Rahasia Alana

Rahasia Alana
27


Semenjak kejadian itu Gana menjadi seorang yang pendiam , dia seperti kehilangan sekali sosok " Ayu " dalam hidupnya .


Gana , makanan diaduk - aduk terus !! Omel Tiwi melihat anak sulungnya yang seperti tidak berminat makan.


Gana gak laper Bun ? Ucap Gana sambil beranjak dari kursi


Kamu itu gak laper apa masih galau mikirin anak pak Haji ?? Bunda lihat tubuh kamu juga kurus !!! sudah siy di ikhlaskan ? kaya perempuan cuma satu !!! Cecar Tiwi


ckk apaan siy Bun !!! Ujar Gana mendecak sebal .


Kalau dibilangin orang tua mesti begitu ! Ujar Tiwi sebal .


Jadinya Acara wisuda kamu kapan Gan ? jadi Ayah langsung ajukan cuti ? Tanya Gunawan mengalihkan perhatian .


Senen depan , Gana ke kampus dulu ya yah ? Pamit Gana menyalami Gunawan dan Tiwi .


Hati - hati !! Jangan Meleng ? jangan ngelamun !!! Ucap Tiwi


Iyaaaa iyaaaa Bund !! Sahut Gana .


Anak kok gak kaya Ayahnya , yang gampang jatuh cinta ! Gerutu Tiwi


Apaan siy Bun ? Pakai bawa - bawa Ayah segala ? Timpal Gunawan


***


Hari ini hari Wisuda Gana , dia sudah berhasil menyelesaikan pendidikan S1 nya .semua datang menghadiri karena itu permintaan khusus dari Gana .


Acara penting gini siy anak setan pakai diajak !! Huh , ucap Tiwi geram sebetulnya tadi dia udah melarang keras Alana ikut tapi malah Gana mengancam tidak mau menghadiri acara wisuda nya kalau Alana gak diajak terpaksa akhirnya Tiwi mengijinkan Alana ikut.


Alana yang mendengar omelan Tiwi hanya menelan ludah dia udah janji pada Gana apapun yang terjadi dia pasti datang di acara wisuda kakaknya itu .


Sudahlah Bun ? jangan sampai Gana dengar nanti dia mogok lagi gak mau berangkat !! ancam Gunawan .


Tiwi tak menjawab , sekarang ini percuma menyerang Alana karena anak dan suaminya pasti akan melindungi anak setan itu.


Acara berlangsung lancar , Tiwi dan Gunawan sangat bangga karena Nilai Gana pun mendapat peringkat yang lumayan di kampus ternama ini , saat sedang sesi poto Tiba - Tiba .


Gana , selamat ya ? Suara lembut ayu menyapa semua yang ada di situ


Ayu !!! Pekik Gana tak menyangka Ayu menghadiri acara wisudanya .


Aku sudah berjanji akan menghadiri wisudamu apapun yang terjadi , sekarang sudah aku penuhi janjiku .sekalian aku mau pamit Gan ? Bulan depan aku akan menikah ! ucap Ayu lirih tapi bagaikan suara petir yang menggelegar di telinga Gana .


Gana hanya diam , matanya tak berkedip menatap Ayu , dia seperti di dorong ke dasar jurang yang sedalam - dalamnya padahal baru diumbul - umbulkan ke langit , karena tadi dia sangat bahagia sekali karena kedatangan Ayu tapi ternyata endingnya seperti ini .


Terimakasih pernah hadir dalam Hidup aku Gana ? Kamu adalah salah satu bagian terindah dalam cerita hidup aku , yang Tak akan aku lupakan , ujar Ayu


Kenapa kau tinggalkan aku Ayu ? Aku mencintai kamu ??? Ucap Gana. dengan suara bergetar .


Tiwi yang sudah tersadar dengan yang terjadi pada anaknya segera mendekat ke arah mereka.


Heh !!! Kalau kamu kesini hanya bikin anak saya sedih !! ngapain mesti kesini hah ??? Hardik Tiwi sambil berkacak pinggang dan melotot ke arah Ayu .


Gana diam tak bergeming memandang kepergian Ayu , kebahagiaan yang dirasakan tadi hilang lenyap bagaikan ditiup angin , yang tersisa hanyalah perih .


Sudah kak , sabar ya? Ucap Alana mengelus punggung Gana .


Dasar perempuan gak tau diri !!! merusak suasana aja !! Umpat Tiwi yang merasa kesal karena langsung terlihat perubahan Mood Gana


Sudah Bun, gak usah nambah - nambahin Gana jadi sedih ? Ujar Gunawan mengingatkan.


Aku benar - benar kasihan sama Kak Gana , padahal dia baru pertama kali suka sama cewek ! Malah ending nya begini , keluh Tina yang merasa prihatin terhadap kakaknya .


Iya kak , Alana juga . Padahal Kak Gana kelihatan sayang banget sama kak Ayu .


Sementara ditempat lain Ayu menangis tersedu - sedu , dia betul - betul merasa bersalah terhadap Gana karena sebetulnya sampai saat ini pun dia masih sangat mencintai Gana tetapi dia juga tidak bisa menolak keinginan keluarganya .


***


Waktu berlalu semakin cepat , Gana yang baru merasakan jatuh cinta pertama kalinya dan langsung dipatahkan hatinya saat itu juga , merasa agak trauma dengan perempuan , padahal saat ini dia sudah menjadi seorang eksekutif muda yang berbakat , di karirnya yang baru berjalan setahun lebih .


Waktunya dia curahkan segalanya untuk pekerjaan dan untuk sementara waktu tidak ingin memikirkan wanita .berkali - kali Tiwi menjodohkan dia dengan anak teman - temannya tetapi selalu Gana tolak.


Gana , kamu Minggu ada acara ga ? Tanya Tiwi pada saat mereka sedang menikmati sarapan pagi .


Mau ada ataupun gak ada kalau Bunda berencana mengenalkan Gana lagi dengan cewek - cewek centil pilihan Bunda , Maaf Bun ? Gana gak tertarik !!! Ucap Gana tegas


Hufff , Tiwi menghembuskan nafas panjang mendengar jawaban Anak sulungnya , rasanya dia sudah akan menyerah .


Sudahlah Bun , nanti kalau udah ketemu Jodohnya kan Ada sendiri ? Ucap Gunawan menenangkan


Tapi Bunda udah pengen punya cucu Ayah !! Timpal tiwi


yaaa sabar donk Bun , ucap Gunawan tertawa geli


Gana pamit Bun , yah ? Ucap Gana sambil menyalami keduanya


Gana selalu menghindar ketika kedua orang tuanya membahas masalah pernikahan , cucu, atau pacar . karena saat ini hatinya masih untuk Ayu yang entah sekarang berada dimana.


Gana mampir mencuci mobil karena sebetul nya masih terlalu awal dia datang ke kantor nya , dia berangkat cepat - cepat sebetulnya hanya menghindari pembicaraan orang tuanya .


Ketika sedang menunggu mobilnya dicuci perhatianya tertuju pada seorang gadis cantik yang sedang memilih bunga di toko bunga berada di depan tempat cucian mobil, gadis yang sangat cantik bermata teduh dan senyum yang begitu menggoda.


Lalu dia segera menuju ke toko bunga itu sambil berpura - pura memilih bunga yang ada di toko tersebut ,entah kenapa hatinya berdebar - debar seperti ketika melihat Ayu pertama kali dahulu .


tiba - tiba ada motor dengan kecepatan tinggi yang mendadak oleng dan merangsek ke toko bunga yang sudah dipastikan akan mengenai Gadis itu .


Awaassss !!!! pekik Gana dan secara reflek dia peluk gadis itu untuk menghindar ,mereka berdua terpelanting , Gana meringis kesakitan karena badanya nya jatuh diaspal dan badan Gadis itu juga berada di atasnya


Gadis itu masih melongo dan shock dengan kejadian barusan yang begitu cepat , nyawanya hampir saja dalam bahaya kalau tidak ditolong oleh laki - laki yang tiba - tiba ada di sampingnya bagaikan super Hero dalam film di televisi .


Maaf ? Bisa berdiri dulu ? tegur Gana yang melihat gadis itu masih tak bergerak di atas tubuhnya yang terkapar dijalan padahal sudah banyak orang yang mendekati mereka .


Ohhh maaf ...maaf... Gadis itu tersipu malu , lalu dia segera menerima uluran tangan orang yang membantunya berdiri .