Mafia The Real

Mafia The Real
Musuh Edward



...Part 45...


Pukul 9 Malam Di Dalam Mobil!!!!


"Hoammmm...aku cape,udah ya mau tidur duluan"kata catarina.


"Heh makanya jangan terlalu malam sekarang kamu capa kan dan juga udah malam besok sekolah"semy memarahi Catarina.


"Hammm....yayayaya....."


Mereka naik ke dalam mobil hitam yang di mana mereka pikir ini adalah mobil mereka,mereka sangat santai di sana menuju perjalanan pulang.


Namun.ternyata ini adalah musuh edward yang menyamar jadi supir,supir yang pertama tadi sudah di culik dan di habisi oleh mereka,supir ini hanya tersenyum puas karena mereka bisa membalaskan dendanya yang dulu kepada anak-anak.


Grek!!! Grek!!! Grek!!!!


Suara dari guncangan jalan membuat catrina resah dan tak bisa tidur di dalam mobil,ia meminta supirnya untuk pelan-pelan saja.


"Pak pelan saja aku lagi tidur nih"


Namun catarin tidak tau supir ini adalah penjahat yang ingin membunuhnya,semy yang tertidur merasa ada yang aneh dengan jalan yang mereka lewati.


"Kok kayak ada yang aneh ya?apa karena malam jadi beda?"pikir semy.


Namun Semakin jaun semakin sepi dan jalan semakin rusak,ini mau di bawa ke mana sih emangnya?.


Mobil pun berhenti dan pemberhentian mereka bukanlah rumah melainkan sebuah Rumah Tua.


Catrina bangun setengah sadar,dan ia kaget karena ia berada di tengah hutan dengan gubuk tua.


"Ih Kok ke sini sih pak bukannya pulanng!!!"Kesal catarina.


GDUBRAK!!!


Tendangan pada tong besi membuat catrina dan semy sadar sepenuhnya,semy memperjelas penglihatannya dan ia melihat Banyak pria yang mengelilinginya.


"Duh...kayak gimana ini sem!"


"Aku tidak tau kenapa mereka mengelilingi kita"


SREK!!!! SREKK!!!!


Suara dari seretak Kayu panjang mengenai tanah,dan di sebelah dengan pria yang memegang pisau.


"Apa yang paman lakukan?!"Ucap catrina.


"Kami hanya ingin bersenang senang!!!!! Kami tidak akan melepaskan mu!!! Kamu akan mati di tangan kami!!! HAHAHAHAHAH!!!!"tawa pria ini dengan serius.


Sebelum mereka menyerang Semy mulai beraksi,ia melompat dan berlari ke atas mobil dan menuju ke belakang dan menarik perhatian semua orang.Kesempatan ini di pakai oleh catarina,ia berlari dengan cepat dan masum ke dalam mobil.


Pria melihat catrina masuk ke dalam mobil dan mengejarnya.Dengan susah payah catarina mengotrak-atrik barang di mobil mencari barang yang tajam,setelah pria jahat ini dekat Catarina mengunci pintu mobil sehingga mereka tak bisa masuk.


"AKHH!!!!!!"jerik Catarina yang ketakutan.


Mereka memberontak dan terus mengambim kayu dan memukul kaca mobil,catrina tau ia tak akan selamat jika terus berada di dalam movil.Ia panik setengah mati mencari barang yang berguna di dalam mobil.


PRANK!!!!


Di belakang sudah ada pria dan ingin memukulnya,ia sudah mengangkat tangannya,tetapi semy dengan mudah menangkis dan memberi balasan pada ptia ini dengan menendang wajahnya Ketika sedang membungkuk melepas Kayu.


PLAK!!!


Pukulan mengenai Pundak semy,semy tersungkur sebentar dan berbalik arah padanya.


"Ouh...johan,rupanya kau kuat juga ya"kata pria ini melepas kayunya.


"Kenapa?takut?"tanya semy.


"Aku tidak akan takut sama anak kecil sepertimu,aku akan menerkammu dan membuat tulang rusukmu menjadi pajanganku"Dengan ekpresi menakutkan.


"Silahkan saja"


Pria ini mulai melawan semy dengan kekuatannya,ia memukul,menendang,bahakn jurus lainnya tak bisa mengalahkan semy.Justru semy dengan mudah mengalahkan pria ini dengan menekuk kakinya dan membuat pria ini berlutut dan memuntahkan darah.Dan semy menekan punggung pria ini dengan sangat keras dan terdengar retakan tulang.


Semy tak lagi mengurus pria ini,ia melihat catatina dalam bahaya,maka dari itu ia begegas dan berlari menuju ke arah catarina.Semy memukul wajah pria jahat ini satu per satu dan menendangnya ke mobik dan membuat Mobil ini penyok.


Yang lainnya masih saja memukul kaca jendela mobil,tetapi kabar buruknya Kaca ini sudah di pecahkan dan pria jahat ini memasukkan kayu panjangnya dan ingin memukul catarina bahkan menusuknya.


Catarina terpojok dan masuk ke belakang mobil,tetapi tetap saja pria ini memukul kaca mobil dengan keras,tak ingi kalah dari catarina pria jahat ini mengambil kapak dari dekat rumah dan berlari ke arah mobil tadi.


PRANK!!!


PRANK!!!!


Pukulan kali ini sangat mengrikan tak butuh waktu yang lama ia bisa memecahkan kaca jendela mobil,catrina terus terpojok ia memgambil sebuah boneka dan ingin menghalanginya.


Semy setelah menghajar temannya tak panjang waktu memutar mobil,ia naik ke atas dan memberi Pukulan dari kaki ke wajah pria ini.Pria ini tak bisa melihat dan menggerakkan kapaknya ke mana-mana,yang di maan kaki semy hampir saja di tebas oleh kapak.


Di saat mereka lengah dan kesakitan Semy masuk ke dalam mobil dan ingin pergi,namun kunci mobil malah jatuh ke bawah.Dengan rasa kepanikan Ia mencoba mencarinya di kegelapan.


"Aduh....pake jatuh segalah lagi"Kesal semy.


"Semy...ayo cepat...!!! mereka udah mau dekat"


"Sabar ini ku kuncinya jatuh tau"


Ia terus saja meraba ke bawah,para pria mulai bangkit lagi dan menuju mobil di mana catarina dan semy berada.


Mereka tak putus asa dan ingin membunuh semy dan catrina sekarang juga walau mereka kini sudah babak belur.Untung saja di saat yang tepat kunci mobil di temukan,semy yang tak bisa menyetir terpaksa menyetir demi keselamatannya.


Akhrinya mobil mulai hidup,semy yang pertama kali memegang setir mobil sembarang melakukannya,ia menggas mobilnya dengan cepat,bahkan maju dan mundur tak karuan,sehingga pria yang hendak mendekat menjauhinya karena takut tegilas mobil semy.


Setelah bisa memutar semy menggas mobilnya dan meninggalkan pria jahat ini.Walau dalam memgemudi mobil ia masih berkelok-kelok tak tentu arah dan tak rapi.


Asalkan mereka bisa menjahui pria jahat tadi,kini sudah jam 11 malam semy dan catarina aman dan jauh dari penjahat.Semy yang takut memberanikan diri masuk ke jalan raya seperti orang lainnya,dengan keadaan mobil yang hancur semy dengan pede mashm ke area jalan raya.


Ia juga takut ketahuan polisi dan di tangkap,maka mereka mengemudi dengan hati-hati dan waspada.


Catarina merasa lega karena ia sudah jauh dari dari pria jahat itu.