Mafia The Real

Mafia The Real
Janji Anak Berandalan



...Part 89...


Anak-anak itu terkejut ketika melihat pukulan yang dilakukan oleh semy.


Mereka juga ikut marah dan berdiri bergegas menghampiri semy sehingga mereka mengeroyok semy secara besar-besaran,tetapi tetap saja tidak ada yang bisa melawan semy dengan begitu kuat,semy dengan mudah menghajar mereka dan memutar,memukul hingga membanting mereka ke sebuah tanah dan merasa kesakitan sehingga tidak ada lagi yang berani melawan selain wanita-wanita yang menatapnya dengan rasa takut.


"Apa kalian belum puas?lawan satu saja kalian sudah kalah dan juga mengeroyok kalian tetap kalah kalian lemah ! kalian hanya bisa berani membuat ulah dan kalian hanya bisa bersenang-senang saja di sini !!!!! Kalian mikir gak? apa yang kalian lakukan dapat merusak? Migir gak!"Semy mengatakan ini dengan nada tinggi pada mereka sehingga mereka gemetaran ketakutan.


Tak ada yang menjawab dan membuat semy bertanya lagi.


"Kalian mikir gak!!!!!"Teriak semy seperti seorang guru.


"Tidakkk!"jawab mereka dengan keras.


"sudah tahu kan yang tidak memikirkan aku tidak mikir apa gunanya otot apakah yang tidak pernah merasa kasihan kepada orang tua kalian yang telah membesarkan kalian? kalian tidak punya cita-cita apa-apa? kalian ingin hidup selamanya menjadi orang brengsek dan bersenang-senang saja? yang tidak mikir masa depan, persaingan dunia luar dan persaingan antar negara apakah yang tidak pernah mikir?"Semy menjabarkan segala masalah pada anak-anak itu.


Anak-anak mulai terdiam dan memikirkan masalah yang diceritakan oleh semy.


"oke baiklah karena sesuai perjanjian kalian telah kalah melawan kuma kalian harus mengikuti apa perkataanku dan kalian harus menuruti apa yang aku mau"Kata semy pada mereka yang masih kesakitan karena serangan dari semy.


"Maafkan kami,kami mohon jangan beri hukuman yang sangat parah kepada kami, kami minta maaf akan melakukan apapun itu asal jangan hukuman yang begitu berat"pinta salasatu temannya.


"Saya tidak akan menghukum kalian namun saya ingin bertanya apakah kalian di sini ada yang masih bersekolah?"tanya semy padanya sambi berjalan mengitari mereka.


"Tidak kami tidak sekolah hanya beberapa saja yang sekolah”jawab pemimpin anak berandalan ini.


"Alasan kalian tidak sekolah kenapa?"


"Kami malas belajar karena itu sangat melelahkan dan membuatku bosan,di sini kami hanya anak yang tak suka sekolah kami hanya suka kebebasan"jawab mereka.


Akhirnya semy pergi dari situ mereka mulai dari api unggun yang sudah di hidupkan sedari tadi, mereka mengambil beberapa botol minuman dan juga beberapa narkoba yang mereka bahwa setelah itu mereka bersama-sama melempari peralatan dan bahan obat-obatan yang hilang itu ke dalam sebuah api dan berjanji tidak akan menggunakannya lagi sampai kapanpun itu lah janjinya janjinya.


Dengan keadaan yang begituan tenang bersama zella yang masih dalam keadaan terluka mulai pulang ke rumahnya masing-masing,termasuk juga anak buahnya tapi ketika dia dalam mobil mereka mendengar sebuah info tentang pendaftaran sekolah gratis semy merasa senang.


Tidak butuh waktu yang lama kini dalam waktu beberapa hari pendaftaran sekolah sudah dibuka dan anak-anak yang tidak sekolah yang pengangguran mulai menuju ke sebuah gerbang dan mengikuti pendaftaran sekolah,ia merasa bangga pada dirinya karena telah membantu anak-anak bersekolah lagi dan dia juga mulai bertemu kepala sekolah meminta agar gurunya serius dalam mengajar dan mendidik anak-anak agar tidak ketinggalan zaman lagi.


kini misi pertama sudah selesai yaitu membuat anak-anak sekolah dan memiliki pendidikan lagi yang kedua adalah ia harus mengurus gangster yang menguasai kota ini yaitu Victor ia harus membubarkan geng itu dan membuat yang baru demi sebuah keadilan tidak ada lagi yang namanya kekerasan di kota ini ketika adanya semy.


Seminggu kini sudah berjalan anggota-anggota yang direkrut oleh semy kini mulai banyak untuk mengikuti geng baru dari semy


,ini akan dinamakan geng yang bernama Victoria, geng ini hampir sama dengan geng yang sebelah tetapi karena kebersamaan yang telah dicapai maka ia menamai dengan geng Victoria oleh karena itu kota ini tidak akan lagi ditindas oleh geng geng sebelah dan tidak akan lagi lemah dihadapan mereka.


Seperti biasa di malam-malam yang tidak pernah sunyi atau tidak pernah sepi geng Victor mereka selalu membuat keributan di kota ini tetapi kini anak buah dari semy memilih untuk membalas dan melawan mereka agar tidak takut untuk menghadapinya.


Di Kota Cell


Sebuah bar


Seorang pria yang memiliki sebuah senjata di celananya berdiri dengan tegak ia membuka pintu itu seperti dirinya tidak pernah menghormati orang lain karena dirinya merasa sangat kuat juga didampingi oleh anak-anak buah yang lainnya.


Tternyata ini adalah anggota dari Geng Victor ia mulai duduk dengan santai ia memerintahkan pelayan untuk membawa minuman yang begitu banyak tetapi ketika mereka sedang asyik mengobrol dengan happy ,dan selesai bermain mereka mulai pulang dan tidak ingin membayar hal ini membuat pemilik bar ini merasa marah dan meminta mereka untuk membayarnya namun tetap saja,geng Victor tidak ingin membayarnya dan menentang mereka untuk berduel berkelahi maka dari itu semua yang ada di bar ini mulai tertarik pada mereka dan mengelilingi mereka kebanyakan disini adalah anggota yang berpihak pada semy dan meminta mereka untuk pergi jika tidak mereka akan dikeroyok hingga mati.


Atas kerja sama ini mereka semua mulai takut dan berlari ia memberikan sejumlah uang dan meminta maaf ia berjanji tidak akan datang lagi ke sini,namun juga melaporkan kepada bosnya bahwa dirinya telah diremehkan oleh mereka karena mengatakan kalau dirinya itu sangat lemah.


Bos pun mulai marah,ia akan membuat suatu keributan yang sangat dahsyat di kota ini akan membuat mereka takut lagi kepada bos ini maka dari itu sebuah rencana akan dilaksanakan pada suatu hari.


Di sisi lain semy sudah memiliki anggota yang cukup banyak hingga 300 orang dari muda hingga tua dari umur 18 tahun hingga ke atas ini semua diambil oleh semy.