
Rizky bertekad akan mengumpulkan sebisa mungkin para anak-anak yang terlantar baik yang ditinggalkan karena mereka meninggal dunia atau mereka yang tinggalkan oleh orang tua mereka sendiri(terlantar). Bersama Bruno & Joko ini semua bisa menjadi perawalan yang baik untuknya.
"Wowww. Apakah ini Rumah kakak?" kata Joko Bertanya dengan terkejut
"Bukan. Tapi ini Rumah Panti Asuhan sekaligus Sekolah buat kalian nanti. Akan banyak teman-teman yang akan yang datang kemudian" kata Rizky tersenyum.
Saat ini mereka berada di Jakarta Selatan. Rumah ini akan menjadi milik mereka. Rizky tak begitu yakin tapi dia berharap yang terbaik.
ini rumah nya).
"Ayo Masuk. Kita Lihat-lihat" kata Rizky mengajak mereka.
Rumah itu masuk dalam per komplek an jadi rizky tak akan mendengar sebuah suara gunjingan dari tetangga dan juga Kualitas udara di perumahan adalah yang terbaik untuk anak-anak 7 hingga 15 Tahun yang sedang dalam perkembangan mereka.
"WOW. SEMUANYA berkilau" Seru Bruno
foto diatas hanya sekedar visual).
"Bagaimana? Kalian suka?" Tanya Rizky setelah berkeliling - keliling
"Suka kak. Kami tidak menyangka akan tinggal disini!" kata Bruno.
"apakah kita akan tinggal berdua saja?" Tanya Joko penasaran.
"Tidak. Joko. Kakak akan membawakan kalian teman-teman baru" Kata Rizky
Rizky sekarang membawa mereka ke kamar mereka masing-masing untuk melihat bagaimana keindahan kamar mereka.
keduanya sangat terkejut ketika melihat masing-masing kamar mereka yang dilapisi oleh emas.
'Potreo. Mengapa kamu memberikan rumah untuk sebuah Panti Asuhan? Bukan kah itu berlebihan?' Tanya Rizky kepada potreo.
[Tentu Tidak Tuan. Anda meminta Rumah yang sederhana dan nyaman untuk ditinggali. Tapi anda lupa bertanya kepada saya. Bagaimana Sederhana itu di mata saya] kata Potreo
Rizky pun terdiam karena yang dikatakan potreo ada benarnya juga.
'Potreo. jelaskan berapa kamar rumah ini' kata Rizky
[Rumah Mewah Berlapis Emas dengan Gaya Nuansa Eropa yang berlokasi di Jakarta Selatan ini Memiliki setidak-tidaknya memiliki kamar 20. Diatas 10. Dibawah 10. Rumah ini memiliki fasilitas transportasi umum terdekat. MRT Fatmawati sekitar 1 jam dari tempat anda berdiri. Mall Fatmawati sekitar 1 jam 5 menit dari tempat anda berdiri. banyak sekolah yang telah hadir. Yang terjauh hingga terdekat. Terdekat memakan 1 jam perjalanan. Dan terjauh adalah 3 jam perjalanan. Jumlah sekolah di jakarta selatan adalah 1.500 baik sekolah swasta atau negeri sehingga anda bisa membuat pilihan untuk sekolah terbaik] kata Potreo menjelaskan sedetail mungkin.
Rizky tersenyum dan puas dengan menjelasan dari Potreo tersebut.
'Potreo. Siapkan 50 Pelayan & keamanan. 25 Pria. 25 Perempuan. Tempatkan 10 orang sebagai penjaga Rumah. 20 lainnya adalah untuk dapur. Dan 20 tersisa adalah mengurusi rumah ini. baik kebersihan rumah atau penghuninya' kata Rizky
[Tentu Tuan] kata Potreo dengan nada senang.
Potreo senang bisa lebih berguna.
Tok
Tok
Tok
Rizky mendengar itu terkejut dan tidak tahu kalau secepat itu.
"kalian tunggulah disini. Kakak harus menemui seseorang dipintu depan" kata Rizky
"Baik kak. Kami disini akan menunggu" kata Bruno.
Rizky pun tersenyum mengangguk melihat mereka yang sudah sedikit percaya dengan dirinya.
Rizky menuruni Tangga dan langsung menuju pintu utama lalu membukannya
Kreeeekkk
Pintu terbuka dan melihat sesosok perempuan yang cantik dan bertubuh gitar spanyol itu terlihat didepan wajah rizky.
"Tuan Rizky. Saya adalah Lilly. Saya adalah Bawahan anda sebagai Kepala Pelayan. Saya lah yang akan memberi anda status tentang apa yang diperlukan dirumah ini. Mohon Bantuan anda" kata Lilly sambil membungkuk.
Rizky yang melihat lily sangat mengundang hasrat kepriaannya pun rizky hanya bisa beristigfar dalam-dalam
'Potreo. Mengapa kamu memberikan sebuah pelayan perempuan yang cantik dan bergitar spanyol ini? Mengapa!?' Tanya Rizky sedikit nada kesalnya kepada potreo
[Tuan. Sekali anda tidak bertanya apapun kepada saya bersoalan dengan bentuk apa yang anda inginkan sebagai pelayan anda. Saya tidak tahu. Saya hanya sebuah Sistem Shop yang tercipta oleh Keinginan anda. Saya hanya ingin lebih berguna] kata Potreo dengan nada Marahnya
Rizky Hanya terkejut ketika dirinya mendengar Potreo dapat marah dan ia takut kalau potreo memiliki perasaan layaknya balqis memiliki perasaan tapi bedanya potreo sepertinya menyangkal hal itu.
Rizky keluar dari rumah dan melihat bawahan lain yang ternyata adalah normal. Dirinya langsung bersyukur sehingga dirinya tidak membawa hal buruk bagi anak-anak nantinya.
"Lily. Kamu tidak boleh Muncul di depan anak-anak. Kamu akan terpisah oleh mereka. kamu akan bersama saya. Nantinya" kata Rizky sebagai dalih agar pengamankan anak-anak panti terhindar dari hal mesum atau sejenisnya ketika mereka melihat lily.
"T--Tapi Tu-" kata Lily ingin menyanggah perintah tuannya tapi lilly langsung terdiam setelah di hardik.
"aku Tuan Mu. Ingat itu!. Tubuh mu itu tidak pantas dilihat oleh Anak-Anak dibawah Umur 18 tahun" kata Rizky dengan menghardik lily
"Bukk--bukannya tuan berumur 17 tahun?" Tanya Lily dengan gugup
Rizky mendengar itu langsung gugup dan kicep
"Ahemm. Itu beda cerita. Karena aku Tuan Mu. Ingatlah seorang Tuan itu tidak batasan umur" kata Rizky berdalih.
Lily hanya bisa membungkuk patuh.
"baik TuanKu. Aku akan mematuhi perintah anda tapi bagaimana aku mengorganisasi pelayan anda?" Tanya Rizky
Rizky melihat 49 Pelayan itu yang sudah berbaris di kedua sisi rumah ini dan mereka hanya bisa diam tanpa bicara.
"Kamu. Maju" kata Rizky menunjuk pria yang umurnya masih sedikit mudah dari Noire. Kepala pelayan rumahnya.
"Sebutkan Nama mu!" kata Rizky
Pelayan Pria tua yang ditunjuk itu pun maju dan membungkuk di hadapan rizky.
"Tuanku. Nama ku adalah Islas. saya siap melayani anda dan mendedikasikan kesetiaan saya kepada anda!" kata Isla
Rizky melihat Islas begitu menarik perhatiannya karena wajahnya mengingatkan Noire yang sebagai kepala pelayan dirumah nya.
...----------------...
...BYE...
...----------------...