
dua hari kemudian
Eva mengatakan kepada Rizky bahwa ia bisa mendaftarkan diri setelah sembuh dan setelah melewati derita yang panjang. Sangat panjang yaitu bermain GTA V di kamar seharian dan Bermain The Last Of US 2 di PS5 hingga malam hari. sungguh menderita
Sebenarnya rizky bisa meminta kepada Balqis untuk menyembuhkan dirinya tapi rizky teringat sebuah ceramah Ustadz bahwa segala penyakit akan mengugurkan dosanya maka dari itu rizky membiarkan nya saja
"Alhamdulilah sembuh" kata Rizky bersemangat
Rizky ingin menjadi dosen atau guru atau sejenisnya yang dapat mengajari anak-anak.
Rizky mandi dengan air hangat dan merasakan sekujur tubuhnya terasa hangat
'nikmat mana yang kau dustakan. Rizky' Gumam Rizky pada dirinya
2 menit kemudian
Rizky keluar dari kamar mandi dan perpakaian rapi
ini Visualnya)
'duhai. Wahai Rizky yang tampan. Saatnya menunjukkan ekstensi mu di kampus Kak Eva' gumam rizky sambil menyisirin rambutnya.
Beberapa menit kemudian ( 8:51 )
Rizky keluar dengan wajah bersinar dan ganteng dengan kacamata hitam bertengker di matanya
"Selamat Pagi. Tuan!" kata Noir sambil membungkuk
"Pagi Noir. Siapkan saya Roti bakar. saya tidak ada waktu untuk sarapan. Apakah Kak eva sudah berangkat?" Kata Rizky
"Nona Eva sudah berangkat pada jam 7:38 tadi. saya segera siapkan makanan anda" kata Noir membungkuk
Rizky mengangguk
Sembari menunggu Noir. Rizky mengambil sepatu Abu-abu miliknya
"bagaimana menurut mu penampilan saya?" Tanya Rizky kepada salah satu pelayan pria yang kebetulan sedang membersi meja makan habis eva.
"Anda Tampan. Tuan. Jika saya Perempuan mungkin saya sudah jatuh cinta kepada anda. Hahaha" kata Pelayan Pria itu
"Becandaan mu seram sekali. Fabs. Hahaha" kata Rizky
Fabs adalah nama Pelayan Pria itu. Diantara pelayan muda rizky adalah fabs itu sendiri.
Noir kembali bersama Roti Sandwich di piring kecil
"Tuan. Ini Sarapan Kecil anda dan juga bekal anda. Nona Eva menitip pesan jika anda tidak sarapan. Setidaknya anda harus membawa makanan bersama anda" kata Noir
visualnya)
Rizky tersenyum mendengar perhatian dari kaka angkatnya tersebut.
1 jam kemudian
"Noir. Katakan kepada Koki. Bahwa sandwichnya enak. saya harap dapat mempertahankan rasanya. Terimakasih. saya Akan pergi" kata Rizky sambil menuju pintu garasi
Rizky melotot Ketika Mobil Lamborghininya telah menghilang
"Kemana Lamborghini ku!!!" Teriak rizky histeris
Noir yang mendengar teriakan dari tuannya terkejut dan menghampirinya
"Tuan--Tuan. Ada apa?? Anda kenapa?" Tanya Noir
"Noir. Dimana Mobil lambo saya?" Tanya Rizky
rizky yang mendengar itu pun cemberut
'gagal deh pamer kegantengan bersama lambo. Huhuhu' gumam rizky.
"baiklah. Tak ada masalah. Saya hanya terkejut saja. Takut ada maling saja" kata rizky
Rizky keluar dimana mobil Lexus IS 300 terpampang di bawah sinar matahari pagi.
saat Rizky hendak duduk di kursi Mobilnya. Noir pun menghampirnya
"Ada apa. Noir?" Tanya Rizky ramah
"Begini. Tuan. Maaf saya lancang. Tetapi kebutuhan Dapur telah menipis. Dan mungkin akan habis seminggu. Apakah saya dapat berbareng dengan anda untuk ke pasar?" Tanya Noir dengan ramah tapi takut-takut meong.
"Naiklah" kata Rizky dengan tersenyum
Noir bergembira dan langsung duduk disamping Rizky
"Noir. Uang belanjanya bagaimana? Bukannya saya belum memberi mu uang belanja rumah ya?" Tanya rizky sambil menyalakan Mobil
"Anda tidak perlu khawatir. Tuan. Nona Eva Telah memberikan saya Kartu Lama nya. Disana terdapat 3 Juta untuk uang makan bulanan depan" kata Noir dengan jujur
"mana kartunya?" Tanya Rizky
Noir pun memberikan kartu Bank BCA Berwarna Silver kepada rizky.
Rizky mengambil kartu tersebut lalu menyimpannya sedangkan noir kebingungan dengan hal tersebut.
'Potreo. Apa kamu menjual Black Card?' Tanya Rizky kepada Potreo
[Saya menjual tapi tidak dengan saldo. Apakah tidak masalah? Tuan?] kata Potre
'Tidak masalah. Lakukanlah' kata Rizky
[Pembelian Black Card Berhasil. Kini Kartu Kantong sebelah kiri anda] kata Potreo
'Balqis. Bisa aku minta tolong kepada mu?' kata Rizky
[Apakah Tuan baru mengingat saya? Saya kira anda melupakan saya] kata Balqis dengan nada mengeluh
'Apa-apaan Nada mengeluh mu itu. Tentu aku ingat dirimu. Balqis. Tanpa kamu. Aku tidak bisa seperti ini. Tapi aku minta tolong. Tolong depositkan 3 Miliar untuk Black Card kosong ini' kata Rizky
[saya akan melakukannya tapi dengan syarat anda harus memberikan saya permintaan agar saya dapat kabulkan. Sudah 2 hari anda mengabaikan saya] kata Balqis
'baiklah. Baiklah. Aku akan meminta sesuatu tapi tolong lah yang ini dulu' kata Rizky
[Deposit 3 Miliar Rupiah Telah Berhasil] notifikasi layar biru.
Rizky pun mengambil Black Card dan menyerahkan kepada Noir.
Noir yang melihat Black Card sangat amat terkejut bahkan ia tidak pernah menduga bahwa ia akan melihat kartu kebanggaan para orang kaya tersebut
"Noir. di kartu ini ada 3 Miliar. Kamu pakai untuk belanja bulanan rumah" kata Rizky sambil menyerahkan
Noir dengan gemetar nya mengambil Black Card tersebut
"T--Tuan bukankah kebanyakan 3 Miliar hanya untuk uang 3 bulan di rumah anda?" Tanya Noir dengan keadaan masih gemetaran
"Noir. Bagi ku 3 Miliar Inshallah Bukan apa-apa lagi. 3 Miliar malah itu tidak cukup. Saya ingin menambahkan 10 Miliar untuk saya tambahkan ke Uang belanja" kata Rizky
Noir yang mendengar itu pun rasanya ingin memukul rizky tapi ia sadar bahwa orang disampingnya tersebut adalah Tuan Baru nya dan jika mati. Siapa yang akan meng gaji para pelayan termasuk dirinya?
...----------------...
......BYE......
...----------------...