Noda Di Balik Jilbabku

Noda Di Balik Jilbabku
Anita jatuh cinta


Saat ini Bu Hilya dan Alvin sedang bersiap untuk pergi ke kontrakan Bu Lela. Bu Hilya juga membawa beberapa kebutuhan pokok untuk Bu Lela. karena kebetulan kemarin Bu Hilya habis belanja banyak.


"Sudah semuanya Al?" Bu Hilya bertanya kepada anaknya yang sedang menyimpan karung beras dan kardus berisi sembako di bagasi mobil.


"Sudah Mah," ucap Alvin lalu menutup bagasi mobil.


Alvin menatap Nisa yang sedang berdiri di depan rumah.


"Mah, Alvin ajak Nisa yah?" Alvin meminta ijin kepada Ibunya.


"Tidak usah," jawab Bu Hilya


"Mah, lagian kalau Nisa ikut mobil kita muat kok," ucap Alvin


"Aku tidak apa-apa kok Mas, biar aku jaga rumah saja lagian di rumah tidak ada orang," ucap Nisa


"Ya sudah sayang, kamu hati-hati yah," Alvin menatap Istrinya sambil tersenyum.


"Iya Mas," jawab Nisa sambil membalas senyum manis suaminya.


Alvin segera masuk ke dalam mobil. dia mengemudikan mobilnya keluar dari halaman rumahnya.


Kini Alvin sudah di jalan raya yang penuh keramaian. banyak kendaraan yang berlalu lalang. Bu Hilya melihat google maps di ponselnya. ternyata alamat tempat tinggal Bu Lela hanya beberapa meter lagi.


"Mah, dimana tempatnya?" tanya Alvin


"Sudah dekat Vin, kita berhenti di indomart depan," pinta Bu Hilya


"Baik Mah," jawab Alvin


Kini Alvin sudah memarkirkan mobilnya di depan indomart.


Keduanya langsung keluar dari dalam mobil. Bu Hilya menengok sekeliling karena di google maps lokasinya dekat dengan Indomart.


"Vin, sepertinya kita harus masuk gang kecil," ucap Bu Hilya


Alvin mengecek gang kecil yang ada di samping Indomart.


"Iya Mah, sepertinya mobil kita di tinggal di sini saja," kata Alvin


Alvin segera membuka bagasi mobilnya. dia menurunkan satu kardus ukuran sedang. lalu dia juga mengambil dua karung beras ukuran kecil yang dia bawa. Bu Hilya membawa kardus itu sedangkan Alvin yang membawa karung berisi beras.


Kini keduanya berjalan sesuai arahan petunjuk google maps. kini mereka sudah berdiri di titik lokasi. ternyata kantrakan yang di tempati Bu Lela ukurannya sangat kecil.


Tok tok


Bu Hilya mengetuk pintu kontrakan itu sambil menaruh kardus yang dia bawa ke lantai.


Tak Lama Bu Lela membuka pintu kontrakannya.


"Eh Bu Hilya, silahkan masuk!" ucap Bu Lela mempersilahkan.


"Makasih Bu, oh iya ini ada sedikit sembako dari saya," ucap Bu Hilya


"Tidak usah repot-repot Bu," Bu Lela merasa tak enak kepada Bu Hilya.


"Siapa yang datang Mah?" kebetulan Anita mendengar suara orang mengobrol dari luar rumah lalu dia mendekati sumber suara.


"Ini loh Bu Hilya dan anaknya," jawab Bu Lela


Anita bersalaman dengan Alvin dan Bu Hilya.


"Wah Nak Anita sopan sekali," Bu Hilya memuji Anita. walaupun Anita bukan wanita berhijab, namun dia cukup ramah.


"Tidak juga Tante, lebih baik Tante masuk saja, biar semua ini aku yang bawa," ucap Anita sambil menunjuk kardus yang tergeletak di lantai.


"Biar Alvin bantuin kamu Nak," ucap Bu Hilya


"Langsung di taruh ke dapur saja Nit," ucap Bu Lela kepada anaknya.


"Siap Mah," jawab Anita lalu dia mengambil kardus itu dan membawanya masuk ke dalam.


Alvin juga membawa karung beras itu. dia mengikuti Anita yang melangkah menuju ke dapur.


Setelah Alvin menaruh karung beras, dia hendak berbalik. namun dia bertabrakan dengan Anita. karena hilang keseimbangan Anita hendak terjatuh. namun Alvin menangkannya dan merengkuhnya ke dalam pelukannya.


"Eh maaf, lain kali hati-hati," ucap Alvin langsung buru-buru melepaskan Anita.


Sedangkan anita masih bengong menatap Alvin.


Tampan juga anak Tante Hilya." batin Anita


Anita tersadar dari lamunannya saat dia melihat Alvin yang sudah tidak ada di sana.


Anita langsung membuatkan minum untuk mereka.


Terlihat Anita membawa nampan berisi minuman menuju ke ruang depan.


"Silahkan di minum," ucap Anita sambil menaruh dua gelas minuman di depan Bu Hilya dan Alvin.


"Terima kasih Nak," ucap Bu Hilya


"Sama-sama Bu," jawab Anita


Anita kembali ke dapur untuk membuka bungkusan kardus yang tadi dia bawa.


Bu Hilya dan Bu Lela saling mengobrol. sedangkan Alvin hanya menyimak pembicaraan mereka.


Anita sudah kembali ke ruang depan dan bergabung dengan mereka.


"Nit, kamu belum kenalan kan sama anak Tante, sekarang kalian kenalan!" ucap Bu Hilya sambil menatap Anita dan Alvin secara bergantian.


"Anita," ucap Anita sambil mengulurkan tangannya.


"Alvin," kini Alvin dan Anita saling berjabat tangan.


Mereka kembali mengobrol. sesekali Anita menatap Alvin yang sedang fokus memainkan ponselnya. Bu Hilnya terus memperhatikan Anita yang sejak tadi menatap anaknya. sepertinya Anita tertarik dengan Alvin.


°°°