
Anira membawa Yustika ke meja makan untuk makan di sana sudah ada Reval yang masih menunggu sambil mengotak-atik ponsel nya .
" Nah gitu dong , keluar kamar jangan terpuruk kamar aja dong dik . " ucap Reval bahagia karna adik nya sudah bisa kembali seperti semula.
Yustika tak menjawab ia hanya melempar senyuman ke arah kakak nya Reval.
Anira , Yustika dan Reval pun kini makan bersama .
****
Makan malam bersama pun kini sudah selesai , Anira mengantar Yustika ke kamar nya . Sesudah sampai di kamar nya Yustika pun mulai membuka pembicaraan menceritakan semua kejadian yang ia alami selama berhubungan dengan Aldo . Anira setia mendengar curhatan adik ipar nya tersebut ia merasa sangat iba kepada Yustika dengan kondisi yang di alaminya sekarang .
Anira menemani Yustika di kamar nya hingga yustika tertidur , setelah Yustika tertidur Anira menarik kan selimut menutupi tubuh Yustika hingga dada nya . Anira berjongkok di samping ranjang mensejajarkan posisi nya dengan yustika .
''Kamu kuat Tika , Allah sayang kamu , kamu di beri ujian yang cukup berat oleh Allah tapi kamu masih bisa sabar dan masih bisa menghawatirkan kondisi orang yang sudah menyakiti mu . Kamu hebat Tika . '' gumam Anira sambil memegang kepala Yustika . Setelah itu Anira pun beranjak pergi dari kamar tersebut .
Saat Anira akan sampai di kamar nya tiba tiba
TING TONG ..... TING TONG . . . TING TONG . .
Bel rumah berbunyi dan saat di bukakan oleh pembantu rumah tersebut yang datang adalah orang tua anira dan saudara tertuanya kak Pras.
''Ibu... ayah ...kakak ..'' ucap Anira kaget bercampur bahagia melihat kedatangan keluarga nya meskipun tak semua nya
Anira berlari menuruni anak tangga karna sangat tak sabar untuk memeluk orang tua nya .
''Assallammualaikum , Anira . '' ucap ayah Anira Sartono .
''Waalaikum,salam . '' sahut Anira dan juga Reval yang tiba tiba muncul di belakang Anira .
Reval mendekati mertua nya lalu mencium punggung tangan mertua nya secara bergantian .Tak lupa ia juga bersalaman kepada kakak ipar nya .
***
Di ruang keluarga , Anira ,Reval serta keluarga Anira berkumpul untuk berbincang bincang .
Anira tak bisa menutupi kerinduannya kepada orang tua nya ia pun duduk di samping ibu nya .
"Bagaimana kondisi ibu sama ayah di kampung ??." tanya Reval
" Alhamdulilah kami sebuah baik nak Reval ." sahut ayah Anira
''Anira sebaik sebaik nya kamu ajak ibu dan ayah untuk istirahat mereka pasti capek habis perjalanan jauh . '' ucap Reval khawatir kondisi mertua nya .
Anira pun mengangguk tanda mengerti , Ia membawa orang tua nya untuk istirahat di kamar tahu , sedangkan Pras masih mengobrol dengan Reval.
'' Kak Pras bekerja apa ?? '' tanya Reval santun
''Cuman sebagai sopir saja Rev . '' jawab nya sambil meminum teh
'' Punya anak berapa kak . '' tanya nya lagi
'' Udah punya dua , oiya jujur kakak kaget saat Anira menikah mendadak waktu itu . '' ucap Pras
'' Iya kak. Sama aku juga kaget awal nya , tapi sekarang sudah terbiasa dengan kehadiran Anira di sisi ku . '' ucap Reval .
''Kakak harap kamu bisa mengerti dan menjaga nya dengan baik ya Rev , karna adik Kakak yang satu ini orang pandai menyimpan kesedihan . '' tikas Pras memberi satu rahasia Anira yang tak di ketahui Reval .
%****
Reval masuk ke kamar dan melihat Anira sudah terlelap di sofa kamar nya , ya Anira memang tidur di sofa jika berada di satu kamar yang sama dengan Reval .
perkataan kak Pras membuat ku ingin tahu seberapa pandai kau menyembunyikan kesedihan mu itu , biasa nya wanita akan sedih jika di sakiti atau di khianati . Batin Reval .
Reval tidur di tempat tidur nya yang paling nyaman ia merasa sangat kelelahan hari ini karna menghabiskan tenaga yang banyak aktifitas di siang hari nya . Mulai dari mengurus kasus Aldo , sampai mengurus perkantoran nya yang berada di Jakarta , belom lagi masalah perusahaan nya yang ada di Bandung juga saat ini sedang sangat membutuhkan diri nya .
🌞🌞🌞🌞
Pagi hari ini
Anira pagi ini sedang membuat sarapan bersama ibu dan adik ipar nya Yustika mereka bertiga memasak dengan sangat antusias terutama Yustika yang sangat menyukai hal memasak ia perasa sangat senang karena anira dan ibu nya mau mengajarkan diri nya memasak makanan khas Yogyakarta yaitu NasiTiwul, atau thiwul adalah makanan pokok pengganti nasi beras yang dibuat dari ketela pohon atau singkong. Penduduk Trenggalek, Wonosobo, Gunungkidul, Wonogiri, Pacitan dan Blitar dikenal mengonsumsi jenis makanan ini sehari-hari. Tiwul dibuat dari gaplek. Nah, Tiwul ini merupakan salah satu menu sarapan khas Yogyakarta makanan khas kampung halaman Anira berada .
-
-
Dikamar Reval saat ini sudah siap untuk berangkat ke rumah sakit , Saat Reval menuruni anak tangga tanpa sengaja lagi ia melihat Yustika berada di dapur dengan istri dan mertua nya , nampak dengan jelas raut wajar Yustika yang kegirangan karna membuat entah menu masakan apa itu menurut Reval .
''Akhir nya senyum itu hadir lagi setelah beberapa saat menghilang , tak akan ku biarkan ada yang berani menyakitimu lagi . '' gumam Reval menginat perlakuan Aldo kepada adik nya .
Reval berjalan menuju meja makan ia pun mendekati adik nya .
''Emm aroma enak apa ini . '' ucap Reval membuat yang ada di sana kaget seketika
''Astgafirulllah . Kakak ini bikin kaget saja , '' ucap Yustika memukul pelan pergelangan Reval
Reval tak menghiraukan nya ia pun berlalu menuju teras rumah yang di sana sudah ada ayah mertua dan kakak ipar nya .
''Pagi , yah ..kak . '' ucap Reval lalu. ikut bergabung di kursi teras rumah Reval .
'' Pagi, nak Reval . '' ucap ayah dan Pras melempar senyuman ..
Mereka bertiga mengobrol sambil menunggu ketiga gadis di dapur siap membuat sarapan .
......................