
Sekitar pukul 03; 00 pagi Reval baru sampai di kediaman nya di Jakarta , saat semua orang yang ada di rumah itu sudah tidur Reval pun , memasuki kamar nya lalu merebahkan tubuh nya setelah melempar tas nya ke sembarang arah .
-
-
🌞🌞
Pagi ini cuaca sangat mendung , seperti nya akan turun hujan . Anira yang saat ini sudah berada di dapur sedang sarapan pagi .
''Nona , seperti nya akan turun hujan . '' ujar bik jumi pembantu memberikan informasi cuaca .
''Iya bi benar tadi Anira udah lihat di pemberitahuan cuaca lewat hp . '' jawab nya sambil menyantap makanan nya di atas meja makan .
Ting. .
Ting . . .
'{'Assalammualaikum , adik . . soal tadi malam jangan merajuk lagi ya }. '' pesan dari Reval di pagi hari untuk Anira lewat WhatsApp nya .
Seketika mood Anira berubah ia menjadi bingung dengan perasaan nya ia merasa bahagia saat di cium oleh Reval suami nya, namun ia juga kesal karna masalalu dan ciuman yang di paksa oleh Reval . Anira tak membalas pesan dari Reval ia hanya membaca nya setelah itu ia memasukkan ponsel nya dalam saku tas nya .
''Bi .. nanti temani Anira pergi ke pasar ya . '' pinta Anira kepada kedua pembantu yang saat ini sedang membersihkan villa .
''Tapi non , kami takut nanti tuan akan marah . '' ujar bibik Hamidah .
''Tenang aja bik , kak Reval gak bakal marah , nanti sepulang sekolah ya janji temani Anira , jangan pada nolak oke . ''ujar Anira .
Anira pergi meninggalkan kediaman menuju sekolah nya dengan di antar kan oleh David . Saat sampai di depan gerbang sekolah Anira keluar mobil tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada David asisten Reval di Bandung .
Di kantin sekolah ternyata sudah ada citra dan Teman teman yang lain nya , sambil menunggu bel masuk berbunyi para siswa dan siswi masih berhamburan di luar kelas dan di dalam kelas .
(FOTO ANIRA DAN CITRA SAAT DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH )
Di depan kelas nya , saat Anira akan masuk ke dalam kelas nya tiba tiba saja citra memanggil nya dan tentu saja Anira menghentikan langkahnya .
''Aniraa . '' teriak citra .
''Kenapa sih , cit ?? '' tanya Anira heran .
''Lo kemarin ga di marah sama Abang Lo kak?? . '' tanya citra takut Reval marah .
''Enggak dong , kenapa mesti marah . '' jawab Anira santai .
''Huhhh syukurlah , aku sudah khawatir tau. Oiya Lo gak papa kan. , sorry ya gue ta tau kalau lo fobia film hantu . '' ujar citra tak enak hati .
''Apaan sih Lo cit ! , udah gak papa kok gue baik aja kok , sudah ayu kita masuk . -'' ujar Anira lalu ia menarik tangan citra lalu membawa nya masuk bersamaan .
Pagi ini ulangan akhir semester itu berjalan dengan lancar , Anira sudah lebih awal menyiapkan untuk melakukan ulangan agar ia tidak kesulitan saat melakukan ujian .
Bel pulang pun kini sudah berbunyi , semua siswa berhamburan keluar begitupun Anira , ia saat ini sedang berada di parkiran ,karna citra akan mengantar nya pulang .
''Gak lah , Lo kan sahabat gue , ya udah sih naik . '' titah citra menyuruh Anira naik ke sepeda motor matic nya .
Di perjalanan pulang Anira dan citra terus bercanda dan mengontrol , terkadang mereka tertawa karna lawakan citra .
''Cit , itu ada yang jual rujak , kita beli yuk . '' Anira menunjuk gerobak tukang rujak yang berada di perempatan depan sekolah mereka .
''Emm , kaya nya seger nih makan rujak . '' timpal citra juga , kini citra mengarahkan kendaraan nya menuju tukang rujak tersebut .
Setelah menghentikan motor nya di samping gerobak rujak , Anira dan citra pun memesan 2bungkus rujak , di sana tak hanya ada yang menjual rujak , tapi juga ada makanan dan minuman .
''Ra , gue ke sana dulu ya , mau beli pop ice itu deh , haus nih , Lo mau gue pesenin rasa apa ?? . '' ujar citra
''Emm .rasa strawberry aja deh , nih uang nya , makasih citra ku yang baik hati . '' ujar Anira menampakkan deretan gigi cantik nya .
Citra lalu berjalan menuju penjual es dan memesan es untuk nya dan Anira . Di lain sisi pesanan Anira dan citra sudah siap ,begitupun dengan pesanan rujak mereka .
Anira mengedarkan pandangan nya ia melihat ada bangku kosong di tamban persimpangan , Anira dan citra pun kini menyantap es dan rujak mereka di sana .
Setelah selesai memakan kini kedua nya pun beranjak untuk pulang .
-
-
Anira kini sudah sampai di villa , ia langsung masuk ke dalam kediaman .
Anira membersihkan diri lalu ia mengganti pakaian nya setelah itu ia keluar kamar lalu berjalan menuju dapur , setelah memakan rujak Anira tiba tiba merasa lapar ,beruntun bibik di villa sudah menyiapkan makanan sehingga Anira langsung memakannya.
Sekitar pukul 02 :00 siang Anira kini sudah siap , ia akan pergi ke pasar bersama para pembantu , Anira tak merasa malu sedikitpun karna di temani oleh pembantu malah ia merasa sangat senang karna bisa pergi ke pasar , kalau dengan Reval jangan harap Reval Mauk membawanya ke pasar , pasti Reval akan membawa nya ke mall .
''Bibik , jadikan temani anira ke pasar . '' tanya Anira yang kini sudah siap.
Bik hamidah dan bik Jumi saling melempar pandangan mereka berdua ragu takut nanti akan mendapat Omelan dari Reval karna berani mengajak istri nya berbelanja ke pasar .
''Tapi non ?? . '' bik jumi ragu mengatakan.
''Gak usah khawatir bik , Anira udah izin kok . '' jawab Anira , ia sebenarnya belom meminta izin , ia takut kalau meminta izin untuk pergi ke pasar nanti nya akan tak mendapat izin dari Reval , itu sebab nya Anira tak izin kepada Reval .
''Baik lah non . '' jawab bik Hamidah dan Jumi berasa , lalu kedua pembantu tersebut Menganti pakaian mereka yang lebih bagus dari yang mereka pakai sebelom nya .
Anira , bik Jumi dan bik Hamidah pergi menaiki sebuah angkot menuju pasar , tak berapa menit kini mereka bertiga sudah sampai di pasar tradisional .
Anira masuk ke dalam pasar dengan sangat girang ia sudah lama tak pernah pergi ke pasar .
-
-
Apa aja ya yang di beli Anira di pasar tersebut .
Terus ikuti alur cerita nya ya meskipun aku kadang lambat up nya , tapi jujur ya aku selalu melanjutkan cerita nya tapi kadang sehari hanya bisa up sekitar 500kata atau paling banyak 800kata karna aku sambil ngurus anak .mohon pengertian nya ya. TERIMA KASIH 🙏 🥰