Mafia The Real

Mafia The Real
Kepergian Johan



...Part 17...


Kini semy Tinggal bersama dengan edward setelah di tinggal oleh merlinda dan kakeknya.


Semy mulai tidur di kamar dan mengingat tentang kebersamaaan semy dan merlinda.


Setelah itu Karin yang habis menidurkan Johan di tarik oleh Leord.


"Ayo kita ke kamar"kata Lerod menarik tangan Karin.


"Tunggu sebentar lagi"ucap karin mengelus rambut johan.


"Sayang ini udah jam 11 tahu"kata leord yang sudah di dekat pintu keluar.


"Ya emang kenapa aku biasa tidur jam 12 atau 2 malam,kamu tidur duluan aja sana"kata karin mengusir.


"Bukan gitu sayang...Argh...gini loh...kita kan habis nikah jadi...ya...emm"leord memberi kode.


Namun karin masih belum mengerti dan diam.


"Argh...sayang...ayo ke kamar" ajak Leord.


"Ada apaan sih hah,sana duluan"kata karin kesal.


"Aduh....ituloh...arghh.....malam pertama...heheheh"senyum lebar dari wajah leord.


"Hadeh.. yaudah bentar aku ke kamar"kata karin berdiri.


"Nah gitu donk,yes...."leord merasa senang.


Kini karin dan leord ke kamar secara bersamaan,dan kalian mungkin tau apa yang akan terjadi,namun aku tak bisa menjelasknnya.


Gdubrak


Kini suara terdengar dari kamar Karin dan leord.


Dan terdengar bunyi Ranjang bergoyang,entah apa yang mereka lakukan,dan lebih mengerikan lagi.


Entah apa yang membuat suara ini aneh,dan hanya orang tertantu saja yang tau.


Hal ini memang sangat sulit di pikirkan,namun jangan kalian pikirkan karena ini bukan hal yang perlu kalian pikirkan lagi atau singkatnya tidak penting.


Setelah malam pertama,karin sang istri dari leord sudah bangun dan ia berada di dapur bersama para pelayannya,kini ia mulai memasak dan menyiapkan makanan,leord yang bangun tak menemukan istrinya di samping ia segera mandi dan berkemas dengan cepat.


Sedangkan semy,semy terlalu lelap tidur karena ia tidak pernah tidur di ranjang seempuk ini.Lalu Sang pelayan datang,namun pelayan ini tidak baik seperti yang lainnya,ia adalah ibu tua yang memiliki Anak dua.


Srot.....


Air sudah terjun ke wajah semy,semy seger bangun dan semua badannya basah kuyup.


"Aduh...bajuku"kata semy.


"Bangun..!!!! dasar anak pemalas !!!"kata wanita itu pada semy.


"I...iya bu"balas semy.


Wanita itu keluar dari kamar dan mulai melakukan kegiatan lainnya.


Semy bangun dan mulai mandi,ia juga bergegas mengganti pakaian,setelah itu ia mulai ke dapur dan mencuci piring dan membantu memasak dengan bibi yang ada di dapur.


Semy yang masih kecil hanya bisa melalukan pekerjaan kecil,ia yang sedang memotong sebuah wortel tak sengaja membuatnya menjadi kacau.


Lalu semy keluar dan di perintahkan oleh ketua pelayan untuk menyiram bunga,dan ia pun melaksanakannya.


Kelurga edward mulai berkumpul untuk sarapan!!!!


Mereka semua sudah duduk rapi di meja mkan,catarina,edward,johan,karin,leord.Namun edward tak melihat semy,dan meminta pelayan untuk mengajak semy datang.


"Pelayan...ajak semy makan ke sini"kata edward.


"Baik tuan"


"Aku tidak setuju ayah!!!!! mengapa dia harus makan di sini!!!! aku tidak setuju dan tidak menginginkannya !!!"kata Johan marah pada edward.


Edward hanya diam dan berkata.


"Duduk dan makan!!!!"kata edward.


Johan yang berdiri dan memberontak kembalu duduk,dan karin yang berada di sebelahnya menenangkan johan agar tak melalukan hal seperti itu lagi.


Setelah itu Semy datang dengan pakain kucelnya,edward meminta semy dudum saja dan makan bersama.


Setelah itu edward seperti biasa akan bekerja,namun karena hari ini adalah kepergian


johan menuju prancis,ia menunda pekerjaannya dan mengantar johan ke bandara.


Johan makan dengan penuh kesal pada semy.Dan menatapnya dengan tajam.


Setelah makan edward meminta karin membantu Johan membereskan barangnya,dan di sana johan sama sekali tak suka ke prancis.


Beberapa jam kemudian,johan sudah selesai membereskan barangnya dengan beberapa koper.


"Ayah...jangan pernah ganggu kamarku,siapapun itu!!! aku minta kamarku utuh di saat aku pulang"pinta johan pada ayahnya.


Sang ayah hanya mengangguk.


Kini ayah mengantar johan ke bandara bersama catarina dengan mobil pribadinya,dan sesampai di bandara mereka berpisah,edward juga merasa sedih karena harus berpisah dengan johan,namun ini demi kebaikan johan di masa depan.


Sedangkan di rumah,semy sedang kembali menyiram bunga.Leord yang benci pada semy menyuruh banyak hal padanya.


"Heh...anak kecil,potong daun-daun yang di sana biar rapi"kata leord pada semy.


"Baik tuan"balas semy mengambil gunting potong ke gudang dan mulai memotongnya.


Dengan perlahan semy memotongnya dan meminta ajaran dari para pelayan lainnya,namun hal ini tak membuat Leord puas,ia segera menyenggol semy dengan sengaja dan membuat semy memotong dedaunan yang cantik itu.


"Eh...semy kaget"


"Duh....Ni anak!!!! Ini kan Pohon kesayangan tuan edward!!!! kakaku!!!!"Teriak lerod sok histeris.


"Maa...maaf paman tadi gak sengaja,kesenghol paman"kata semy gugup.


"Paman!!! paman!!!! kamu kira saya pamanmu!!! panggil saya tuan!!!!"kata Leord marah.


"Maaf tuan tadi tuan yang menyenggol sayaa"kata semy.


"Alasan aja kamu!!!! Emang gak becus ngurus gini aja!!! "Kata Leord langsung menampar semy.


"Awh....maaf tuan saya tidak sengaja"kata smey mengeluarkan air mata.


"Dih....lu cuman anak kesayangan kakaku,tapi tidak denganku!!"kata leord langsung pergi.


Sang pelayan lainnya hanya bisa melihat,kami anak bawahan dan tak bisa berbuat apa-apa,hanya orang yang tinggi saja bisa membuat keputusan mana salah dan benar,ini sungguh dunia yang sangat kejam.


Setelah itu ada satu wanita Muda yang membantu Semy berdiri,dan menangkan dia agar tidak membawa perasaan atas tindakam dari Leord,karena mereka sikapnnya seperti tu tidak jauh beda dari johan.


Semy mulai memotong lagi dan menahan rasa sakit dari tamparan leord yang sangat keras.


Kini semua kembali normal,setelah pesawat terbang catrina dan edward pulang,dan menuku ke rumahnya.Catarina yang baru saja datang ke rumah menghampiri semy dan mengajaknya bermain.


"Semy..ayo...main"kata catarina dengan riang gembira.


"Maaf catarina,aku di sini hanya pembantu dan masih bekerja,aku tak bisa bermain dengamu"kata semy.


Lalu catarina cemberut sambil duduk di kursi di bawah pohon.Ia tak suka karena tak bisa bermain dengan semy.


Edward yang melihat itu bertanya pada catarina anaknya,kenapa cemberut?apa karena johan pergi?Namun catarina menjawab kalau ia tak bisa bermain dengan semy.