Sang Pemandu

Sang Pemandu
Gadis Angkuh II


Ricard sedikit tersenyum melihat gadis sombong dan angkuh ini terdiam.


"Kau tau,orang yang mengatakan kau cantik itu adalah orang buta.Gadis yang tak memiliki pesona dada dibilang cantik hahaha.......Sungguh lucu"ucap Ricard dengan tertawa Riang.


Gadis angkuh itu pun menjadi kesal,ia menghentikan mobilnya dan menatap Ricard dengan marah.


"Akan kucekik sampai mati kau sialan"ucap gadis itu dengan marah.Ia pun berdiri dan duduk dipangkuan Ricard sambil mencekiknya.


Ricard yang lagi asik tertawa pun tak menyadari pergerakan gadis itu,ia pun tercekik olehnya.


Walaupun Ricard tercekik,itu juga tak berdampak apa apa baginya.Dirinya adalah seorang kultivator,bagaimana bisa mati hanya sebuah cekikan manusia biasa.


Tapi ia tetap berpura pura kesakitan lalu mati,ia berencana untuk mengerjai gadis angkuh itu.


Ricard memulai rencananya dengan berpura pura tak bergerak.


Sedangkan gadis itu pun sedikit panik dan takut saat melihat Ricard tak bergerak lagi.Ia pun menampar pipi Ricard dengan pelan untuk membangunkannya.


"Kau tak mati kan...Kumohon jangan menakutiku..."Melihat tak ada pergerakan sama sekali,gadis itu pun menyadari kalau Ricard mati.


"Tidak jangan mati hiks...hiks bangun...Ini salahku,kenapa aku begitu bodoh..Hiks hiks....."Gadis itu pun menangis keras dipelukan Ricard sambil menyalahkan tindakan dirinya yang bodoh tadi.


Ricard ingin tertawa melihat kebodohan gadis itu,ia tak menyangka kalau gadis angkuh itu akan menangis dengan keras.


"Hahaha......Lihatlah wajah jelek mu itu dicermin....."ucap Ricard dengan tertawa keras.


Gadis itu pun langsung sadar kalau dirinya telah dikerjai Ricard,ia mengelap air matanya lalu mencubit perut Ricard dengan sekuat tenaganya.


"Kau...Kau menipuku sialan..."ucap gadis itu dengan kesal.


Ricard pun berhenti tertawa karena pergerakan gadis itu sedikit menganggu kenyamanan tongkat panjangnya.


"Baiklah baiklah...Bisa kau turun dulu dada datar,itu sedikit menganggu teman panjangku"ucap Ricard.


Gadis itu pun mengkerutkan keningnya saat mendengar ucapan Ricard.


"Teman panjang?mana temanmu,apa kau mencoba menipuku lagi"Tanya Gadis angkuh itu.


"Temanku yang dibawah pantatmu ini"ucap Ricard sambil menepuk pantat gadis itu.


Mendapat perlakuan tak senonoh dari Ricard,gadis angkuh itu pun langsung marah.


"Dasar cabul sialan......Beraninya kau memukul pantatku"ucap Gadis itu dengan marah,ia pun mulai mencekik Ricard lagi.


Tapi Ricard membiarkan tindakan gadis itu,ia mencubit pantat gadis itu dengan kedua tangannya.


"Aww....Lepaskan tanganmu cabul"ucap gadis itu dengan kesal.


Tapi Ricard langsung memeluk pinggang gadis itu sambil tersenyum.


"Kau yang duduk diatasku,dan sepertinya teman panjangku sedikit bangun karena ulahmu itu"ucap Ricard dengan tersenyum lebar.


Gadis itu pun langsung menyadari kesalahannya itu,tapi disisi lain ia juga tersenyum malu malu dan gugup saat Ricard memeluk pinggangnya.


"Kau sangat cabul sialan,aku menyesal karena telah membawamu"ucap gadis itu dengan pura pura kesal untuk menghilangkan kegugupannya.


"Benarkah,kalau begitu aku akan turun sekarang"ucap Ricard sambil melepaskan rangkulannya dipinggang gadis itu.


Gadis itu langsung panik saat Ricard mengatakan akan turun.Ia sepertinya sudah menyukai Ricard,apalagi Ricard juga sudah menyentuh tubuhnya.


Ia memeluk Ricard dengan erat dan sedikit tersedu sedu.


"Kau sudah menodaiku,kau harus bertanggung jawab"ucap Gadis itu dengan suara yang sedikit terisak.


"Bagaimana kalau aku tidak mau"Tanya Ricard main main.


"Kau tak akan bisa lari,aku ini Nona Muda dari keluarga Chai.Keluarga terkaya No 01 Diprovinsi Shanghai ini sekaligus pemilik Perusahaan CorpLang......"


"Perusahaan terbesar No 03 di China ini"ucap Gadis itu dengan bangga dan angkuh.


Mendengar ucapan angkuh gadis itu lagi,Ricard seakan ingin tertawa keras.Tapi ia juga tak menyangka akan bertemu salah satu Keluarga Chai,yaitu putrinya.


Menurut Laporan Paman Fei,kalau keluarga Chai hanya memiliki 1 putri saja,yaitu Merry Chai.


"Ternyata kau Merry Chai,anak satu satunya dari pak tua Wan Chai"ucap Ricard dengan tersenyum.


"Ternyata memang benar,kau itu salah satu penggemar beratku.Kalau tidak,bagaimana kau tau namaku"ucap Merry dengan bangga.


Lagi lagi Ricard mendengar ucapan angkuh dari gadis itu,tapi ia mencoba untuk tersenyun dan ingin menakut nakutinya.


"Apakah ayahmu pernah berkata untuk berhati hati dengan seseorang.Karena banyak orang yang tak menyukai keluargmu dan ingin memerasnya"ucap Ricard tersenyum sambik membelai pipi Merry.


Merry Chai langsung terkejut lagi,benar kata Ricard.Kalau dirinya sering diincar oleh para penjahat.


Itu dilakukan mereka untuk menyandra Merry dan meminta tebusan yang besar dari kelurganya.Tapi kebanyakan dari mereka akan menerima kegagalan,ayah Merry memiliki banyak bawahan yang kuat dan akan selalu menjaganya.


Tapi sekarang ia pergi diam diam dari ayahnya,Merry sedikit bosan karena harus pergi dengan dikawal terus terusan.Jadi ia mencoba untuk jalan jalan sendirian.


Tapi,saat ia melihat Ricard.Ntah kenapa ia percaya kalau Ricard bukan dari salah satu penjahat.Namun ia juga sedikit ragu kenapa Ricard bisa langsung tau namanya.


Namun ia mencoba membuang keraguannya terhadap Ricard.


"Aku yakin kau bukan salah satu penjahat itu"ucap Merry dengan tegas.


"Apa ia telah terpesona akan ketampanan wajahku,makanya ia langsung percaya begitu saja"pikir Ricard dengan narsis.Tapi ia tetap mencoba menakutinya lagi.


"Hehehe,aku ini adalah....."


"Percuma saja kau mau bilang apa,aku benar benar yakin 100% kalau kau bukan dari penjahat itu"ucap Merry dengan tegas.


Ricard yang melihat ketegasan Merry pun menjadi tak berniat menjahilinya lagi.


"Oke oke kau menang,terus apa tujuanmu membawaku"Tanya Ricard dengan pasrah.


"Kau sudah menyentuhku,kau harus bertanggung jawab"Jawab Merry dengan tersenyum kemenangan.


"Sudah kukatakan kalau aku tidak menyukai gadis dada datar"ucap Ricard.


Mendengar ucapan Ricard,ia pun menjadi sedih.


"Aku akan operasi dadaku supaya menjadi besar asal kau mau menikah denganku"ucap Merry memohon.


"Sebutkan alasanmu kenapa mau menikah denganku,padahal kau tidak mengenal diriku sama sekali"Tanya Ricard sambil memijit keningnya karena pusing menghadapi Gadis angkuh ini.


Merry pun mulai menceritakan situasi dirinya saat ini.


"Aku akan dinikahi oleh Tuan Muda dari Keluarga Thod,ia bernama Bravo Thod.Keluarga terkaya No 02 di Shanghai ini...."


"Tentu saja aku tak mau,ia memiliki wajah yang pas pasan.Apa lagi ia seorang pemabuk dan suka memainkan banyak wanita"ucap Merry dengan lesu.


Mendengar semua penjelasan Merry,Ricard pun sedikit memahami tujuan awalnya kenapa Merry membawanya.


Awalnya ia ingin membawaku untuk menikahinya karena aku memiliki wajah yang sangat tampan,itulah yang Ricard pikirkan.


"Aku sama saja,asal kau tau aku memiliki banyak kekasih"ucap Ricard dengan santai.


"Aku tak percaya..."Jawab Merry dengan cepat.


"Apa kau pikir Pria setampan diriku ini Jomblo bodoh"ucap Ricard dengan kesal.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘**