
"Siapa Kau?Apa kita memiliki hubungan khusus sehingga kau memarahi wanita pesananku"Tanya Ricard sambil menatap Siao May.
Ia juga sedikit familiar melihat wajah Siao May,tapi ia juga harus waspada terhadap dia,Ricard tak mau hanya terfokus dengan kecantikan yang dimiliki Siao May.
Ricard bisa merasakan kalau Siao May memiliki kemampuan Beladiri yang cukup kuat.
Sedangkan Siao May,hatinya perih saat mendengar ucapan datar Ricard dengan dirinya.Apa lagi Ricard tak mengenalnya lagi.
Matanya mulai memerah dan ingin menangis.
"Apa kau tidak mengenal diriku lagi adik babi"Tanya Siao May dengan mata berkaca kaca.
Ricard pun langsung menatapnya dan sedikit berfikir tentang Siao May.
"Hanya satu orang yang memanggilku dengan sebutan seperti itu....Apa jangan jangan dia......'Ucapan Ricard pun terhenti saat ia mengingat siapa Sebenarnya Siao May.
"Hahaha.....Ternyata ini adalah gadis cengeng dan kecilku hahaha......Aku benar benar merindukanmu gadis kecil"Ucap Ricard dengan tertawa keras.
Suara Ricard cukup menggema sehingga dapat didengar oleh semua orang.
Mereka yang mendengar suara Ricard pun menganga dengan lebar.Siapa yang tidak mengenal Siao May?
Tapi Ricard seenaknya memanggil dia dengan sebutan gadis kecil.Dipikiran mereka saat ini adalah,kalau Ricard akan menjadi korban selanjutnya dari Siao May.
Tapi itu ternyata hanya pikiran mereka saja,lagi lagi semua orang menganga saat melihat Siao May menunjukkan wajah senyum malu malu dan berjalan pelan kearah Ricard sambil memeluknya.
Tidak hanya itu saja,Bertender yang sempat menggoda Ricard tadi,ia hampir menjatuhkan rahangnya kelantai karena melihat pemandangan itu.
Ia melihat kalau wanita yang dijuluki sebagai haus darah akan menampilkan wajah malu malu kucing seperti itu.
"Ternyata Pria Tampan ini benar benar kekasih Nona Siao May,mampuslah aku kuharap Nona masih mau mengampuni nyawaku nanti"Pikir Bertender itu dengan lesu.
Juga,semua orang yang melihat itu langsung membalikkan badannya,mereka tidak mau mengganggu waktu harmonis wanita terkejam itu.
Sedangkan Siao May,seketika hatinya langsung menghangat saat Ricard ternyata masih mengenal dirinya.Ia pun memeluk Ricard dengan erat untuk melepaskan rindunya selama ini.
"Bertender,cepat bawakan 1 gelas lagi untuk gadis kecil dan lucuku ini"ucap Ricard dengan tersenyum sambil memeluk Siao May.
Bertender itu menelan ludahnya dengan kasar,ia masih syok dengan pelukan Nona kejam mereka ini,tapi Ricard malah seenaknya mengatakan kalau Siao May gadis kecil dan lucu.
Ia pun mencoba untuk tenang dihadapan kedua bucin ini,ia tak mau menganggu nona terkejam mereka yang sedang bucin.
Namun saat Siao May sedang asik memeluk Ricard,ia teringat pristiwa dimana Ricard keenakan saat digoda para wanita se×si tadi.Apa lagi ia juga sudah memiliki kekasih yaitu Merry Chai.
Ia pun melepaskan pelukannya dari Ricard dan duduk dikursi satunya lagi sambil menatap Ricard dengan tajam.
"Apa tadi enak dipeluk dua wanita se×si dan dilayani dengan wanita cantik"Tanya Siao May dengan cemberut kesal.
Bertender itu pun keringat dingin karena dirinya dibawa bawa lagi.
"Kalian yang sedang marahan,kenapa aku yang jantungan"Pikir Bertender itu dengan lesu.
"Apa gadis kecilku dan lucu ini cemburu hah..."Tanya Ricard sambil mencubit pipi Siao May.
"Dia memperlakukan Nona seperti itu?dan Nona juga tak marah"Pikir Bertender itu dengan mata melotot.
"Siapa yang cemberu hah!,lagi pula aku ini lebih tua darimu.Kenapa kau selalu memanggilku dengan sebutan gadis kecil hah!"Ucap Siao May dengan pura pura cemberut.
ia sebenarnya sangat bahagia karena Ricard masih memperlakukannya seperti itu.
"Tapi kau akan tetap menjadi gadis kecilku"Ucap Ricard sambil mencium bibir Siao May,ia pun juga menikmati ciuman Ricard itu dengan mengikuti naluri gadis dewasa.
Tapi sepasang mata hampir pingsan melihat keromantisan mereka berdua.
"Wanita terkejam dan tersadis rupanya akan memiliki pawang juga"Ucap Bertender itu dalam hatinya dengan terkejut.
Setelah 5 menit,mereka berdua pun melepaskan ciuman intens mereka.
"Aku ingin bertanya tentangmu,kamana saja kau selama ini.....Tapi kita hatus berbicara diruangan yang cukup Privasi"Ucap Ricard dengan serius.
Siao May pun mengangguk patuh.
"Disini aku memiliki Ruangan Pribadi tempat biasanya aku tidur atau beristirahat"Ucap Siao May sambil menarik tangan Ricard menuju Ruangan Pribadi Siao May.
"Nona Siao May membawa seorang Pria ketempat tidurnya......Astaga,apa yang akan dilakukan oleh kedua orang dewasa itu"Pikir Bertender itu.
Ricard dan Siao May telah tiba diruangan pribadi Siao May,atau lebih tepat tempat tidurnya.
Ricard juga melihat kalau Siao May sedang melepaskan sepatu Boot,jaket tebalnya dan celana Jeansnya.
Tubuhnya saat ini hanya memakai baju dan celana minim,atau hanya memakai tantop dan sot ketat saja sambil membelakangi Ricard.
Ricard sangat tergoda dengan kemolekan bentuk tubuh Siao May itu.
Tanpa disadarinya,Ricard berjalan pelan kearah Siao May lalu membaringkan dirinya ditempat tidur.
Ricard menindihnya sambil menatap lembut kearah Siao May.
"Aku tak menyangka kalau Pria cengeng dulu akan berubah menjadi Pria cabul sepertimu,tapi ntah kenapa aku menyukai itu"Ucap Siao May sambil membelai pipi Ricard.
Ricard tersenyum mendengar itu,ia pun mulai berbaring disamping Siao May.
"Sebenarnya kenapa kau pergi waktu itu"Tanya Ricard.
Siao May pun menghela nafas berat lalu menceritakan kejadian waktu itu.
Ricard dan Siao May adalah teman dekat sewaktu Ricard kecil yang tinggal bersama neneknya disebuah desa Daun.
Dulu,Siao May sedang disembunyikan oleh ayah ibunya bersama satu pelayan setianya karena Keluarga mereka sedang menghadapi Pergesekan antara Keluarga Besar di Shanghai.
Selama 3 tahun,Siao May tinggal didesa daun dan berteman bersama Ricard.
Mereka bisa berteman baik karena dulu Ricard selalu melindungi Siao May saat diejek tak punya orang tua,walaupun waktu itu Ricard juga mendapat perlakuan yang sama.
Tapi ia tetap berdiri didepan Siao May.Karena kejadian itulah kenapa Siao May bertekad untuk menjadi kuat dan belajar beladiri.
Namun sebuah musibah tiba dikeluarga Siao May.Ayah dan ibunya meninggal dunia waktu itu,ia pun dengan terpaksa pergi dari desa daun untuk memakamkan ayah dan ibunya.Ia tidak memberi tau Ricard kejadian yang sebenarnya.
Tapi sebelum ia pergi,Ricard mengatakan akan menjadi orang kaya dan berusaha mencari dirinya.
Siao May selalu mengingat ucapan Ricard dimana pun ia pergi.
Hingga saat ia sudah menyelesaikan pemakaman ayah dan ibunya bersama pelayan setia keluarganya.
Tiba tiba saja keluarga Thod,yaitu Ken Thod berniat untuk membawanya masuk Kekeluarga Thod.
Dari situlah ia bisa bersama Keluarga Thod dan belajar beladiri disana,dan berjanji pada dirinya saat ia kuat nanti,ia akan mencari Ricard.
~
Setelah mendengar penjelasan Siao May,Ricard cukup sedih akan perjuangan yang dilaluinya.
"Itulah kenapa kau kejam terhadap semua musuhmu........"
"Keu tenang saja,sekarang sudah ada aku yang akan selalu melindungimu"Ucap Ricard sambil membelai pipi Siao May dengan lembut.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🥰
Dukungan kalian semangatku😘