
Ricard yang masih belum puas mulai melanjutkan kegiatan panasnya lagi.
Ia pun mulai mengangkat kedua kaki Xiao Ting dan langsung menyilangkannya didada bidangnya,kedua tangannya juga memeluk kaki halus Xiao Ting dengan erat.
Sementara Xiao Ting langsung panik,ia sudah tak sanggup lagi untuk melakukan kegiatan panasnya lagi.
Meskipun bercinta itu sangat nikmat,tapi tubuhnya sudah tidak kuat.Apa lagi lembah sempitnya mulai merasakan nyeri karena digempur oleh tongkat Ricard yang sangat besar itu.
"Kita lanjutkan nanti saja,Guru sudah tak sanggup lagi untuk melakukan ini"ucap Xiao Ting dengan memelas.
"Guru ini yang terakhir,aku masih belum puas juga"Jawab Ricard.
Tanpa menunggu jawaban dari Xiao Ting,Ricard langsung memasukkan tongkat panjangnya kedalam lembah Sempit yang masih ada cairan kentalnya.
"Nanti sa......Ahhhh.....yaahhhh....."Erang Xiao Ting dengan keras saat dirinya merasakan kalau ujung tongkat Ricard telah masuk sampai kedalam rahimnya.
Akhirnya ia pun hanya bisa pasrah saja tubuhnya digen.jot lagi oleh Ricard.
Ia mendesahh dengan keras,bahkan sangking kerasnya suara desahann Xiao Ting.Seluruh kamar dan Goa itu diisi oleh suaranya,bahkan sampai berlanjut hingga ketengah malam.
~
~
Dipagi yang cerah,kini Xiao Ting mulai terbangun dari tidur lelahnya.ia sedikit membuka kedua matanya secara perlahan lahan.
"Hoam....Sudah pagi ternyata"ucap Xiao Ting sambil menguap.
Ia pun melirik kekanan dan kekiri untuk mencari keberadaan Ricard,tapi ia tidak menemukannya.
"Dimana Bocah sialan itu,ia menggempur lembah sempitku dengan sangat buas sekali tadi malam"ucap Xiao Ting dengan tersipu malu.
Namun ada juga sedikit rasa kesal karena Ricard tadi malam tidak memberikan dirinya jeda untuk beristirahat.
Tapi,saat ia menoleh kesamping tempat tidur dekat meja,ia melihat ada sebuah ayam bakar dan buah buahan yang sangat segar beserta air minum disana.
Ada juga sebuah surat didekat makanan itu,ia pun mengambilnya dan langsung membacanya.
" Guru aku sedang bermeditasi didepan Goa tempat biasa aku meditasi,dan jangan lupa juga untuk memakan sarapan yang telah aku siapkan diatas meja itu "
**Saat membaca surat itu,hati Xiao Ting pun langsung menghangat,bahkan terpancar raut kebahagiaan dari wajah cantiknya.
"Bocah itu bisa juga menyenangkan hati seorang wanita,tapi aku juga yakin kalau banyak wanita yang telah ia rusak"ucap Xiao Ting dengan sedikit cemberut.
Ia sangat yakin jika Ricard pasti telah banyak memakan beberapa gadis polos dan murni,itu terlihat dari cara ia membelai dirinya semalam.
Meskipun begitu,tidak ada perasaan iri ataupun cemburu jika Ricard mempunyai banyak wanita.
Ia pun menaruh kembali Surat itu keatas meja,dan mulai menurunkan kakinya ketepi tempat tidur supaya bisa memakan sarapan yang telah dibuat Ricard.
Saat ia menggerakkan kedua kakinya,ia langsung merasakan rasa nyeri dan sakit dibagian selang.kangannya.
"Auu,ini masih sakit........Ini semua ulah tongkatnya yang sangat besar itu"ucap Xiao Ting dengan cemberut.
Namun saat ia mengingat kembali bagaimana keperkasaan Ricard diatas ranjang,ia pun menjadi malu karena tadi malam ia sampai mendesah dengan sangat keras.
Bahkan ia juga mengingat bagaimana dirinya memohon kepada Ricard untuk menghujam lembah sempitnya dengan lebih cepat dan ganas.
"Aku akan menghukumnya nanti karena sudah membuat tubuhku tidak bisa berjalan begini"ucap Xiao Ting dengan tersipu malu.
Entah kenapa ia juga ingin mengulang kejadian semalam.
Ia pun berjalan dengan tertatih kearah kamar mandi untuk membersihkan seluruh tubuhnya yang sangat lengket itu.
Apa lagi cairan kental Ricard masih lengket dilembah sempitnya dan disekitaran pahanya.
Tanpa berlama lama,Xiao Ting berendam diair kolam yang sangat jernih,ia mulai menggosok seluruh tubuhnya.
"Ayam bakar Ini sangat enak,aku tak menyangka kalau bocah itu bisa memasak makasakan enak begini"ucap Xiao Ting sambil memakan ayam bakar buatan Ricard.
Setelah menghabiskan sarapan yang dibuat Ricard,ia berjalan dengan tertatih menuju tempat Ricard meditasi.
Sebenarnya Xiao Ting bisa saja membuat Pil Penghilang rasa nyeri dibagian lembah sempitnya,tapi ia tak ingin membuatnya.
Karena menurutnya rasa nyeri itu berawal dari rasa nikmat yang tiada tara.Jadi ia pun ingin mengingat terus pengalaman pertamanya itu.
Walaupun Xiao Ting kultivator kuat dan berdarah dingin.Tapi ia tetaplah seorang wanita yang ingin merasakan perasaan jatuh cinta.
Jadi saat ia merasakan jatuh cinta kepada Ricard,ia pun sampai rela memberikan pengalaman pertamanya.
Apa lagi Ricard tadi pagi memberikan kesan romantis kepadanya,dimana Ricard memberikan sarapan untuknya saat baru bangun dari tidur.
Itu pun membuat hatinya menghangat dan sangat bahagia.
Dengan berjalan menahan rasa perih dan tertatih,akhirnya ia pun tiba disamping Ricard yang lagi meditasi.
Namun ia juga sedikit terkejut melihat Ricard yang sepertinya naik tingkat lagi.
Dimana Ricard saat ini hendak menembus tingkat Rafering.
"Kenapa dia naik tingkat,padahal ia tidak mengkomsumsi sumber daya apapun dari semalam"pikir Xiao Ting.
Tak lama kemudian,Ricard pun akhirnya membuka kedua matanya.
"Huft....Akhirnya aku telah menembus tingkat Rafering tahap 7"ucap Ricard dengan senang.
"Kau memang sangat jenius......Tapi bagaimana kau bisa naik tingkat tanpa sumber daya"Tanya Xiao Ting dengan tiba tiba disamping Ricard.
Ricard menoleh kesamping,melihat Xiao Ting yang sedang berdiri disampingnya.Ia tersenyum dan langsung menarik tangannya.
Xiao Ting pun menjadi gugup dan salah tingkah saat ini,dimana ia sedang duduk dipangkuan Ricard dengan menghadap menyamping.
"Guru ini berkatmu aku bisa menembus tingkat Rafering"ucap Ricard sambil memeluk pinggulnya,tangan nakalnya juga mulai bergerak mengelus perut Xiao Ting.
Sementara Xiao Ting,ia sebisa mungkin untuk tetap tenang dan tidak gugup.
"Bocah bau kau berani sekali menarik Gurumu ini.Hah!"ucap Xiao Ting dengan pura pura kesal.
Tapi Ricard tau kalau Xiao Ting hanya berpura pura saja,ia pun ingin sedikit mengerjai Xiao Ting.
"Guru aku ingin memakanmu lagi"ucap Ricard dengan senyum cabulnya.
Xiao Ting seketika langsung panik,ia sangat takut jika Ricard ingin memakan dirinya lagi.
Lembah sempitnya saat ini masih nyeri.Jika ia melakukan itu lagi,dirinya pasti tidak akan sanggup melayani nafsu Ricard yang sangat besar itu.
Namun Xiao Ting sangat takut jika menolak keinginan Ricard yang mengakibatkan dia akan pergi meninggalkannya sendirian disini.
~
~
~
Bersambung
~
~
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš