Rahasia Alana

Rahasia Alana
11


Bik Sum hanya bisa memandang Alana dengan penuh kesedihan dia ikut merasakan apa yang dirasakan oleh Alana.


Gana baru pulang dari kuliahnya dan melihat Alana menangis tersedu-sedu , matanya tertuju pada Boneka yang dipeluk Alana sudah dalam keadaan berantakan .


Ini pasti ulah Bunda ya Bik ? ucap Gana


Bik Sum hanya menghela nafas berat rasanya dia masih gak tega mengutarakan semua yang telah terjadi .


Sudah Alana besok kalau Kaka punya uang nanti Kaka beliin boneka itu lagi yaa , ujar Gana sambil mengelus kepala Alana.


Sebetulnya yang membuat sedih Alana bukan hanya sekedar kehilangan boneka tapi lebih ke pemberian Adrian makanya dia sangat menyayangi "boneka monyet" itu .


***


Pagi itu Alana sudah mulai masuk sekolah dia berangkat lebih pagi dari biasanya tak di sangka terlihat Adrian yang sudah menunggunya diujung jalan .


Loh Kak kok tau kalau Lana udah berangkat ? tanya Alana terheran-heran


Tauuu donkk ... ujar Adrian gemas


Aku sengaja bawa mobil biar kamu gak kena angin , ayok masuk ! kata Adrian mempersilahkan Alana duduk disebelahnya


Hem pasti Kak ' Tina yang kasih tau , ucap Alana mencebikan bibirnya.


Adrian hanya tertawa kecil menanggapi perkataan Alana .sebetulnya memang Tina lah yang selalu memberikan info tentang Alana pada dirinya dia begitu berterimakasih pada Tina .


Kak , bukanya sekolah kita gak ngebolehin siswanya bawa mobil ya kak ,tanya Alana


Khan Kaka gak parkir di lahan sekolah ,lagipula Kaka udah kelas tiga sebentar lagi lulus dan kuliah jadi ya bebas ajaa siy . kata Adrian cuek


Iya bebas menurut Kakak, sahut Alana .


Adrian nyengir dengan jawaban Alana dia berkali-kali melirik Alana, perempuan sederhana ini betul-betul membuatnya jatuh hati dari sejak pertama kali melihatnya semua yang ada pada dirinya begitu mempesona walaupun tanpa bantuan makeup atau aksesoris yang berlebihan .


Emm Kak, Mami nya Kaka gak marah ? kemarin melihat kakak Anterin aku pulang ? tanya Alana penasaran .


Memang kenapa marah Lana ? aku bebas anterin siapa saja , gak ada yang bisa melarang aku !!! ucap Adrian tegas


Syukurlah kak , Kak Adrian aku mau minta maaf , pikiranku kembali melayang pada boneka monyet pemberian Adrian . "Aku gak bisa menjaga boneka pemberian kakak ",bisikku lirih .


Memang nya kenapa Boneka itu ? ujar Adrian yang merasa heran karena melihat air mata Alana menetes sebegitu pentingkah boneka itu untuk Alana .


Kemarin pas aku mandi bonekanya di... di bakar sama Bunda Tiwi ,hiks ...hiks...tangis Alana pecah karena merasa bersalah pada Adrian.


Alana kenapa menangis ?? sudahlah tidak apa-apa itu hanyalah boneka besok kalau kita ke mall lagi kita beli lagi yaa ,


Maafkan Alana ya kak , Alana memeluk Adrian erat dan menangis di dada bidang nya Adrian yang kebingungan menghadapi Alana tetapi bahagia karena dipeluk oleh perempuan yang sudah mencuri hatinya itu


Sudah-sudah Alana , ayok kita turun sebelum orang-orang heran kenapa kita didalam mobil terus takut dikira mobil bergoyang , canda Adrian mencoba mencairkan suasana .


***


Arin teman sebangku Alana belum berangkat karena memang masih pagi jadi masih jarang baru sekitar beberapa murid yang sudah datang .


Iyaa boleh , nama ku Alana . sahut Alana sambil menyambut uluran tangan Sammy .


Kamu habis sakit ya ? kok aku gak lihat kamu beberapa hari ini .


Iyaaa , aku tidak masuk sekolah selama seminggu . ujar Alana sambil tersenyum .


Ohh begitu ujar Sammy manggut-manggut .


Kamu kelas mana ? tanya Lana lagi


Sebelah kamu persis , emm Alana boleh aku tanya sesuatu ? ujar Sammy


Tentu saja boleh Sam , memang kamu mau tanya apa ?


Emm Cowok yang sering anter kamu itu dia pacar kamu ?? Bisik Sammy pelan .


Kak Adrian ? dia teman Kakak aku , ucap Alana menjelaskan .


Sammy terlihat bersemangat mendengar jawaban Alana , Arin terlihat berjalan ke arah mereka , melihat itu Sammy segera berpamitan pada Alana untuk kembali ke kelas nya .


Alana sudah sehat Khan ? Arin sumringah melihat Alana yang sudah kembali duduk di sebelahnya .


Sudah , Khan pengen segera ketemu kamu ucap Alana sambil memeluk Arin .


Eh Alana tadi yang ngobrol sama kamu Khan Sammy ? kamu kenal sama dia ?


Tadi dia yang kemari Arin mengajakku berkenalan , jawab Alana sambil menyiapkan buku .


Eh Lana dia itu bintang basket kita katanya dari SMP dia siy udah jago main basket .lah kemarin pas pertandingan antar kelas dia yang selalu unggul , makanya sekaran ini dia lagi jadi idola di sekolah kita . ucap Arin bersemangat .


Ohh gitu , kata Alana gak tertarik .


Bel pulang sekolah berbunyi Alana berjalan sendirian menuju tempat parkir mobil Adrian .dari jauh sudah kelihatan Adrian menunggunya di sana .


Alana !!! panggil Sammy dia berlari-lari kecil mendekati Alana .


Haii Sammy , sahut Alana ramah .


Kamu pulang sama siapa ? aku anter yukk !! kata Sammy sambil menarik tangan Alana .


Ehh maaf Sammy aku sudah dijemput ! kata Alana yang menarik tanganya .


Dari jauh Adrian yang melihat itu langsung mendekati Alana dia tidak rela kalau ada yang menyentuh boneka porselen hidupnya.


Alana ayo pulang , Adrian langsung memegang tangan Alana dan membawa nya cepat ke dalam mobil .


Sammy melongo melihat mereka berdua begitu mesra, sebenarnya ada hubungan apa Alana dan Adrian .


.