REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH

REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH
Penyusup


"Ku antar ke kamar mu" Tawar Raja


Aku mengangguk dan berjalan mengikuti nya begitu pun Eva,dia terus menggenggam tangan ku


Kamar ku di lantai atas,aku menaiki anak tangga satu demi satu dan di tuntun oleh Eva seperti anak kecil yang baru belajar jalan saja.


Kami berhenti di sala satu kamar, Raja membuka kamar itu saat aku masuk ke dalam kamar itu,kamarnya sangat luas dan Ranjangnya kemungkinan muat untuk 10 orang


Aku bengong sejenak memandang kamar se luas ini, kamar Emily seluas ini wajar saja sih dia kan orang kaya


Raja meninggal kan ku bersama Eva kini tinggal kami berdua di kamar itu,Eva mendekati ku dan duduk di samping ku


"Non,mandi dulu sana,saya sudah siapkan air hangat buat Non mandi" Ujar Eva


Aku mengangguk dan tersenyum kepada nya, lalu aku berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh ku


Tetapi aku sangat terkejut saat aku membuka baju ku, aku melihat luka dipunggung ku saat aku melewati sebuah cermin


Aku berhenti tepat di cermin itu saat aku berbalik, benar saja ada luka yang lumayan besar di punggung kiri ku


Apa sebenarnya yang terjadi pada tubuh Emily? dan Kenapa dia bisa mendapatkan luka sebesar ini


Rasanya aku ingin bertanya kepada Raja soal luka ini barang kali dia mengetahui nya


Aku langsung masuk dan merendam kan tubuh ku ke air yang sudah di sediakan Eva, walaupun ada rasa perih di punggung ku karna luka ini


Pantas saja selama aku terbangun punggung ku serasa Nyeri-Nyeri


Beberapa menit kemudian aku keluar dari kamar mandi menggunakan handuk kimono walaupun aku agak sedikit tidak nyaman dengan warna nya


Warna handuk nya merah jambu warna yang paling aku tidak suka masalahnya seperti warna untuk anak anak kecil


Saat aku keluar kamar mandi Eva sudah tak ada di kamar ku itu tetapi sudah ada baju yang ia sediakan di atas ranjang ku.


Gaun selutut berwarna putih dengan hiasan di lengan baju itu dan sedikit warna merah di bagian bawah baju itu


Tetapi seperti nya aku kenal dengan warna itu ,itu bukan warna baju nya melainkan darah yang menempel di baju itu, saat aku mendekati ranjang ternyata Eva ada di samping ranjang itu


Eva terbaring meringkuk dengan berlumuran darah ia terus memegang perutnya yang terluka itu


"Eva! " Teriak ku


Aku duduk di samping gadis itu,ia menatap ku dengan rilih mata nya berkaca kaca


"Sakit Non" Bisik nya hanya itu yang ia katakan kepada


"Siapa yang melakukan ini Va?" Tanyaku entah kenapa aku meneteskan mata untuk kedua kalinya


Saat aku melihat Eva kesakitan seperti ini aku msngingat kejadian dimana nenek juga pernah merasakan yang Eva rasakan


Aku melihat Eva menggelengkan kepalanya,aku yakin pasti ada seseorang yang ingin melukai Emily, dan juga orang itu masih berada di kamar ini


Aku meletakkan kepala Eva pelan ke lantai lalu aku berdiri memantau semua sisi kamar itu


Tiba tiba aku merasakan ada seseorang di belakang ku orang itu sangat dekat dengan ku


Dengan cepat aku berbalik dan melontarkan tinju ku ke kepala orang itu hingga ia terpental menghantam dinding dekat Lemari baju


Orang itu tak mengeluarkan satu kata pun,ia bangun dan memegang sebuah pisau kecil yang sudah berlumuran darah


Sudah pasti pisau itu yang ia gunakan untuk menikam Eva .


Aku harus cepat membereskan orang ini dan segera menolong Eva sebelum ia kehabisan darah


Orang itu berlari ke arah ku dengan mendahulukan pisau nya,dengan sigap aku menunduk dan menendang kaki nya hingga ia terjatuh tepat di samping ku.


Segera aku memelintir tangan nya hingga ia melepaskan pisau nya,tetapi ia berhasil menendang ku hingga aku terpental


Belum sempat aku bangun orang itu kini sudah menindis ku,satu tangan nya mencekik leherku dan satu tangan nya lagi sudah bersiap untuk menusukkan pisau itu ke arah ku


Aku mencoba melepaskan tangan nya dari leherku tetapi kekuatan orang itu melebihi kekuatan ku


Saat sudah tiba orang itu hendak menusukkan pisau nya ke arah ku, dengan cepat aku membelokkan tangannya yang memegang pisau itu


Aku mengambil alih tangan nya dan mengarahkan nya ke leher orang itu kini pisau nya menancap di lehernya sendiri


Lalu orang itu terkapar di lantai dengan sebuah pisau yang memakan tuan nya sendiri


Aku bangun dengan berbatuk batuk akibat cekekan orang itu,dan aku menuju orang tadi untuk membuka masker yang ia pakai dengan sebuah jubah hitam yang menutupi kepalanya


Aku membuka masker dan jubah orang itu ternyata dia seoarang wanita,aku pikir dengan tubuh nya yang seperti itu dia lelaki ternyata dugaan ku salah


Tetapi aku melihat tato gambar bintang di leher kiri wanita ini,tunggu dulu Raja juga memiliki tato ini di leher nya dan Pengawal pengawal yang lain juga begitu


Apa arti dari tato ini dan Kenapa orang ini ingin membunuh Emily?Apa jangan jangan ada tikus yang berkhianat


"Ohh Rupanya begituuuu,mari kita liat,siapa yang akan mati,dasar tikus tikus hama" Ucap ku meninggalkan wanita itu dan menuju ke Eva


Tetapi bodoh nya aku kenapa sebelum wanita itu mati aku tidak menanyakan siapa yang menyuruh nya, sekarang kan susah jadi nya untuk mengetahui siapa dalang dari semua ini


Saat aku sampai di tempat Eva terbaring, pintu kamar ku terbuka dan memapangkan seorang lelaki yang tengah berdiri menatap mu heran


"Nona,Apa yang terjadi?" Tanya Raja mendekat ke arah ku


Aku menceritakan saat aku keluar dari kamar mandi dan melihat Eva tetapi aku tak menceritakan perkelahian ku bersama wanita tadi


Mata Raja melotot ke arah wanita yang sudah tidak bernyawa itu,lalu ia kembali menatap ku


Handuk kimono yang aku pakai kini sudah bercampur darah, seperti nya aku harus mandi lagi


"Dari pada kau hanya melamun, mending kau antar Eva kerumah sakit sebelum ia kehabisan banyak darah" Kesal ku


Pasal nya bukannya menolong malah bengong sambil memperhatikan wanita yang terbaring itu


Ia langsung Menggendong tubuh Eva keluar dari kamar ku,sedangkan aku kembali ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh ku yang terkena darah


Setelah itu aku buru buru memakai pakaian ku,lalu aku berniat membuang mayat wanita ini tapi dimana sebelum banyak yang mengetahui nya.


Cukup Raja saja yang tau seperti nya anak itu bisa di percaya,aku membersihkan terlebih dahulu darah darah yang berserakan di lantai


Saat semua sudah bersih,aku tinggal mengurus wanita ini tapi tiba tiba Raja datang


"Wanita itu biar saya yang urus" Ucap nya sembari mendekati wanita itu dan mengambil pisau yang berada di leher nya


"Bagaimana dengan Eva? Apa kau sudah membawa nya ke rumah sakit?"Tanya ku


"Aku menyuruh pengawal lain dan Pelayan Karina untuk menemani Eva" Jawab nya yang terus memperhatikan pisau itu


"Kau gila!? Bagaimana kalau sesuatu terjadi lagi?" Tanya ku


"Tenang lah,Mereka bisa di percaya" Jawab nya


"Bagaimana kau melakukan nya?" Tanya Raja