Pernikahan Paksa Dari OMA

Pernikahan Paksa Dari OMA
55#( Pulkam )


Pagi ini Reval tengah melakukan mithing di kota yang sama ,yaitu London , setelah selesai mithing Reval kembali ke ruangan kantor nya dan mengistirahatkan tubuh nya di sofa ruangan nya .


Tiba tiba Marsel datang dengan membawa berkas yang setumpuk besar di tangan nya dan meletakkan nya di atas meja kerja Reval .


''Sepertinya tuan tidak bisa pulang besok lusa . ''ujar Marsel memberi kabar.


'' Hmm , kelihatan nya seperti itu . '' ujar Reval masih menutup matanya menyandarkan tubuh nya di sandara sofa .


Reval menarik nafas panjang lalu membuang nya secara kasar , dan ia pun bangkit dan duduk di kursi kerja kembali mengetik berkas penting dan menandatangani nya.


***


Di kediaman nya , Anira dan kedua mertua nya saat ini tengah bersiap siap untuk kembali pulang ke Jakarta .


Namun di sela sela makan siang Anira menyampaikan keinginan nya dengan sangat hati hati .


''Ma . . pa , apa Anira boleh minta sesuatu ?? '' tanya nya dengan penuh hati hati .


''Tentu sayang , mau minta apa ?? .'' Sarmita kembali bertanya .


''Apa Anira boleh pulang ke Yogyakarta dulu , selagi nunggu kak Reval pulang dari London .'' ucap Anira menyampaikan keinginan nya.


Sarmita dan sandiaga diam sejenak sambil saling melempar pandangan .


''Tentu sayang , mama sama papa nanti yang akan mengantar mu sampai ke Jogja. '' ujar Sarmita mengijinkan.


''Iya sayang biar mama sama papa nanti yang akan mengantar mu sampai di sana. '' ujar Sandiaga ikut bicara .


'' Gak perlu repot repot ngantar nira sampai Jogja ma , cukup sampai bandara di Bandung sini aja juga gak papa , nira takut nanti mama sama papa kecapean ,apalagi mama sama papa akan kembali ke Jakarta. '' tolak Anira secara halus.


''Apa kamu benar benar yakin , balik ke Jogja sendirian sayang?? '' tanya Sarmita khawatir akan keselamatan menantu nya tersebut.


''Anira yakin ko ma , tenang aja . '' ujar Anira meyakinkan


''Baik lah , jika kemauan kamu seperti itu , maka mama sama papa akan menuruti nya , tapi jika sudah sampai di sana jangan lupa untuk memberi kami kabar ya sayang , urusan Reval kamu gak perlu khawatir biar mama sama papa yang kasih tau nanti . '' ujar Sarmita nanti Anira mengangguk kan kepala nya tanda menyetujui nya .


-


-


Kini Anira sudah di antar oleh Sarmita dan sandiaga di bandara HUSEIN SASTRANEGARA , Anira sudah di pesan kan tiket secara online oleh mertua nya .


''Anira pergi dulu ya ma , pa , mama sama papa jaga kesehatan di Jakarta. '' ucap Anira sambil mencium punggung tangan kedua mertua nya secara bergantian.


''Iya sayang , kamu hati hati ya di jalan nya jangan lupa kasih kabar kalau ada apa apa . ''ucap Sarmita sedikit sedih karna akan berpisah untuk beberapa hari dengan menantu nya tersebut .


''Iya ma , pasti mama jangan sedih Dong . '' ujar Anira menyapu air mata yang menetes membasahi pipi mertua nya tersebut .


''Papa titip salam ya untuk ayah sama ibu mu di Jogja nak .'' ujar Sandiaga sambil membelai puncak kepala Anira pelan .Anira pun mengangguk tanda setuju.


''Nira berangkat ya , ma pa . assalamualaikum .'' ucap Anira sambil melambai tangan beranjak pergi meninggal kan kedua nya menuju ruang khusus untuk menaiki pesawat.


-


-


***


Setelah menempuh waktu perjalanan di pesawat kurang lebih 1jam lama nya Anira pun kini sudah sampai di bandara KULON PROGO , Yogyakarta , Ia lantas menarik koper nya dan ternyata tak jauh dari tempat pintu gerbang bandara terlihat seorang lelaki paru baya yang tak lain ialah ayah nya yang sekarang melambaikan tangannya ke arah Anira .


"Ayah . " ucap Anira tak percaya kalau ia sudah menunggu di bandara .


"Anira , sini ayah bawakan koper mu . " ujar Sartono kepada putri nya menghampiri.


"Assalamualaikum ayah . " Anira langsung mencium punggung tangan dan telapak tangan ayah nya.


"Waalaikumsalam , nak . Yuk kita pulang . "ujar Sartono kepada putri nya , ia menjemput Anira hanya menggunakan motor saja , Sartono belum mempunyai mobil jadi tak heran dia hanya menjemput putri nya menggunakan motor saja. Anira kini sudah berangkat dari bandara menuju kampung halaman nya .


''Dari mana ayah tau kalau Nira pulang hari ini ??'' tanya Anira kepada ayah nya di tengah tengah perjalanan mereka.


''Tadi mertua mu yang menelpon kata nya kamu pulang hari ini dan sudah dalam perjalanan , jadi ayah langsung aja deh berangkat ke bandara untuk menjemput mu . '' jelas Sartono kepada putri nya . Dan Anira hanya mengangguk ia mengerti .


Setelah sekitar 30menitan kini Anira dan Sartono sudah sampai di kampung halaman nya , Anira begitu rindu dengan suasana di kampung nya tersebut . Sartono membawakan masuk koper putri nya ke dalam rumah,sedangkan sang putri masih berdiri di depan teras rumah masih asik melepas rindu suasana di sana .


''Anira . . '' panggil sang ibunda nya langsung menghampiri putri bungsu nya tersebut.


''Ibu .Ibu Anira rindu banget sama ibu . '' ujar Anira ia menghamburkan pelukan nya kepada orang tua nya tersebut.


''Sama nduk , ibu juga kangen to sama kamu . '' tutur sang ibunda terharu .


''Ayu cepat masuk , ibu sudah buatin makanan kesukaan kamu . '' ujar sang ibunda membawa putri nya masuk ke dalam rumah.


Anira memasuki rumah dan ia merasa sangat rindu dengan suasana rumah nya yang tak berubah sama sekali . meskipun hanya rumah kayu biasa , tapi itu cukup adem untuk sang penghuni .


''Kamu mau istrahat dulu , atau mandi nduk ??'' tanya sang ibunda .


''Nira mau mandi dulu bu , badan sudah lengket , hehehe . -'' ujar Anira sambil cekikikan.


''Ya sudah sana , cari baju ganti mu dulu baru langsung ke belakang untuk mandi , ibu mau bilang ayah mu dulu biar nimbain air buat kamu mandi . '' ujar ibu Fatmawati .


'' Baik ibu ku sayang. '' ucap Anira lalu ia pun pergi ke kamar nya .


-


-


-


-


))))))