Rahasia Alana

Rahasia Alana
61


Sayang , siapa yang da...


Tiwi tidak meneruskan pertanyaan nya melihat yang ternyata datang adalah pasangan suami istri Bima dan Sarah .


Ehh , kalian ? silahkan masuk , ucap Tiwi gugup


Bima dan Sarah masuk lalu duduk sambil tetap memandang Alana yang masih terdiam di samping Tiwi , Gunawan yang merasa penasaran karena Istri dan anak nya tidak kunjung masuk ke dalam akhirnya menyusul ke ruang tamu , sama hal nya dengan Alana dan Tiwi dia pun kaget melihat kedatangan Sarah dan Bima .


Eh pak Bima , Bu Sarah , apa kabar nya ? ucap Gunawan setelah bisa menguasai keadaanya


Kabar kami tentu saja tidak baik - baik saja , disamping kami sudah di buat malu karena pesta pernikahan anak kami yang batal dan juga kepergian anak yang sudah kami rawat sejak dari bayi lalu kami pun harus berjauhan dengan anak kandung kami !! Ucapan Bima membuat Gunawan dan Tiwi tertunduk malu


Yaa saya tau Itu pak , ucap Gunawan lirih


Dan saya rasa kami tidak perlu menjelaskan kedatangan kami , anda berdua pasti sudah paham , maksud dan tujuan kami kemari !! Timpal Bima


Gunawan Tercekat wajahnya pucat pasi , apa yang ditakutkan ternyata terjadi juga , Tiwi menggenggam erat tangan Alana seakan tidak mau dipisahkan dengan Alana , matanya sudah berkaca - kaca .


Alana sayang , ayok ikut pulang Mami dan Papi rumah kamu bukan di sini ?? ucap Sarah lembut


Jangan bawa Alana !! Tidak ada seorang pun yang bisa mengambil Alana dari kami !! hardik Tiwi , tanganya menepis tangan Sarah yang diulurkan pada Alana


Apa maksud anda ?? kami sudah tes DNA dan disitu juga menyatakan kalau Alana adalah anak kami , serahkan Alana pada kami atau saya akan serahkan semua pada jalur hukum !! Ancam Bima


Bu Tiwi , kita sebagai sesama perempuan harusnya anda tau bagaimana perasaan saya , apa tidak ada rasa belas kasihan pada kami ?? lagipula kami tau bagaimana perlakuan anda terhadap Alana dulu , bahkan Alana hampir kehilangan nyawanya karena menyelamatkan anda !! Jadi buat apa sekarang anda menangisi Alana kalau dulu anda pun ingin mengenyahkan Alana dari kehidupan keluarga anda !! ucap Sarah tegas , tatapannya tajam sorot kemarahan sudah terlihat jelas disana


Maafkan kami Pak Bima , Bu Sarah , saya tau kesalahan saya tidak akan bisa di maafkan , tetapi saya mohon jangan ambil kebahagiaan Alana , karena kesalahan saya . Dalam hal ini saya tidak bisa bicara apa - apa semua keputusan saya serahkan pada Alana . Ucap Gunawan lirih hatinya berdenyut nyeri saat mengatakan itu


Ayah !! Kenapa Ayah bicara seperti itu ?? Ayah ingin Alana di bawa oleh mereka ?? bentak Tiwi pada Gunawan


Bunda , Ayah mohon tenang dulu ? saat ini tolong Bun utamakan kebahagiaan Alana , setelah semua yang terjadi padanya jangan buat hidupnya tidak tenang lagi Bun , ucapan Gunawan membuat Tiwi terdiam hanya air mata yang membasahi pipinya , demi apapun dia tidak ingin kehilangan Alana tetapi dia pun tak ada hak melarang mereka membawa Alana .


Alana , kamu mau Khan pulang kerumah Mami dan Papi , adek kamu Kenzo dan Kenzi sudah menunggu , ucap Sarah lembut dia menarik Alana dan memeluknya , mereka saling berpelukan dan menangis haru


Gunawan dan Tiwi melihatnya ikut menangis , ada perasaan tak rela yang harus mereka lawan , saat ini mereka hanya berharap pasangan Bima dan Sarah tetap mengijinkan mereka menemui Alana


Boleh , Alana bicara ? ucap Alana pelan


Terus terang dari semua kejutan yang pernah ada di hidup Alana , inilah kejutan yang paling menyedihkan juga membahagiakan , dimana Alana bahagia karena Alana bertemu dengan kedua orang tua kandung Alana , tetapi juga sedih karena Alana pun tidak mau berpisah dengan Ayah dan Bunda dan pastinya Kak Gana juga Kak Tina , tetapi sekali lagi apapun kenyataan dan keadaan sekarang hidup harus terus berjalan kita tidak boleh berlarut - larut dalam kesedihan , Alana pasti akan ikut Mami dan Papi tetapi Alana minta jangan pisahkan Alana dengan keluarga Ayah Gunawan !! Alana rasa kalau Titania masih ada di antara kita dia pun akan melakukan hal yang sama dengan Alana , ucap Alana panjang lebar dia merasa lega karena semua yang ada di hatinya sudah dia ungkapkan .


Sarah kembali mendekap erat Alana , walaupun dia menginginkan Alana sepenuhnya hidup bersamanya tetapi dia tidak boleh egois , karena mau tidak mau mereka harus menerima Alana yang sudah memiliki kehidupan sebelum bertemu dengan mereka


Bima mendekati Alana , air matanya mengalir dia tatap wajah Alana lekat - lekat , dia seperti melihat wajahnya di wajah Alana , Alana mendekatinya dan mendekap erat Bima , seketika itu air mata Bima tumpah , Sarah pun ikut mendekap keduanya mereka bertiga berpelukan dengan penuh rasa haru , sudah tak ada rasa canggung diantara mereka ,walaupun mereka terpisah secara bertahun - tahun tetapi ikatan batin antara anak dan orang tua pasti ada


Ma - mami Sarah dan Papi Bima akan kembali ke Luar negeri ?? Tanya Alana terbata


Iyaaa sayang , sebetulnya kami ingin kamu ikut dengan kami , tetapi kami percaya disini kamu pun juga bahagia dan Mami juga Papi gak boleh egois , ucap Bima melunak wajahnya sudah tak garang lagi dan mulai bisa menerima keadaan


Kami tak akan memisahkan Alana dari kalian , kami janji setiap kali Alana minta diantarkan ke tempat kalian , saya sendiri siap mengantar !! Ucap Gunawan


Bu Sarah , maafkan saya ?? Saya betul - betul tak ada maksud melarang kalian membawa Alana , ucap Tiwi dia menangis tersedu - sedu lalu mendekati Sarah dan berpelukan


Saya percaya itu Bu Tiwi , tidak ada yang mau kehilangan anak seperti Alana , saya sangat bangga pernah melahirkan Alana dari rahim saya , ucap Sarah sambil melirik Alana dan tersenyum


I am very proud to have a child like you Alana, not only your face is beautiful but also your heart , I love you , Baby !! Ucap Bima sembari mendekap Alana


Maafkan Alana , gak bisa ikut Mami dan Papi ke luar negeri , tetapi Alana janji selesai wisuda Alana akan berlibur disana , ucap Alana dalam dekapan Bima


it's okey , Sayang ....ujar Bima


Kapan Papi dan Mami berangkat ? Alana akan ikut mengantar ke Bandara ,


Besok pagi , sayang


Besok Alana akan minta kak Adrian antar kesana Pi ,


Baik , Papi rasa sebelum pergi , Papi harus bertemu calon menantu Papi dulu , seloroh Bima yang membuat semua tertawa membuat suasana kembali hangat tidak tegang seperti tadi


Alana hanya tersenyum tersipu malu , dia tau Bima cuman bercanda karena keluarga Adrian sangat dekat dengan keluarga Bima papinya


Nanti kalau kamu Wisuda kabarin ya sayang ?? Kami pasti datang . Ucap Sarah


Pasti Mami ,