
"Maaf Ayah. rizky telat" kata Rizky sedikit membungkuk
"Tak apa Nak. Tapi mood ayah sudah jelek gara-gara pemuda yang bernama anton. Bagaimana kita makan bareng minggu depan saja?" Tanya ayah Adam.
Jika dikatakan jujur. Ayah adam mood nya sudah sangat jelek ketika dihina bahkan almahrumah istrinya di caci dan itu membuat ia gusar dan tidak mood untuk makan.
"baiklah. Ayah. Rizky izin pamit" kata Rizky.
Rizky mengerti akan perubahan mood ayah angkatnya tersebut dan mencoba mentoleransikan hal tersebut.
Rizky kembali menuju Villa.
15 menit kemudian
Tin Tin!
Seorang bapak tua segera membuka pagar dan rizky pun membuka jendelanya
"Terimakasih pak burjo!" seru rizky lalu tancap gas menuju garasi depan.
pak burjo pun mengangguk senyum lalu menutup pintu pagar kembali.
"Selamat Datang Kembali. Tuan" kata Noir penyambut.
"Terimakasih. Oh ya. pak burjo yang kemarin kamu bilang itu sudah balik ya?" Tanya Rizky
"Apakah Tuan sudah bertemu dengan beliau?" Tanya Noir.
Sesama pria tua tentu Noir masih tetap menghormati burjo.
"Noir. Kamu memiliki anak?" Tanya Rizky sambil masuk ke Villa Diikuti oleh Noir.
"tentu tuan. saya memiliki 2 orang anak. Pria dan Perempuan dan keduanya sudah berkeluarga dan menghasilkan cicit untuk saya sebanyak 4. 2 anak dari anak pria saya. 2 anak lainnya dari anak perempuan saya" kata Noir menjelaskan
"apakah anak-anak mu bekerja?" Tanya Rizky
"Tidak ada. Karena saya pikir biarlah saya bekerja karena gaji saya cukup menghidupi mereka" kata Noir
"sampai kapan?" Tanya rizky
Noir kebingungan dengan maksud semua pertanyaan ini.
"Maaf Tuan. Saya tidak mengerti" kata Noir menunduk malu
"Noir. Saya yakin anda mengerti. Jujur dari awal saya beli dan melihat anda. awalnya saya kagum karena di usia yang tidak lagi muda. Anda tetap bekerja tapi kekaguman saya sirna ketika mengetahui kamu memiliki keluarga tapi anak-anak mu hanya membiarkan mu bekerja sebagaimana mereka melakukan hal itu juga" kata Rizky
"Aku bertanya lagi Noir. Sampai kapan?" Tanya Rizky sambil membuka Sepatu dan dasi
"Mungkin sampai mati. Tuan" kata Noir menunduk lesuh
"Jika kamu mati. Siapa yang mengurusi keluarga mu?" Tanya rizky
Noir pun tidak mampu berkata-kata untuk menjawab pertanyaa rizky tersebut
"Noir. Saya tahu. saya adalah tuan baru mu. Tapi sungguh sakit hati saya ini melihat orang tua seperti kamu yang melayani saya yang dimana umur saya Lebih muda dari mu. Kamu harus terus menunduk kepala. Menghilangkan Nama kehormatan PAK mu tapi semua hanya uang. Saya sedih kenapa anak mu tidak melayani mu bukan kamu melayani mereka" kata Rizky mengungkap perasaan yang ia bendung.
semenjak dari rumah ayah angkatnya. Rizky mulai menyadari beberapa orang yang ia sayangi di sekitar nya dan Salah satu Noir. pada awalnya rizky hanya bereaksi kalau noir hanya pelayan biasa yang hanya tunduk kepada nya karena ia tuan baru nya. Tapi rizky belajar itu salah
"Baiklah. saya tidak mau menasehati orang tua. Karena saya juga masih muda. maaf ya noir.. Kamu boleh pergi" kata Rizky.
Noir pun mengangguk paham bahwa tuannya akan tidur dan Noir tidak mempermasalahkan tentang nasehat tuannya tersebut.
'Mungkin aku akan pulang besok' gumam Noir.
'Andai orang tua ku ada. Maka kekayaan ini ku manfaatkan untuk memanjakan mereka' gumam rizky sambil tiduran.
20:20
Jam tersebut bukan jam tidur Rizky. Rizky pun bangkit lalu masuk ke kamar kecilnya yang di depannya bertulisan Game Zone. Yap. Ini Adalah Kamar tersembunyi yang di buat oleh pemilik sebelumnya tapi Rizky renovasi kecil untuk digunakan sebagai kamar khusus rizky bermain.
Kreekk
"Welcome Game Zone Room. Please have sit with a best coffee or use the computer already avalaible for you use" suara mesin Mbah Google.
Rizky pun duduk di kursi gamingnya dan Mulai menyuruput kopi cappino nya.
Visualnya. Sorry background gak cocok kek gaming zone. Tapi ada yang ini ciri khasnya).
PC Rizky adalah ROG. Dan disebelah kirinya ada ps beserta stik di psnya di sebelah kanan.
'Game apa ya?' gumam Rizky sambil memasukkan password pc nya.
TING.
Tiba-tiba pesan SMS masuk ke handphone milik Rizky.
[Nasabah Yang Terhormat. Rekening anda Menerima Uang sebesar Rp: 110.038.010.000,00 ( 110 Miliar Rupiah ) Dari PT Freeport Indonesia ] rizky membaca ulang sms tersebut.
Rizky yang melihat itu pun sedikit terkejut
'A--Apa 110 Miliar PT Freeport Indonesia? kok bisa? Perasaan Ilham(nama direktur PT Freeport Indonesia) Tidak menyebut ada uang yang dikirim' gumam rizky.
Drrtt
Rizky melihat ada panggilan telepon tepat dirinya kebingungan. Tanpa berlama-lama rizky pun menjawab panggilan tersebut
Ilham: Halo Tuan Rizky. Apakah anda sudah menerimanya uang telah saya kirim kepada anda?
Rizky: I--ya itu saya sudah menerima nya. 110 Miliar.
Ilham: Sungguh saya minta maaf Tuan. Saya belum bisa mengirim Rp: 9 Triliun anda. Tuan. itu semua tersendak karena biaya pajak yang cukup besar dan 90% pajak masuk dalam transaksi tersebut. Saya berharap anda dapat memaklumi kekurangan ini
Ap--Apa 9 Triliun tersendak? Itu uang sangat banyak. Ya tentu akan tersendak oleh pajak pemerintah!
Rizky: Ahem.. Tidak masalah. Hanya 9 Triliun.
Ilham di sebrang sana yang mendengar itu hanya terkejut dan diam tanpa berkata-kata apapun.
Ilham: baiklah. Tuan. Saya pamit undur diri. Selamat Malam
Rizky: Selamat malam.
Rizky pun menutup teleponnya dan mulai perpikir sesuatu
'kira-kira 110 miliar dapat berapa game ya kalau di beli di toko online?' Gumam Rizky
...----------------...
...BYE...
...----------------...