Noda Di Balik Jilbabku

Noda Di Balik Jilbabku
Part.56


Pak Alex melihat Istrinya yang baru masuk ke dalam rumah.


"Mah, sudah pulang?" tanya Pak Alex sambil menatap Istrinya yang sedang berjalan ke arahnya.


"Iya nih Pah," jawab Bu Hilya lalu segera duduk di sebelah suaminya.


"Bagaimana tadi?" Pak Alex menunggu jawaban dari Bu Hilya.


"Alhamdulilah Pah, tadi Anita menyambut hangat kedatangan Mamah. sepertinya Anita sudah memaafkan Mamah. begitupun dengan Nisa dan keluarganya. hanya saja Jeng Lela sepertinya belum memaafkan Mamah." ujar Bu Hilya


"Yang penting Mamah sudah meminta maaf, pasti nanti hubungan Mamah dan Bu Lela juga akan baik lagi," ucap Pak Alex


"Iya Pah, mudah-mudahan," jawab Bu Hilya


Hanya sebentar mengobrol, kini Bu Hilya pergi ke kamar untuk berganti pakaian.


setelah berganti pakaian, Bu Hilya segera memasak makan siang untuk dia dan suaminya.


Dengan keahlian memasak yang di miliki Bu Hilya, tentu tak butuh waktu lama dia berkutat di dapur. saat ini masakan Bu Hilya telah matang.


Pak Alex menghampiri Istrinya yang sedang menghidangkan makanan di atas meja makan.


"Sudah matang Ma?" tanya Pak Alex sambil menarik kursi untuk dia duduki.


"Iya nih Pah, ayo kita makan siang dulu mumpung semuanya masih hangat," ajak Bu Hilya


"Iya Mah," Pak Alex mulai memegang piring kosong lalu mengambil nasi dan lauk yang ada di atas meja makan.


Kini keduanya asyik menikmati makan siang mereka. Pak Alex merasa ada yang kurang. walaupun makanan yang terhidang di depannya lengkap sekali namun karena hanya berdua dia merasa sepi.


"Mah, coba saja Alvin sama Nisa ada di sini pasti akan rame," ucap Pak Alex di sela-sela makan siangnya.


"Mereka akan tinggal di sana Pah, sampai nanti Nisa melahirkan. itu atas keinginan Bu Siti sendiri." kata Bu Hilya


"Syukurlah kalau hanya sementara, nanti mereka bisa tinggal di sini lagi," kata Pak Alex


Mereka kembali melanjutkan makan siangnya setelah selesai bicara.


°°°


Saat ini Alvin sedang bersantai bersama Istrinya. namun dia mendengar ponselnya berdering.


"Siapa Mas?" tanya Nisa


"Asistenku," jawab Alvin lalu dia segera mengangkat panggilan telfon itu.


Ternyata Asisten Gio memberitahukan kepada Alvin jika ada klien yang ingin bertemu secara mendadak.


Nisa melihat suaminya yang kini mengehntikan obrolan dengan Asistennya lalu Alvin menatapnya.


"Ada apa Mas?"


"Ada klien yang minta bertemu secara mendadak," jawab Alvin


"Ya sudah Mas pergi saja," ucap Nisa


Alvin kembali bicara kepada Asistennya. dan meminta Asistennya yang mengatur tempat pertemuan dengan kliennya.


"Iya Mas," ucap Nisa


Kini Alvin beranjak dari duduknya. dia berjalan menuju ke kamarnya untuk bersiap.


Setelah selesai bersiap, Alvin segera keluar kamar. di akan segera pergi. Alvin menghampiri Istrinya untuk berpamitan.


"Sayang, Mas pamit mau pergi dulu yah," ucap Alvin yang kini ada di hadapan Nisa.


"Iya Mas, hati-hati yah," kata Nisa


"Siap sayang," jawab Alvin lalu dia mengecup singkat kening Istrinya sebelum dia pergi.


Tring


Terdengar notif dari ponsel milik Alvin menandakan ada pesan masuk. ternyata itu pesan dari Asisten Gio yang mengirimkan alamat tempat pertemuan. Alvin langsung mengemudikan mobilnya menuju ke alamat itu.


Saat ini Alvin sudah sampai di lokasi pertemuan. tepatnya di sebuah restoran mewah. Alvin segera melangkah menuju ruang VVIP yang ada di restoran itu. karena di sanalah tempat mereka bertemu.


Kebetulan Anita dan temannya juga sedang berada di restoran itu. Anita langsung menghampiri Alvin yang sedang melangkah masuk restoran.


"Aduh," Anita menumpahkan minuman yang dia bawa ke dres yang dia pakai. karena tadi dia menabrak Alvin.


"Kamu tidak apa-apa?" Alvin menatap dres Anita yang sudah basah.


"Tidak apa-apa kok, hanya basah saja," jawab Anita


"Mau saya bantu?" Alvin sebenarnya malas berurusan dengan Anita. namun karena sedang di tempat keramaian, dia harus bertanggung jawab kepada Anita.


"Boleh," ucap Anita


Alvin mengikuti Anita duduk di sebuah kursi. Alvin mengambil sebuah tisu lalu mengelap dres Anita yang basah. ternyata teman Anita mengambil foto dan Video itu.


Hanya sebentar Alvin membantu mengelap. kini dia merogoh saku celananya dan mengambil dompet miliknya. Alvin mengambil beberapa lembar uang ratus ribuan kepada Anita.


"Ini untuk apa?" tanya Anita saat melihat Alvin menyodorkan uang kepadanya.


"Untuk mengganti dresmu, aku permisi dulu masih ada urusan," setelah mengatakan itu Alvin pergi begitu saja dari hadapan Anita.


Anita kembali menghampiri temannya. temannya memperlihatkan video dirinya bersama Alvin.


"Bagus juga ini," gumam Anita saat melihat kedekatan dia dan Alvin di video itu.


Tok tok


Alvin mengetuk pintu ruangan VVIP. kebetulan Asisten Gio yang membukakan pintunya.


"Apa sudah lama?" tanya Alvin


"Belum Pak, saya juga baru datang, silahkan masuk!" ucapnya ramah


Alvin masuk ke dalam ruangan itu bersama Asisten Gio. kebetulan kliennya sudah berada disana, jadi mereka bisa memulai membahas kerja samanya.


°°°