
'Potreo' panggil rizky
[Apakah Tuan meminta saya untuk saya membantu anda dalam membalas kemarahan anda kepada orang yang bernama Tracey & Manda?] Potreo
'bag--bagiamana kamu tahu?' tanya Rizky terkejut
[Tuan. Wajah anda sudah menjelaskan apa semua maksud anda. Terlebih Raphael telah menjelaskan kepada saya keinginan hati dan otak anda. Jadi raphael paham bahwa selanjutnya anda akan memanggil saya] kata Potreo
Rizky terkejut ternyata Kedua skill ini bisa bekerja sama satu sama lain
'baiklah. Kamu sudah mengetahui maksud ku. Tapi bagaimana kamu akan membantu ku?' kata Rizky bertanya kepada potreo
[Saya tidak bisa membantu tapi saya bisa membantu anda dengan hal lain] kata Potreo
' apa itu? ' tanya rizky
[Saya membutuhkan darah anda. dengan darah ini saya bisa membuat sebuah kontrak dengan salah satu Mafia Terbesar kedua Di Dunia] kata Potreo
'Mafia? aku pernah mengetahui apa itu mafia. tapi apakah aku perlu bekerja sama dengan mafia?' kata Rizky
[sepertinya anda sudah harus memerlukan Mafia dibawah kekuasaan anda] kata Raphael Mulai bersuara
Balqis. Potreo. Raphael. Ketiganya memiliki suara khas nya masing-masing dan rizky bisa memahami dengan siapa dirinya berbicara
'apa maksud mu? Raphael?' Tanya Rizky
[Tuan. Keselamatan Anda dibutuhkan oleh kami. kami paham bahwa anda takut dosa dan terhadap Tuhan. Maka Mafia lah yang akan menjadi jembatan tangan anda untuk membalas musuh-musuh anda. Sebelumnya mindset dan jalan pikiran anda sangatlah Naif. Terpaksa saya harus mengubah anda untuk menjadi lebih dewasa] kata Raphael
Rizky sebelumnya pernah perpikir dirinya hanya perlu sholat. Bersedekah. Dan hidup santai. Jadi dirinya tidak perlu memusuhi seseorang. Tapi sekarang mindset nya dipaksa oleh Raphael dengan kenyataan di dunia ini adalah kepahitan dan tidak semuanya akan bekerja dengan seharusnya rizky mau.
[Tuan. Saya mengerti kekhawatiran anda dalam kepatuhan anda dengan Tuhan Anda. Dan kami tidak bermasalahkan. Tapi Tuan. Saya. Potreo. Balqis. Bersama anda. Kehidupan anda sama saja dengan kehidupan kami. Tuan. buatlah kontrak dengan mafia terbesar kedua tersebut. Itu adalah bentuk kasih sayang dan kesetiaan kami kepada anda] kata Raphael
[Untuk kasus Tracey & Manda. Sepertinya bisa anda gunakan dengan kekayaan & Aset anda. Tetapi untuk masalah kedepannya. Saya setuju dengan Raphael & Potreo untuk anda harus membuat kontrak kepada sebuah mafia terbesar. sedikit berlumuran darah. Itu tidak menjadi masalah] kata Balqis mulai bersuara
"Diiam lah!" kata Rizky berteriak
Eva yang sedang menyetir pun dibuat kaget
"ada apa? Kenapa kamu berteriak?" Tanya Eva
"Eh. Ah. Itu kak. Aku berteriak. Karena menguji suara ku nanti jika aku diterima dan ditempatkan di kelas yang paling nakal. Hahaha" kata Rizky mengelak
"Oalah. Kamu buat kakak terkejut saja. Lain kali jangan buat orang kaget" kata Eva sambil memaklumi adik angkat nya tersebut.
'Balqis. Raphael. Potreo. Aku mengerti dengan keinginan kalian. Tapi izinkan aku perpikir sejenak tentang saran kalian' kata Rizky
[Baik. Tuan. Maafkan kami yang memaksa anda tapi jujur. Kami setia & sayang kepada anda. Hidup kami bergantung kepada hidup anda sendiri!] kata Potreo mewakili Raphael & Balqis.
'belum pernah aku mengalami diri ku ada sesuatu yang bergantung kepada ku. Ah aku beruntung memiliki kesetiaan mereka' Gumam Rizky
...----------------...
...BYE...
...----------------...
'