengawasan yang ketat pada adik kesayangannya itu
"aku sudah menemukan Titik terang dimana keberadaannya namun, aku tak yakin karena ia sangat licik dan mungkin ia sudah memasang beberapa pengintai di sekitar kita, jadi aku harap kau berhati hati adik" setelah sekian lama Sam tak berbicara panjang lebar dan kini ia melakukan nya karena khawatir akan adiknya
"kalo urusan alat pengintai ataupun ada seseorang yang menyamar untuk mengintai, aku sudah tau karena ini kediamanku tentu saja aku tau apa saja yang aneh dan ganjil di sini" jawab nayya dengan jelas
"baiklah nanti dikantor kita bahas lagi masalah ini" ucap sam
"ah kau sudah besar sekarang,kau tumbuh menjadi gadis yang kuat serta cerdas" ucap Sam seraya mengelus Surai nayya dengan lembut
begitulah mereka dua sepupu yang sangat dekat, ketika bersama orang lain sam akan sangat dingin dan terlihat sangat cuek bahkan pada Lina dan queen ia tak terlalu dekat, berbeda dengan nayya,ia sangat dekat dengan gadis itu
bahkan ia seperti bebas menampilkan setiap ekspresi didepan nayya selain ekspresi dingin,cuek dan datar nya itu
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
BANTU SUPPORT YAA!!!!
TYPO TOLONG DIKOREKSI!!!