
-Jakarta. Sudirman senayan
Sabtu.
"Apakah Anda Raphael?" Tanya Eva kepada seorang perempuan
Eva terlihat tidak sedikit percaya dengan orang yang dikirim oleh adik angkatnya itu kepada dirinya
"Saya Adalah Raphael. Saya dikirim oleh Tuan Rizky kepada saya. Mohon bantuannya" kata Raphael dengan datar tapi tetap menggunakan nada penghormatan..
Eva mendengar itu pun mulai sedikit percaya
"jika Kamu ad--" ingin eva menyelesaikan perkataannya tapi raphael membuat eva terkejut
"apakah anda tidak mempercayai saya sebagai utusan tuan rizky. Adik anda?" Tanya Raphael dengan nada yang masih datar
Eva sedikit terkejut dan dirinya tidak tahu bahwa perempuan cantik bernama raphael itu tahu bahwa dirinya sedikit tidak mempercayai apa yang dia lihat.
Raphael memenjam mata lalu kemudian menghelas nafas.
"Menurut Undang - Undang Republik indonesia tahun 1945. Ayat 1 pasal 3 berbunyi Negara Indonesia adalah negara hukum dan saya Raphael. Pengacara anda dan juga yang akan memulai untuk menemani anda dalam setiap pertemuan hukum" kata Raphael
Eva pun mengangguk dan mulai menyerahkan beberapa berkas yang raphael perlu baca
"The Energy Building adalah Bangunan perkantoran yang menurut saya strategis. Dengan 43 lantai dan Dua transportasi umum bagi saya ini adalah kantor yang bagus" kata Raphael
"Saya menyarankan untuk segera membeli gedung ini" kata raphael dengan membalikkan Berkas
10 menit kemudian
seorang pria tua berumur 60 tahun itu datang menghampiri Eva & Raphael..
"apakah anda Nona Eva?" Tanya Pria ?? Itu
"Benar. Maaf siapa ya?" Tanya Eva sedikit kebingungan
"Maaf. Sebelumnya perkenalkan saya. Saya adalah Arifin Rudy. orang yang anda telepon dan anda kirimin 1 Triliun di muka" kata Arifin memperkenalkan diri dan menjelaskan siapa dirinya
Eva pun mengetahui bahwa pria didepannya itu adalah orang yang dirinya tunggu. Eva pun berdiri
"Saya Eva Litya Bima. Bima adalah nama ayah saya. Eva Litya adalah Nama saya. Dan disamping saya adalah Raphael yang akan menjadi kuasa hukum Balqis Group" kata Eva Memperkenalkan diri & Raphael.
Ketiganya pun mulai berjabat tangan dan mulai mengobrol di sebuah tempat warteg makan yang tidak jauh dari gedung berada.
"Pak Arifin. Maafkan saya apabila pertemuan kita sedikit membuat anda tidak nyaman" Kata Eva mulai bersuara
Padahal aslinya adalah Eva memilih tempat warteg sebagai pertemuan anda melihat bagaimana sikap pemimpin sebuah perusahaan menilai tempat-tempat masyarakat seperti warteg ini dan menilai bagaimana nilai jual gedung
"Hahaha. Tidak perlu khawatir Nona Eva. Saya dan ayah saya pernah merasakan namanya asam garam kehidupan. Kami berdua pernah di usir oleh keluarga ayah(kakeknya arifin) dengan alasan pribadi tetapi pada akhirnya kami berhasil bertahan hingga Kakek kami meninggal dunia. Semua itu berhasil jika kami tidak berhemat dan menghilangkan gengsi maka anda tidak menemukan saya dihadapan anda. Hahaha" kata Arifin
"namun yang pasti Nona Eva. Di gedung kami(mewakili arifin group) ini memiliki nilai jual yang bagus dan tempat yang strategis. bagaimana kita mulai jalan?" Kata Arifin dengan mengajak raphael & Eva.
"Kami percaya bahwa gedung tidak semata-mata tinggi dan besar. Kami percaya bahwa disetiap penjuru sisi gedung memiliki arti dan perlu diperhatikan. Gedung The Energy Building selain namanya energi tapi gedung kami ini benar-benar melakukan konsep tersebut" kata Arifin mulai perlahan menjelaskan tentang gedung tersebut
Butuh perjalanan 10 menit untuk mereka bisa sampai tepat di depan gedung
"Nona Eva. Mohon lihat gedung kami. Dengan menggunakan panel surya disetiap jendela - jendela gedung ini akan membantu 30% energi listrik Gedung ini terpenuhi dan itu akan membuat anda berhemat lebih untuk biaya listrik. Di sekitar kita tidak jauh menarik. Di depan anda sebelah kiri dan kanan adalah pintu masuk nya Stasiun Mass Rapid Transit Jakarta - MRT dan lain dari itu. Jalan 2 menit dari tempat kita berdiri terdapat Halte transjakarta Sudirman yang bisa membawa anda menuju Block M atau Kota Tua" kata Arifin mulai mengatakan Nilai jenis strategis gedungnya tersebut
"didepan gedung atau 1 jam ke arah kanan. Nona dapat menemukan sebuah coffe shop dan masuk ke dalam maka ada sebuah pasar yang bisa anda kunjungi" kata Arifin
Eva pun mendengar dan mulai menyadari sesuatu
"maaf sebelumnya pak arifin. dimana kuasa hukum anda?" Tanya Eva
"saya sendiri. Saya adalah lulusan jurusan hukum. Setiap apa yang saya jalani saya paham akan tindakan selanjutnya" kata Arifin
Eva mengambil handphonenya untuk berfoto-foto disekitar gedung
"apakah kita boleh masuk ke dalam. Pak Arifin?" Tanya Eva
"Tentu! Anda sudah memberi uang jaminan muka apa yang membuat saya harus melarang anda? mohon ikuti saya" kata Arifin
Gedung itu sudah tidak memiliki karyawan atau sekuriti. Tempat itu benar-benar kosong di lobby utama
ini dia visualnya).
"anda pasti bingung melihat tidak ada satupun dalam gedung ini karena saya tidak dapat melakukan pemliharaan gedung lebih lanjut dan hanya tersisa adalah karyawan OB untuk membersihkan setiap waktu saja agar terlihat sempurna di mata pembeli. Seperti anda" kata Arifin..
"Nona Eva. kami memiliki parkir basement yang kedalaman cukup untuk menampung sekitar 30 - 50 dalam mobil berukuran sedang & kecil dan parkir basement ini hanya untuk karyawan/karyawati. Eksekutif dan jajaran penting perusahaan. Dan kami juga memiliki parkir yang berjarak 20 meter dari lobby utama. Parkir Tamu yang dimana dikhususkan untuk tamu-tamu penting yang berkunjung" kata Arifin
Arifin pun mengajak masuk melalui pintu otomatis. dirinya sedikit bangga karena Energi surya itu sedikit membantu dirinya dalam mewartakan Gedung yang akan dijual tersebut
"seperti saya katakan. Nona Eva. Bahwa disetiap jendela dan atas rooftop gedung ini dilengkapi oleh panel energi surya yang membuat anda hemat dan membantu sekitar 30% dalam biaya listrik anda. Panel Surya gedung ini menyerap setidaknya 870 KVA yang sangat bagus untuk menjalankan listrik di gedung ini" kata Arifin
"seperti anda yang lihat. Bahwa gedung ini dibangun pada tahun 2008. Dirawat dengan baik setiap hari. Setiap minggu dan setiap tahunnya gedung ini tetap cantik untuk dilihat" kata Arifin
"Gedung bernilai 1.6 Miliar dengan total lantai 43. memiliki kamar mandi. Mushola disetiap Lantainya. Lantai 1 Hingga lantai 10 untuk publik yang dimana kami membuka untuk Sistem perusahaan seperti tempat IT service. Rumah Kesehatan untuk Karyawan/karyawati dari berbagai jenis jabatan dapat mengecek kesehatan mereka dan juga kami memiliki kantin yang dilengkapi. Tempat hiburan kecil seperti tempat untuk karyawan/ti yang ingin rokok atau ingin bersantai dari pekerjaan yang penat. Baiklah. Dari lantai 15-20. Biasanya saya gunakan untuk Ruang untuk Rapat. Ruang untuk lengkap scanner & Printer. apapun dalam kebutuhan kantor ada di lantai 15 hingga lantai 20 dan itu berharap tidak ada kekhawatiran bagi Karyawan/ti untuk setiap kali bisa membeli kebutuhan mereka selama beraktivitas pekerjaan kantor" kata Arifin menjelaskan
"jika and bertanya dimana lantai untuk karyawan/ti pekerja. Maka lantai 21 hingga 30 adalah untuk tempat mereka bekerja. Pada lantai 21. Dulunya saya mengkhususkan untuk tim perencanaan masa depan perusahaan. tim budgetting dan iklan perusahaan. Di lantai 22 selanjutnya di khususkan untuk Tim sosial media. dulu. Saya menyadari betapa penting berkembangan jaman sehingga saya membuat tim sosial media untuk mereka menggerakkan nilai citra perusahaan. Selain Tim Sosial media. Saya juga membangun ruangan untuk sebuah kelas sehingga karyawan/ti kami belajar betapa pentingnya menilai Harga pasar. Sosial masyarakat. Dan media masa" kata Arifin
"pada intinya. Lantai 21 hingga 30 adalah untuk lantai karyawan/ti bekerja satu lain. Saling membahu mempertahankan perusahaan. Nilai citra perusahaan. Dan mari selanjutnya lantai 31 - 33. Lantai ini lah digunakan untuk tempat tinggal. Yah nona eva tidak salah dengar. Ayah saya tepatnya membangun tempat tinggal layaknya hotel umumnya. Di lantai 31 adalah untuk karyawan/ti yang masih magang atau karyawan kontrak. Lantai 32. Sekali lagi kami menyediakan untuk tempat hiburan yang lebih lengkap dari tempat hiburan dibawah. Hiburan yang dulu kami maksud adalah. kolam renang. Resturant kecil dan beberapa coffe shop. Cat shop dan minimarket. Lantai 33 ini memiliki untuk tempat tinggal untuk karyawan/ti setiap ketua devisi tim karyawan/ti. Seperti Devisi keuangan. Perencanaan masa depan perusahaan. iklan perusahaan. Sosial media & sosial masyarakat" kata Arifin menjelaskan
"total untuk tempat tinggal di lantai 31 dan lantai 33 itu keduanya adalah 40 kamar yang dilengkapi oleh kamar mandi dan mushola kecil di dalamnya" kata Arifin
"akhirnya kita di pengujung lantai. Lantai 34 - 40 adalah lantai menuju yang terakhir di gedung ini. Di lantai 34 memiliki sejumlah 7 ruangan. Dimana itu adalah ruangan Ketua Devisi. Lantai 35 sekali lagi adalah tempat tinggal untuk tamu - tamu penting yang mengunjungi perusahaan. Lantai 36 adalah untuk ruangan eksekutif dan manajer. 37 hingga 40 untuk ruangan direktur serta CEO dan President Perusahaan. Dan di 41 hingga 43 adalah gudang dan operasi panel surya serta sistem perangkat yang digunakan disetiap lantai dan pusat perangkat itu berada diatas" kata Arifin.
Eva & Raphael begitu menyimak dengan menjelasan Arifin begitu juga arifin menjelaskan setiap rincian lantai yang dipergunakan
"bagaimana. Apakah ada pertanyaan dari anda. Nona Eva?" Tanya Arifin
...----------------...
...BYE...
...----------------...