Sistem Perintah

Sistem Perintah
Balqis's Sistem - Anton


Rizky Berjalan keluar dari Villa nya dan Melihat sekali lagi kearah belakang Villa


[Apa Anda mengkhawatirkan Kakak angkat anda. Tuan?] kata Balqis


'Tidak. Hanya khawatir kepada Villa ku. Apakah dia akan membuat pesta atau sejenisnya. Aku khawatir hanya kepada pelayan-pelayannya' kata Rizky.


Balqis hanya mendengar dari tuannya tersebut aja dirinya udah tahu bahwa Tuannya sedang berbohong kepadanya.


[Ya Baiklah] kata balqis tanpa ikut campur.


Balqis memilih tidak mau ikut campur urusan Tuannya yang sebagai manusia itu. Dari berbagai Tuan & Nona serta dari berbagai Ras. Balqis belum menemukan masalah hal yang serupa dari berbagai dunia.


Sedangkan rizky masih melajukan Mobilnya dan Jalan Raya Jakarta di malam hari sangat indah. Karena lampu-lampu kota menghiasi sekitar jalan.


-8 menit kemudian


Tin Tin!


"mungkin itu rizky. Pah" kata Ayu yang mencoba menebak dengan ayahnya


"Sepertinya bukan. ayu. Lihatlah. Mobilnya BMW. Apakah kamu ngundang teman kuliah mu?" kata Ayah adam yang melirik keluar dari jendela


"Kayanya itu Anton. Pah. Aissh" kata Ayu sambil menghelas nafas


Ayah adam yang melihat sepertinya putrinya tidak ramah dengan nama Anton.


TOK TOK!


Pintu Diket--bukan pintu layaknya di gedor oleh pria yang baru saja turun dengan bunga di tangannya.


Kreeek


Pintu dibuka oleh Ayah adam bukanlah Ayu yang diharapkan pemuda itu


"Siapa kamu? Gedor-gedor rumah orang malam-malam. Tidak ada etika kah kamu?" Tanya Ayah Adam mengenai etika sang pemuda.


Ayah adam melihat seorang pemuda yang ditempel oleh gadis dengan body gitar spanyol.


"oh calon mertua. aku adalah Anton. pemuda Ganteng nan perkasa dan Sangat Kaya Raya Sejakarta" kata anton memperkenalkan dirinya dengan menekan kata-katanya tentang kekayaanya


Ayah adam melihat pemuda itu dengan sinis dan sangat menganggap pemuda ini adalah orang bodoh


"Pergilah kamu. sebelum aku memanggil satpam untuk kalian" kata Ayah Adam yang masi sopan akan bahasa nya


"Oh calon mertua. Tolong sebentar. kedatangan saya adalah mau melamar ayu yang cantik anak bapak itu sebagai Istri ke 3 saya. Saya harap bapak tidak boleh menolak saya" kata Anton menjelaskan niatnya.


Ayah Adam yang mendengar niat sang pemuda bernama anton ini membuat sedikit lagi habis.


"Hai pak Tua. sudah terima saja lamaran pacar gua ke anak lu. Terjamin nikah sama pacar gua. Ayu hidup makmur. Ya kan sayang?" Kata perempuan disisi kiri pemuda itu.


Anton yang mendengar itu tersenyum


"Pintar" kata anton sambil mencium bibir perempuan yang membelanya di depan ayah adam.


Ayah adam yang melihat pezinahan di depan matanya langsung marah.


BRAK (Ayah adam menendang pemuda itu)


"Dasar kalian sialan. Kalau mau berzinah jangan dirumah saya!" kata Ayah Adam marah sambil menendak ketiga orang tersebut.


"Aduuh. hei pak tua sialan. Aku ini calon menantu mu. Kamu menendang ku hanya karena ciuman dengan pacar ku? Apakah anda tidak pernah ciuman?" kata Anton kesal


"Mana mungkin sayang. Dia kan gak punya istri. Istrinya kan sudah didalam tanah. Hahaha" kata perempuan sisi kanan itu menghina Istri ayah adam.


Ketiganya tertawa setelah itu


Ayah Adam mendengar itu kesal lalu masuk ke dalam untuk mengambil senjata nya lalu menodong kepada mereka bertiga.


KRIEG( suara reload )


"bagus sekali. bagaimana aku akan mempertemukan kalian dengan istri ku" kata Ayah Adam dengan menodong SS2- Kal2 miliknya.



visualnya)


"Hei Pak Tua. Apakah kamu anak-anak? Bermain dengan senjata mainan?" kata Perempuan Sisi kiri anton itu menyindir ayah adam.


Dooor.


Ayah adam menembak tepat didepan mata perempuan tersebut


Ketiganya terkejut jika senjata itu asli


"Apakah kamu berani menembak kami? Ingat Ayah ku adalah Manager Dari Perusahaan PT. Freeport Indonesia. jika sedikit saja aku terluka. Kau akan habis" kata anton dengan tersenyum puas


anton yakin dengan membawa nama ayah serta jabatan ayahnya akan selamat.


"sepertinya kamu salah" kata pria.


Ayah adam melihat itu dan itu ternyata adalah rizky.


"siapa kau?" Tanya Anton gusar.


"Aku adalah Anak angkat dari bapak ini yang kalian manggil tua" kata Rizky


"Ayah. Maafkan aku yang telat. Karena jalan jakarta macet saat malam hari" kata rizky


Rizky mendekat persis di depan Anton.


PLAK


*Bunch


*punch


Rizky meninju anton sangat gila


"kau mau aku menyuruh ayah angkat ku bersujud kepada orang gemuk yang seperti babi layak nya dirimu? Jangan berharap bodoh!" kata Rizky sambil memukul anton membabi buta.


"habislah kau dasar anak angkat. Kamu tidak tahu ayahnya adalah Manajer PT.Freeport Indonesia. Ketika kau melukai anaknya. Kau akan habis" kata Perempuan diseblah kanan itu sambil berkata sinis kepada rizky.


sekuriti dan tetangga ayah adam pun keluar ketika mendengar kegaduhan serta tembakan.


"Pak Adam. Ada apa ini?" Tanya salah satu Ayah adam


"Ini Ada pemuda gobl0k yang menghina istri serta merendahkan anakku ya jelas aku marah dan ingin ku door tadi tapi kasihan aja. pak Wijaya" kata ayah adam seloroh.


"Walah bocah gedengan. Apakah dia gak tahu. Kalau disini rumah Anggota TNI yang sudah pensiun?. Sungguh bocah gendengan iihh pengen saya tembak ini anak. Pak adam" kata Wijaya kesal setelah mendengar cerita dari ayah adam.


"maaf pak adam. Ada apa ini? Saya mendengar adanya laporan ada kegaduhan dan tembakkan. Apa yang terjadi?" Tanya sekuriti itu.


Wijaya mendekat dan menjelaskan Sekuriti itu


"anak jaman sekarang gak tau diri. Gak ada etika" kata Sekuriti itu ikut seloroh


"Nak Rizky. Sudah jangan dipukul lagi. Ayah takut kalau dia mati disini akan merepotkan orang banyak" kata Ayah adam kepada rizky.


"baik ayah" kata Rizky patuh.


Anton berhasil mendapatkan hadiah dari rizky berubah permark wajah yang dari ganteng menjadi bodoh. Anton harus berterimakasih kepada Rizky.


"habis kau sama ku. dasar bodoh. Ayahku akan datang!" kata Anton


Anton menelpon Ayahnya dan berkata sebaliknya dari fakta dilapangan.


"Hahaha. Ayahku akan datang dan menghabiskan kalian berdua. Ayah. Hei pak Tua. kalau ayah ku tidak mau marah. kamu sujud di kaki ku dan biar aku melakukan s3x dengan anakkmu maka masalah ini akan ku selesaikan" kata anton yang ingin melakukan hal itu kepada ayu.


Ayah Adam yang mendengar itu bersiap menembak kepala anton tapi dihalangi oleh rizky


"Ayah. Ayah sudah tidak perlu menangani hal ini. Biar rizky yang melakukannya. prcaya lah" kata rizky


Ayah adam menurunkan bidiknya dan mengangguk kalau dirinya percaya kepada anak angkatnya tersebut.


"Siapa yang berani-berani memukuli anakku!" kata pria yang hampir seumuran dengan ayah adam.


"Ayah. Ayah. Pemuda dan pria tua itu yang membuat ku bonyok" kata Anton menunjukk ayah adama & rizky.


Ayah Anton yang melihat Rizky pun terkejut.


"T---Tuan Rizky!" Teriak Ayah Anton kaget setelah melihat Rizky.


"Ayah. Kenapa kau hormat sama anak angkat pak tua itu" kata Anton bingung


PLAK ( Tampatan )


"diam kau bajingan" kata Ayah anton.


Ayah Anton itu mendekat lalu menunduk hormat


"Tuan Rizky. Mohon maaf atas tindakkan Bodoh anak saya yang tidak tahu diri itu. Saya sungguh tidak mengetahui kalau dia sampai sejauh ini menghina keluarga anda" kata Ayah Anton.


"kamu siapa?" Tanya Rizky


"Saya zaki. Saya adalah manajer di PT Freeport Indonesia. Perusahaan anda" kata Zaki yang masih menunduk takut.


"Kmu tahu saya siapa?" Tanya Rizky yang mulai tahu siapa orang didepannya


"Tentu. Tuan Rizky. Pak Ilham memberitahu agar saya hormat dan patuh kepada perintah anda" kata Zaki.


Zaki melirik anakknya lalu menarik dengan paksa


"cepat menunduk dan sujud kaki Tuan rizky sebagai bentuk permohonan maaf mu. Cepat !" kata zaki dengan tegas


Mau tidak mau anton melakukannya


"hentikkan. Anak mu yang sampah ini tidak pantas bersujud di kaki ku. Berikan saja anak mu pelajaran pantas. Serta bawa dua ****** yang bersama anakkmu itu menghilang. Aku khawatir. Keluargamu hanya di peras oleh keduanya" kata Rizky


Zaki menunduk dan memaksa anton juga ikut menunduk sebagai bukti keduanya berterimakasih kepada rizky.


"Tuan Rizky. Terimakasih atas kemurahan hati anda. Saya akan mendidik anak bodoh ini dan menghilangkan perempuan yang bersama nya" kata zaki sambil menunduk


Rizky pun mengangguk dan mengusir orang-orang anton itu untuk pergi.


Ayah Adam yang melihat keanehan terhadap putra angkatnya dan membuat ia penasaran.


'apakah dia sudah bertemu dengan kakeknya?' gumam Ayah adam penasaran.


...----------------...


...BYE...


...----------------...