
"Kenapa bengong?" Tanya Raja yang membuat aku sedikit terkejut
"Gak apa apa" Jawab ku
Ada suara ponsel berbunyi ternyata itu suara ponsel Raja,ia pun segera menjawab telpon itu
Ntah siapa yang menelpon dia, lama lama aku bosan di rumah sakit ingin sekali aku segera pergi dari sini
Apa aku kabur saja ya,tapi kalau aku kabur aku mau tinggal di mana kemungkinan tidak ada orang yang ku kenal di sini
Berarti aku harus menjadi seperti gadis ini mau kemana di ikuti oleh bodyguard, gak bebas dong seperti anak kecil saja di jaga 24 jam
Tapi aku masih teringat nenek,aku kangen sama nenek dimana ia sekarang yah apakah nenek masih hidup
"Semoga saja nenek masih hidup" Batinku
Lelaki itu sudah selesai menelpon ia duduk di samping ku yang membuat detak jantung ku tak teratur
Soalnya ini pertama kali nya aku duduk dan mengobrol dengan seorang lelaki, bahkan waktu masih sekolah aku gak bergaul sama anak anak cowo
Teman teman ku ke banyakan cewe,ntah kenapa nenek melarang ku bergaul sama cowo cowo ya aku menurut saja apa kata nenek
"Tante Lily ada rapat mendadak jadi gak bisa antar kamu pulang,jadi pulang nya bareng aku saja" Ucap Raja
"Tante Lily?" Tanya ku
"Ibumu,Nona Emily!," Jawab nya "Ibumu,wanita yang bersama kamu tadi itu namanya Lily Gabriella Chandra Winata"
"Dan kamu! Emily Chandra Winata,Sudah paham?" Ucapnya
Aku menggeleng kan kepala, bukan berarti aku tidak mengerti hanya saja mendalami peran sebagai Emily yang Amnesia
"Hadeh,,Nah Chandra Winata adalah nama ayah mu" kata nya sambil meraih buah jeruk yang berada di meja dan mengupasnya
Raja memberi tahukan aku semua nya, tentang siapa aku dan apa pekerjaan ayahku, maksudnya ayah Emily
Ayah Emily adalah seorang CEO, tetapi Ayah nya sudah meninggal dua tahun lalu dan ia menyerahkan semua warisannya kepada Emily, tetapi kata Raja Emily pernah berkata ia tak tahu apa apa tentang perusahaan.
Akhirnya Ibu nya Emily yang melanjutkan nya dulu sambil mengajari Emily tentang perusahaan
Raja juga memberitahuku mengapa ia bisa menjadi pengawal pribadi Ku yang dia tau aku adalah Emily
Saat itu ia pernah menolong Emily saat Emily jadi Sandra oleh para perampok di sebuah Mall
Dari saat itu lah Ayah Emily mengundang nya secara Khusus untuk datang ke rumah nya makan malam, ucapan terima kasih
Padahal kata Raja umurnya saat itu baru menginjak 15 tahun sama dengan Emily
Raja menghadiri undangan ayah Emily disitu lah Raja di tawarkan untuk menjadi pengawal pribadi Emily
Dan ia akan di sekolah kan bersama Emily,sekolah yang sama,dan kelas yang sama
Raja menerima tawaran ayah Emily karna katanya ia sangat membutuhkan pekerjaan itu dan ia butuh tempat tinggal juga dan satu lagi adalah sekolah
Raja saat itu sangat senang bisa bersekolah walaupun ia harus sambil menjaga seorang gadis
Ia sudah menjaga Emily tiga tahunan,sampai Emily SMA, kata Raja Emily gadis yang periang,murah senyum,tetapi ia mudah sedih dengan bentakan atau semacam nya
Tidak di rasa waktu sudah hampir sore,aku sampai tidak sadar gara gara mendengar cerita dari nya
"Nanti aku lanjutkan cerita nya,Kita pulang dulu" Ucap nya sambil berjalan mengambil sebuah ransel di atas kursi
Aku mengiya kan perkataan nya dan berjalan keluar ruangan itu
Tapi yasudah lah aku akan mengikuti alur nya bagaimana
Setiba nya di parkiran Raja menunjukkan mobil yang akan kita pakai,aku segera menuju mobil itu dan membuka Pintu mobil tapi tangan ku di tahannya
,"Biar aku yang membukakan nya untuk mu" Tawar Raja sembari membuka pintu mobil itu
"Padahal aku bisa membukanya sendiri loh, tanpa merepotkan mu" Ucap ku dan langsung masuk ke mobil itu
Di perjalanan tak ada yang membuka pembicaraan, Aku tak mungkin bertanya duluan
Aku melihat ke arah luar pemandangan nya sangat indah,lampu lampu yang berkedip-kedip dan Pepohonan yang di hiasi lampu lampu menambah Indah nya tempat itu
Kalau di tempat ku tinggal berjalan malam hanya melihat lampu jalanan saja dan sesekali menemukan orang yang tengah mabuk atau tengah memukuli orang
Semoga aku bisa bertahan dengan tubuh gadis ini dan bisa membalas kan dendam ku,aku harus selalu ingat tujuan ku itu
Yang aku heran Emily kan punya pengawalan yang sangat ketat lalu kenapa dia bisa masuk rumah sakit bahkan kata dokter tadi ia sampai koma tiga bulan
"Ini tanggal berapa?" Tanya ku ke pada Raja
" 27 Desember" Jawabnya dan tetap fokus menyetir
Apa? 27 Desember berarti ini sudah tiga bulan juga setelah kejadian aku di bunuh,kenapa bisa bersamaan begini dengan koma nya Emily kan tiga bulan
Sebenarnya Aku ingin menanyakan mengapa bisa aku/Emily kecelakaan,tetapi ku urungkan niat ku nanti saja sesampai nya kami di rumah
Beberapa menit pun kami sampai di sebuah rumah yang sangat megah nan mewah itu
Emily ternyata Gadis ini orang kaya,apakah aku akan terbiasa dengan ini pasti disini banyak perbedaan dengan di rumah nenek dulu
Aku pun turun dari mobil dan memasuki halaman rumah itu melewati pagar yang sudah di buka luas oleh dua satpam
Aku terus berjalan sambil melihat kesana kemari banyak sekali bunga bunga yang cantik cantik
Raja membukakan ku pintu rumah itu saat aku masuk ke dalam rumah itu luar biasa aku sangat takjub dengan kemegahan rumah itu dengan barang barang yang sangat mahal mahal
Tetapi aku tak mengeluarkan ekspresi takjub sama sekali cukup dalam hati aku merasakan nya karna aku tidak mau nanti mereka curiga tapi gak mngkin juga sih toh Emily dinyatakan amnesia
Seorang gadis muda menghampiri ku dengan senyuman manis tertera di bibirnya, aku melihat pakaian yang ia kenakan seperti nya ia pelayan
Gadis itu memegang tangan ku tanpa ragu dan merasa sungkan, kemungkinan Emily sangat dekat dengan pelayan nya atau bisa saja Emily sangat sayang ke pada mereka
Saat gadis itu menyentuh telapak tangan ku, Emily memperlihatkan kan ku tentang gadis itu,Ternyata gadis itu bernama Eva pantas.
Pantas saja Eva tidak sungkan kepada Emily padahal kalau dipikir Emily adalah majikannya
Dalam penglihatan itu Emily dan Eva tengah duduk di taman dan aku kini berada di depan mereka
Emily bilang kepada Eva untuk jangan sungkan kepada nya walaupun Eva adalah pelayan nya,Emily hanya ingin merasakan mempunya teman dan sahabat baik
Emily ingin menjadi kan Eva sahabat pertama nya,karna walaupun di sekolah tak ada yang mau berteman dengan Emily mereka sungkan karna Emily orang kaya
Mereka pikir Emily sama seperti anak anak orang kaya lain yang sombong dan angkuh yang suka memamerkan harta nya
padahal Emily tak ada niat seperti itu, maka dari itu Eva sangat dekat dengan Emily ia menerima tawaran Emily menjadi sahabat baiknya itu
Setelah itu aku kembali lagi ke tempat ku dimana Eva masih memegang tanganku
" Akhirnya Non Emily sadar juga,Eva kangen loh sama Non" Ucap Eva sambil mengusap air mata nya
Aku tersenyum dan tak berkata apa apa tetapi aku meraih tubuh gadis itu dan memeluk nya,ntah kenapa ia malah menangis dengan keras yang membuat semua pelayan dan Pengawal dirumah itu kaget.