Pernikahan Paksa Dari OMA

Pernikahan Paksa Dari OMA
54# ( Rendang sapi )


Sesudah sholat subuh Anira kini beranjak berjalan menuju dapur ia bersiap untuk membuat menu sarapan pagi.


Pagi ini Anira membuat menu kesukaan papa mertua nya yaitu , Rendang sapi khas Jogja . Anira memasak dengan sangat telaten walaupun ia tak bisa memakan daging tapi ia pandai dalam urusan memasak daging , karna ia sudah terbiasa di kampung membantu ibu nya membuat rendang sapi saat hari raya idul Adha .


Bau masakan Anira menembus kamar sang mertua , Sarmita yang saat itu baru selesai sholat pun langsung berdiri ketika mencium bau aroma masakan menantu nya .


''Menantu mu itu sangat pandai memasak pah . '' ujar Sarmita memuji Anira .


''Benar ma, papa jadi lapar setelah mencium bau aroma masakan menantu kita. '' sahut Sandiaga langsung melepas peci nya dan menaruh nya atas tempat tidur . Sandiaga dan Sarmita keluar kamar Sarmita sudah rapi dengan pakaian rumahan nya sedangkan Sandiaga masih memakai baju Koko nya dan sarung.


''Emm . . . Wangi sekali sayang bau masakan mu .'' puji Sarmita kepada Anira yang saat itu masih menata piring lauk di atas meja makan .


''Eh . . mama , papa . Ayu silahkan duduk , Anira siapin nasi nya dulu buat mama ,sama papa . '' ujar Anira langsung bergegas mengambil nasi .


Sandiaga yang sudah tidak sabar untuk mencicipi nya langsung menyendok daging rendang tersebut lalu langsung melahap nya tanpa nasi .


''Emm . . ini enak banget ma , persis kaya buatan mu . '' ujar Sandiaga juga memuji masakan Anira .


''Biar mama juga coba pa , hati penasaran deh . '' Sarmita pun kini langsung ikut menyendok daging rendang tersebut ke dalam mulut nya , dan benar yang di katakan suami nya masakan menantu nya memang sangat lezat bahkan lebih enak dari buatan diri nya .


''Ini nasi nya ma , pa . semoga suka ya sama masakan Anira . '' ujar Anira sudah selesai menyajikan nasi serta lauk pauk nya di hadapan mertua nya , bahkan Anira melayani mertua nya seperti ia melayani orang tua nya sendiri , ia begitu bakti sampai Sarmita dan Sandiaga merasa Anira bukan lah menantu mereka tapi anak mereka sendiri .


''Sudah sayang , sini kamu duduk di samping mama , ayu kamu juga ikut makan dong . '' suruh Sarmita kepada menantu nya tersebut ia menarik lembut tangan Anira untuk ikut duduk makan di samping nya .


''Kalau tiap hari papa sama Mama di kasih menu sarapan enak gini gak lama bakal gendut kami Ra . . hahaha .'' ujar Sandiaga bergurau .


Anira tidak menjawab ia hanya memberikan senyum indah nya saja lalu melanjut kan makan.


''Loh , sayang kok kamu makan nya pakai daging , cuman sayur sama telur aja ?? '' tanya Sarmita heran .


''Gak papa ma , mama sama papa makan aja , Anira gak bisa makan daging soal nya . '' ujar Anira berkata jujur. Dan jawaban Anira membuat kedua mertua nya melongo tak percaya.


''Kamu gak bisa makan daging tapi tiap hari buatin kami menu daging , mama kira kamu emang gak mau makan daging aja . '' Sarmita tak percaya , menantu nya tak bisa makan daging.


''Anira emang bisa membuat menu hidangan dari daging tapi Anira gak bisa makan nya ma . '' ujar Anira .


''Mama masih gak nyangka , terus gimana cara kamu nyobain nya sayang ?? .'' tanya Sarmita.


''Hebat kamu sayang . Mama bangga punya menantu seperti mu . '' puji Sarmita tak henti henti nya kepada menantu tersayang nya .


Dan kini acara sarapan pagi itu pun berakhir dengan bahagia seperti biasa nya.


***


3hari telah berlalu setelah ujian , dan hari ini adalah hari kelulusan nya , Anira saat ini sudah berada di halaman sekolah bersama teman teman nya yang lain menunggu pengumuman kelulusan mereka , Anira menunggu panggilan nama nya dengan tengang .


"Citra Amalia , selamat kamu lulus dengan nilai terbaik sebagai peringkat ke 3 , silahkan naik ke atas panggung untuk mengambil Ijasah mu . " ujar seorang guru yang memberi pengumuman di atas panggung ,dengan terharu citra menaiki panggung sambil bersalaman kepada para guru di sana dan mengambil ijasah nya .


" Putri Nadyana , selamat kamu lulus dengan nilai terbaik sebagai peringkat ke 2 , silah kan naik ke atas panggung. '' ujar guru tersebut .


''Dan juara pertama dengan nilai paling baik iyalah , . . . . Selamat Anira Srikandi , silahkan naik ke atas panggung. ''ujar seorang guru mempersilahkan.


Anira tak percaya ia mendapat nilai terbaik dengan mendapat juara satu , ia sangat bersyukur. Anira menaiki panggung dengan rasa bahagia , ia rasanya sudah tak sabar lagi untuk memberikan kabar baik itu kepada suami nya .


***


Anira memasuki villa dengan sangat bahagia , ia berlari menuju ruang keluarga di sana biasa nya mertua nya berada untuk menunggu dirinya pulang dari sekolah .


"Assalamualaikum ." ucap Anira dengan wajah bahagia nya .


"Waalaikumsalam , bagaimana sayang. " tanya Sarmita penasaran dengan hasil nilai ujian Anira .


"Aku lulus ma , dapet juara satu . " ucap Anira memberitahu , ia merasa sangat bahagia dan relfick langsung memeluk mama mertua nya.


"Wah ....selamat ya nak , pasti Reval senang dan bangga kalau dia tahu kamu lulus dengan nilai paling baik apalagi mendapat juara satu . " ujar Sandiaga di samping istri nya .


"Selamat ya sayang , mama bangga sama kamu . "Ujar Sarmita merasa sangat terharu dan bangga kepada menantu nya tersebut .