Rahasia Alana

Rahasia Alana
17


Beberapa menit kemudian Tiwi mengajak Genk sosialitanya untuk keluar , sebelum keluar dia sempat melirik sinis pada Alana .


Ayah jemput jam berapa lana ? tanya Tina


"Sepertinya nanti setelah Ayah pulang kerja kak"


Sayang , aku pulang dulu ya ? ucap Adrian sambil menoleh ke Alana.


Iya kak ,


Ayok Aldo kamu mau ikut pulang juga Khan ? ato masih kangen sama Tina ?? goda Adrian


Yaa masih tapi Khan tetap harus pulang , ujar Aldo melirik Tina yang tersipu malu .


Menjelang sore Gunawan menjemput mereka bersama Gana , karena Alana sudah membereskan barang-barang selama di rumah sakit jadi mereka tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menjemput Tina.


Kak, kok Bunda gak Ikut ? tanya Alana pada Gana


Gak mau diajak , sejak dari rumah sakit tadi mukanya bete gak tau kenapa ? ujar Gana sambil mengedikan bahu.


Alana menghela nafas panjang pasti Tiwi marah karena kejadian di Rumah sakit tadi , dan dia harus menyiapkan mental karena pasti nanti dia jadi sasaran Omelan Tiwi .


Sampai dirumah hanya Bik' Sum yang menyambut mereka , entahlah Tiwi berada dimana " bahkan anak kandungnya baru pulang dari Rumah sakit pun dia tidak peduli " batin Alana .


Bik , Ibu kemana ? tanya Gunawan


Wah Bibi gak tau pak , tadi Ibu gak bilang apa-apa sekitar sejam yang lalu Ibu keluar pak.


Ya sudah , Alana kamu antar Kaka kamu ke kamar ya ? perintah Gunawan lalu dia mengajak Gana untuk menurunkan semua barang di mobil , bersamaan dengan itu mobil Tiwi datang .


Dari mana saja Bun ? kamu tadi ayah ajak jemput Tina gak mau malah kamu pergi sendiri !!! tanya Gunawan melirik barang bawaan Tiwi .


Ngapain Bunda ikut jemput anak yang gak nurut sama orang tua dan mempermalukan Bundanya didepan teman-temanya!!! ucap Tiwi ketus


Memang Bunda kenapa siy yah ? tanya Gana


Yaa mana Ayah tau ? coba nanti Ayah tanya Tina atau Alana , hufff ada apa lagi ini guman Gunawan menghembuskan nafas kasar .


Tiwi langsung naik keatas menuju ke kamarnya ,ketika melewati kamarnya dia berpapasan dengan Alana tetapi tidak dia pedulikan saat ini dia sedang tidak ingin mengusik Alana karena dia memang masih kesal dengan Tina yang telah membuat malu dia didepan teman-temanya tadi siang dengan mengakui kalau Aldo adalah pacarnya .


Alana agak heran melihat Tiwi yang tidak menghiraukan nya padahal tadi dia sudah pasrah kalau tiba-tiba Tiwi mendampratnya.


Sampai di dapur ada Gunawan yang sedang minum kopi dan Gana yang sedang menyantap nasi goreng kesukaannya buatan Bik'sum


Alanaa sini duduk dulu sebentar , ada yang mau Ayah tanyakan ? ujar Gunawan lembut


Iya Ayah ada apa ?


Kenapa dengan Bunda ? sepertinya dia marah sekali dengan Kakakmu Tina , memang ada kejadian apa tadi di rumah sakit ? tanya Gunawan .


Ohh , mungkin Bunda marah karena tadi Kak Tina bilang kalau kak Aldo adalah pacarnya . soalnya setelah itu Bunda langsung pulang . ujar Alana menjelaskan .


Apa tadi Bunda sama Temannya ?


Iya Ayah , sama teman arisan Bunda termasuk maminya kak Adrian.


Hem Pantas Bunda emosi !!! sahut Gana yang ikut mendengarkan penuturan Alana .


Hufff , yaa sudah Alana istirahat dulu besok Khan kamu harus sekolah . perintah Gunawan ke Alana


(Alana sayang) Adrian


(iya kak, maaf ya baru aku balas)Alana


(gpp, kamu ga dimarahin Bunda Khan)Adrian


(Alhamdulillah, tidak kak)Alana


(syukurlah, besok aku jemput ya)Adrian


(Iya kak , kak Alana tidur dulu ya)Alana


(Iya sayang)Adrian


(emot love)Alana


***


Sudah seminggu hubungan Tiwi dan Tina masih belum membaik mereka tidak bertegur sapa walaupun Tina sudah mengalah dan mencoba selalu menyapa Bundanya tetapi tetap belum ada respon yang baik dari Tiwi .


Bun , besok Ayah mau antar Tina ke Jogya ? ujar Gunawan


Hem emang ngapain mau ke Jogya ? tanya Tiwi


Yaa mau anter Tina cari kost , jawab Gunawan pendek


Memang mau cari kost buat siapa yah ?


yaa buat Tina lah dia Khan mau kuliah Disana !! ucap Gunawan sengaja nada suaranya di tinggikan


Hahh !!! Bunda gak setuju !!! Tina gak boleh kuliah di luar kota !! hardik Tiwi yang langsung meletakan Handphonenya dan menatap Gunawan


Loh kenapa gak setuju ? lagian ngapain juga disini kalau Bunda ditanya sama Tina juga gak jawab !!! ucap Gunawan acuh


Tetap Bunda gak setuju Ayah !!! Bunda gak bisa jauh sama anak Bunda bahkan Gana yang anak cowok saja Bunda tetap gak ijinkan dia kuliah luar kota apalgi Tina !!! pokoknya Tina harus batalin kuliah Disana!!! ucap Tiwi yang suaranya sudah bergetar tanda hampir menangis


Yaa Bunda bilang sama Tina sendiri , Ayah gak yakin kalau Tina mau kuliah disini .


Tiwi tidak menjawab perkataan suaminya dia bergegas lari menuju kamar Tina untuk mencegah anak perempuannya kuliah diluar kota walaupun dia masih kesal dengan Tina dia tetap tidak rela dan tidak bisa jauh dari anak-anaknya.


Sementara itu Gunawan didalam kamar tersenyum senang , sebetulnya Alana yang memberikan ide ini karena Alana paham betul Tiwi tidak akan mengijinkan anaknya pergi jauh dulu pas Gana ngotot ingin kuliah di luar kota pun Tiwi sampai sakit karena memikirkan anaknya yang akan jauh darinya hingga akhirnya Gana tidak tega dan dia membatalkan keinginannya untuk kuliah di luar kota, maka itu dia menyuruh Gunawan agar berpura-pura bilang kalau Tina akan kuliah di luar kota dan rencana nya berhasil , Tiwi pasti akan membujuk Tina dan mereka akan berbaikan.


***


Pagi itu suasana sudah berubah Tiwi sudah bersikap biasa pada Tina bahkan dia mengijinkan Aldo main kerumah , hal yang sangat menyenangkan dan membuat Tina sangat bahagia.


Alana yang melihat itu ikut bahagia walau tak munafik ada rasa iri melihat Kasih sayang Tiwi yang begitu besar pada Tina dan Gana , tetapi dia masih tetap bersabar menunggu keajaiban dari Tuhan untuk membuka hati Tiwi agar bisa bersikap baik padanya hingga dia merasakan kasih sayang seorang Ibu yang sampai saat ini tidak pernah dia dapatkan.


Seperti biasa Adrian masih tetap setia menjemput dan mengantar Alana dia tidak mau kalau ada lelaki lain yang mendekati Alana , baginya Alana sangatlah berharga .


Adrian , nanti malam kamu dirumah ? tanya Viktor


Iya Pi , aku dirumah kenapa Pi ? jawab Adrian yang heran karena tiba-tiba Papinya bertanya seperti itu biasanya dia tidak pernah peduli dengan keberadaan Adrian


Ya sudah , papi mau kenalin kamu dengan anak teman Papi . ucap Viktor pendek


Adrian tidak menjawab apapun dia mengambil kunci mobilnya lalu bergegas keluar untuk menjemput Alana.