
Pukul 07:00 malam harinya,Ricard mulai mandi untuk membersihkan tubuhnya.Ia cukup puas karena sudah bersenang senang dengan kedua wanitanya,Sara dan Mei'er.
Mereka berdua tidur dengan lelap diatas kasur akibat kelelahan karena digempur oleh Ricard selama 3 jam.
Setelah selesai mandi,ia bergegas keluar untuk pergi menuju kekediaman Keluarga Thod,tak lupa juga ia menuliskan sebuah surat agar saat Sara dan Mei'er terbangun mereka tidak khawatir mencari dirinya.
Ricard kemudian mengendarai mobil milik Merry dengan tenang tanpa hambatan.
"Apa ini tidak kecepatan aku mengunjungi Kekediaman mereka"Pikir Ricard saat ia melihat jam ditangannya masih menunjukkan Pukul 07:30 malam.
Karena merasa kecepatan,Ricard pun pergi mencari sebuah hiburan di Bar terdekat.
~
Sementara itu dikediaman Keluarga Thod,saat ini Ken Thod sedang panik diruangan Pribadi Massionnya.
Ia sudah beberapa kali menghubungi Tetua Kelima.Tapi tak kunjung dingkatnya juga.
"Tidak biasanya Tetua Kelima tidak mengangkat Teleponku,ini bahkan sudah setengah hari ia tak memberi kabar kepadaku......"
"Apa telah terjadi sesuatu kepadanya,tapi itu tidak mungkin.Ia sudah berada ditingkat 7,tidak mungkin ia kalah hanya melawan seorang bocah ingusan"Pikir Ken thod dengan bingung.
Perasaannya dari tadi tak tenang,ntah kenapa ia cukup gelisah menghadapi situasi seperti ini.
"Lebih baik aku memanggil Tetua Keempat saja,ia pasti bisa menyelidiki dimana Tetua Kelima berada"Pikir Ken Thod lagi.
Ia pun menelepon Tetua Keempat untuk datang keruangan Pribadinya.
Setelah 10 menit berlalu,Tetua Keempat pun muncul dihadapan Ken Thod.
"Salam Tuan Besar,ada apa Tuan Besar memanggil saya"ucap Tetua Keempat dengan lembut.
Tapi dibalik kelembutan suaranya itu,ia adalah Spesies yang wajib ditakutkan.
Ia adalah seorang wanita yang maniak akan darah,kejam dan juga keji.Tak jarang ia membunuh musuhnya dengan mengambil organ dalam tubuhnya sang korban,lalu ia mencincangnya sambil tertawa lepas.
Bahkan jika korbannya adalah seorang Pria,ia akan memotong Tongkat kecil mereka dengan beberapa bagian dan telurnya akan ia injak injak hingga hancur total.
Dari Tetua Pertama hingga Tetua Kelima,mereka cukup menelan ludah saat melihat aksi keji Tetua keempat mereka itu.
Tetua Keempat itu bernama Siao May,ia berumur 26 tahunan,ia juga memiliki penampilan yang akan membuat kaum adam ngiler saat melihat pesona dirinya.
Apa lagi saat ia tersenyum dengan dipadu Buah kenyal yang cukup besar dan pantat Yang sangat montok.Sudah dipastikan kalau Tongkat mereka akan meronta ronta ingin masuk kelubang nikmatnya.
Tapi,siapa yang berani dengan Tetua keempat.Jika ada yang berani,maka sudah dipastikan ia akan memiliki nasib yang sama dengan korbannya.
Itu juga yang membuat Ken Thod dan Bravo Thod tak mau menggoda Tetua Keempat,mereka tak mau kalau Tongkat kecil kebanggaan mereka hilang dari muka bumi.
"Aku ada tugas untukmu,Tetua Kelima tiba tiba saja hilang.Aku mau kau mencarinya....."
"Tugas terakhir yang kuberikan padanya saat ini adalah memata matain Pemuda ini"ucap Ken Thod sambil memberikan Foto Ricard kepadanya.
Tetua keempat pun mengambil Foto Ricard,dan memperhatikannya dengan seksama.
Namun saat ia melihat foto Ricard dengan lebih jelas,dirinya cukup terkejut karena ia mengenal Ricard.
"Kau sudah berubah jauh ternyata,sangat tampan.Berbeda dengan dirimu yang dulu......Walaupun dulu kau cukup tampan tapi kau dulu adalah anak yang cengeng"ucap Siao May atau Tetua keempat dalam hatinya.
Tapi ia langsung tersadar saat mendengar suara Ken Thod.
"Kau bisa menyelidikinya dari pemuda itu,kudengar dari bawahanku.Saat ini pemuda itu sedang berada disalah satu Bar milik Keluarga Thod,Bar Enak....."
"Dan ia juga adalah kekasih dari putri Wan Chai saat ini"ucap Ken Thod.
Siao May pun sangat terkejut,tak terasa hatinya sedikit teriris seperti pisau saat mendengar kalau Ricard sudah memiliki kekasih.
Tapi ia tetap menunjukkan wajah datar dan biasanya dari Ken Thod.
Ken Thod pun langsung mengangguk cepat,dan Siao May langsung pergi dari ruangan Ken Thod ke mobilnya.
Didalam Mobil,Siao May mengeluarkan air matanya yang sudah tak bisa ia tahan lagi.
"Bertahun tahun aku mencari dirimu,aku berlatih beladiri dengan sangat keras agar bisa melindungi dan bersamamu disuatu hari nanti.Tapi kau malah sudah bersanding dengan wanita lain hiks...hiks....."
"Mana janjimu dulu yang mangatakan akan menjadi orang hebat dan mencari diriku,lalu hidup bersama.hiks....Baji.ngan kau pembohong....Hiks...Hiks...."Tangis Siao May pun pecah didalam mobil,ia sangat sedih bahkan sampai memukul stir kemudinya dengan kuat.
Siao May atau Tetua keempat pun dengan cepat mengemudikan mobilnya kearah Bar Enak.
Ia bahkan mengemudi dengan gila tanpa memperdulikan orang lain disekitarnya.
Setelah sampai didepan Bar Enak milik Keluarga Thod,ia masuk kedalam dengan santai,ia mengembalikan ekspresinya seperti biasa,yaitu datar dan dingin.
Banyak orang yang melihat kearah dirinya mulai menyingkir dan menjauh.
Ternyata Siao May sudah cukup terkenal akan kebrutalannya,apa lagi ia adalah salah satu Tetua termuda milik Keluarga Thod,semua Tuan Muda kacang kacang menjauh darinya dan tak berani menatap kearahnya.
Tapi Siao May juga tak sudi melihat mereka semua,ia hanya fokus mencari keberadaan Ricard saat ini.
Hingga disuatu meja,ia melihat Ricard sedang duduk didepan Bertender wanita se×si.
Bertender itu menuangkan Minuman sambil mengedipkan matanya kearah Ricard,bahkan Ricard juga tampak tersenyum puas menerima layanan itu.
Tidak hanya itu saja,Siao May juga melihat kalau Ricard dikeliling wanita cantik yang se×si disisi kiri dan kanannya.
Hati Siao May pun panas saat melihat Ricard dikelilingi wanita cantik itu.Ia berjalan kearah mereka dengan pelan sambil mengepalkan tangannya dengan kuat.
"Apa kalian sedang menggoda kekasihku sialan"Teriak Siao May dengan marah.
Bartender dan kedua wanita cantik itu pun seketika langsung kaget dan pucat mendengar teriakan marah Siao May.
Mereka tau siapa Siao May,tapi mereka tak menyangka kalau Pria yang mereka goda adalah kekasih dari wanita terkejam dan tersadis di Shanghai ini.
"Maafkan saya Nona,saya benar benar tidak tau kalau Tuan ini kekasih anda"Ucap Salah satu gadis se×si itu dengan ketakutan.
"Benar Nona,saya mohon kasihanilah nyawa kami"ucap Bertender yang juga sangat ketakutan.
Ricard juga awalnya sangat kaget mendengar teriakan marah dari seorang wanita,tapi saat ia melihat kalau wanita itu sangat cantik dan montok,ia pun tersenyum.
Ia sepertinya juga belum mengetahui siapa wanita ini.
"Kalian bertiga bisa pergi"ucap Ricard dengan tenang.
Ketiga gadis itu pun sedikit lega mendengarnya,mereka pun bergegas pergi sambil memberi hormat kearah Siao May dan Ricard.
"Siapa kau? kenapa kau mengatakan aku kekasihmu didepan mereka?"Tanya Ricard saat ia melihat ketiga gadis itu sudah pergi.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🥰
Dukungan kalian semangatku😘