
Rumah sakit
Reval , Anira dan juga kedua mertua nya serta kakak ipar nya saat ini berada rumah sakit tak lupa juga saat ini Yustika juga ikut kakak nya ke rumah sakit untuk melihat kondisi papah nya .
Saat mereka masuk ke dalam ruangan rawat Sandiaga . Reval dan yang lain nya terkejut melihat kondisi Sandiaga yang sudah membaik dia sudah melewati masa kritis nya dan saat ini sudah sadarkan diri .
Sandiaga sekarang ini sedang makan dengan di suapi oleh istrinya Sarmitra .
''Assalamualaikum ,'' ucap Sartono memasuki ruangan Sandiaga
''Waalaikumsalam , Sartono , yaampun . '' sahut Sandiaga lalu merentangkan kedua tangan nya Sartono pun memeluk nya .
'' Bagaimana kondisi bapak sekarang ?? .'' tanya Sartono perhatian sambil melepas pulukan nya
''Sudah baik , bahkan sudah ingin pulang rasa nya . '' ucap Sandiaga terkekeh
''Papah ini ada ada saja , baru juga sadar sudah mau minta pulang . '' sahut istrinya Sarmitra
Semua yang mendengarnya pun tertawa satu ruangan di penuhi tawa .
'' Papah . Maafin Yustika yah lah , sudah buat papa sakit sampai masuk rumah sakit ?. '' ucap Yustika sambil memeluk papa nya .
''Ga papa sayang .Papa sekarang sudah sehat kembali jadi kamu ga usah khawatir lagi oke . '' jelas Sandiaga .
Reval berjalan mendekati mama nya .'' kapan papa sadar ma?? '' tanya Reval kepada mama nya
''Tadi malam setelah mertua mu pulang dari sini . '' ujar mama Sarmitra dan Reval pun mangut mangut mengerti
Tok . . . tok . . tok . . .
''Selamat pagi semua nya , maaf permisi saya ingin mencek kondisi bapak Sandiaga dulu apa boleh ??. '' ujar seorang dokter wanita tersebut .
''Selamat siang dok . ''sahut mama Sarmitra
Dokter pun mencek Sandiaga dengan sangat intensif dan teliti setelah mencek kondisi pasien dokter pun memberikan informasi terkait kondisi pasien nya kepada keluarga .
''Bagaimana dok kondisi papa saya?? '' tanya Yustika khawatir
''Kondisi bapak Sandi sudah sangat membaik dari sebelum nya jadi .'' ucap dokter tersebut belum selesai .
''Jadi kapan saya boleh pulang dok ?? '' kali ini Sandiaga sendiri yang berbicara dengan dokter
Dokter tersebut adalah dokter ahli jantung , nama dokter tersebut adalah Adinda . Adinda semasa menerangkan beberapa hal kepada Sandiaga tak henti henti nya sesekali menatap Reval ia terpukau dengan ketampanan Reval tersebut .
''Baik pak jika sudah tidak ada pertanyaan lagi saya mohon izin untuk pamit dulu , permisi . '' ucapan dokter Adinda lalu pergi dari ruangan tersebut .
Sebelum keluar ruangan ia masih sempat melirik Reval namun sayang Reval mengacuhkan nya .
******
-
-
-
-
Genap satu Minggu Anira dan Reval berada di Jakarta menemani orang tua nya yang sedang sakit kini mereka berdua pun memilih untuk kembali ke Bandung
Di rumah keluarga Sandiaga .
Saat acara makan malam tengah berlangsung Reval pun mengutarakan niat nya untuk izin pamit pulang ke Bandung .
''Pah , Reval dan Anira besok pagi akan kembali ke Bandung . '' ucap Reval
'' Kenapa buru buru sih Val , papa baru aja pulang dari rumah sakit . '' ucap Sandiaga sedih
''Pah , Reval dan Anira ini sudah satu Minggu di Jakarta dan juga. . Perusahaan di Bandung saat ini sedang sangat membutuhkan Reval , lagi pula kan Anira juga sekolah di sana , tidak mungkin kan Anira tak masuk sekolah lebih dari satu Minggu kasihan pah .'' ucap Reval memberikan penjelasan Kepada orang tua nya .
Sandiaga pun membuang nafas kasar , sebenar nya ia masih ingin berkumpul dengan anak menantu nya tapi apa boleh buat yang di katakan oleh Reval tadi juga sangat penting untuk mereka pulang ke Bandung .
Sarmitra pun mencoba memberi penjelasan kepada suami nya ia paham betul apa yang di rasakan oleh suami nya saat ini.
''Mas , Nanti kalau mereka berdua ada waktu senggang pasti datang lagi kok , iya kan Anira Reval . '' ucap Sarmitra mencoba membujuk suami nya .
''I - iya pa . nanti kalau Anira dan ma- mas Reval ada waktu pasti dateng lagi kok ke sini jengukin papa. '' kali ini Anira yang mencoba membujuk mertua nya .
''Hmmm .. baik lah . '' sahut Sandiaga pasrah