Sistem Perintah

Sistem Perintah
Balqis's Sistem - Rizky Bodoh!


Beberapa menit kemudian. Mobil Lamborghini kuda itu hampir sampai di sebuah Apple Store tapi rizky memberhentikan mobilnya dri jarak cukup jauh


"Kenapa kita berhenti disini? Rizky" Tanya eva heran


"kak. Mulai hari ini panggil aku. Adik atau sejenisnya. Agak aneh jika aku adik kamu dan aku memanggil mu kak dan sedangkan kamu memanggil nama ku" kata Rizky protest


"Baik-baik. Adik ku sayang. Kenapa kita disini?" Tanya Eva dengan sedikit menggoda Rizky


Rizky yang mendengar dirinya di goda hanya geleng-geleng kepala


"Kak. parkirkan saja mobil disini" kata Rizky


" lho kenapa? Bukankah disana ada banyak tempat parkir dan lebih aman? Disini keamananya tidak terjamin dan kaka gak mau mobil kamu di curi orang" kata Eva bingung dengan tindakan adik angkatnya tersebut


"Kak. apakah kaka sudah tahu watak seseorang?" Tanya rizky


Pertanyaan rizky sangat membuat eva sedikit kebingungan


"Watak Manusia? Bukannya setiap manusia akan terlihat wataknya ketika melihat uang?" kata eva sambil menunjukan uang merah 100rb rupiah


"memang(mengambil uang 100rb milik eva) tapi apakah kaka tahu? Manusia bisa selembut malaikat. bagaimana cari tahu? Mending kakak ikut saja" kata Rizky


Rizky pun keluar di ikuti oleh Eva


"Bang. Ini jaga mobil ku" kata Rizky sambil memberikan uang 100ribu


Tukang parkir yang melihat itu sangat berbinar. Siapa yang tidak terbinar matanya ketika diberi 100rb hanya menjaga 1 mobil saja? tentu itu menyenangkan


"Oke mas. Silahkan" kata kang parkir.


Eva yang melihat uang 100rb nya telah perpindah tangan kepada kang parkir tersebut hanya menggeleng² kepala


"kenapa kamu tidak gunakan uang mu?" Tanya Eva


"Hehe. Aku belum ke ATM" kata Rizky terkekeh malu


Sebenarnya uang nya di dompet sangat sesak tapi rizky sangat enggan memperlihatkannya takut dirinya dicap orang sombong


Eva yang mendengar itu hanya ikut tertawa kecil


DING!


Nofifikasi milik Eva berbunyi dan terkejut ketika dirinya melihat angka fantatis terlihat di akun banknya


[Nasabah BCA Yang Terhormat!. Kini Jumlah Total Uang Di Rekening anda senilai Rp: 2.670.400.000.000,00 ( 2.670 Triliun ) ] notifikasi SmS


Semua pejalan kaki yang melihat itu pun kaget dan rizky jga ikut kaget


"kaka. Kenapa kamu berteriak? Ini ibu kota. bukan hutan" Kata Rizky protes


"Diam kamu anak kecil. Lihat ini. Ada transaksi uang nilai fantastis di akun bank ku. Ayo kita batalkan ke apple storenya dan pergi ke Pusat BCA untuk menanyakan hal ini. Aku tidak mau dianggap pencuri" kata Eva dengan sigap mempegang tangan rizky


[Tuan. yang Nona Eva Lihat Adalah Uang yang dihasilkan dari rekening Balqis. Sebaiknya anda harus mencegah Nona Eva] kata Balqis


Rizky sedikit terkejut mendengar hal tersebut tapi menahan terkejutan itu dengan tawaan dan alhasil membuat Eva bingung


"kenapa kamu tertawa? Kamu senang kaka kmu dipenjara?!" kata Eva dengan salah paham


"Tunggu Kak. tunggu. Aku mohon jangan salah paham. Itu semua hasil jual - beli perusahaan kaka. Ingat kan aku berjanji akan mengakusisikan sepenuhnya perusahaan kaka? Itulah janji yang ku tepati" kata Rizky


"Ap?!! Jadi semua ini dari uang mu? wahai rizky adikku. Kenapa kamu bodoh sekali! bagaimana keluarga utama aku melihat jumlah fantatis tersebut? Mereka akan terus menganggu ku dan mengurutuki hidup ku. Iiihh. menyebalkan dirimu" kata eva sambil mencubit perut rizky


Rizky tidak bisa menghindar dari cubitan kaka angkatnya yang tampaknya marah kepadanya


"kaka. Aku mohon jangan cubit ku. Aku mohon. Baiklah. Aku akan menemukan solusi nya besok hari. Hari ini matikan HP lama milik kaka. Saat tiba ganti iphone baru. Kaka ganti juga rekening dan sejenisnya lainnya. oh ya. Mengapa keluarga utama kaka membenci kaka? Kemana ibu dan ayah kakak?" Tanya rizky bingung


Eva menunduk saat mendengar rizky bertanya perihal orang tuanya


"orang tua ku disingkirkan oleh Keluarga utama karena hanya Keluarga Utama lah yang harus berjaya bukan karen berjaya karena bisnis ibu ku. Ayahku menikahi ibu dan bisnis ibu lebih sukses dari apa yang dimiliki oleh ayahku. Sehingga kluarga utama tidak terima dan berencana menyingkirkan ibu ku. Tapi ayahku yang mengetahui itupun cepat-cepat melindungi ibu ku tapi naas. Keduannya mati bersama dan tinggal lah diriku yang dititpkan oleh teman ibu ku sehari sebelum Ayah ku membawa Ibu ku pergi" kata Eva


"Ternyata dunia tidak luas. Kita senasib tapi berbeda cara orang tua kita pergi. Mungkin kita ini takdir Tuhan untuk kita menjadi sepasang kakak adik yang melengkapi" kata Rizky


Rizky tak ingin Kakanya menangis akhirnya memeluknya


"hentikan dik. Bukannya kita perpelukan adalah hal yang haram?" Tanya Eva mencoba menghentikan pelukan adik angkatnya tersebut


"biarlah dosa diriku. Kak. Tapi melihat salah satu ciptaan Tuhan menangis sungguh hati ku tidak bisa!" kata rizky dengan tegas


Eva yang mendengar itu menangis terharu di dada milik Rizky


"Terimakasih. adik ku" kata eva tersenyum di dada rizky tanpa rizky ketahui.


...----------------...


...BYE...


...----------------...