
...Part 52...
Edward Kini sudah terlihat di depan jalan,dan Ia hanya seorang diri dengan membawa sebuah catatan
Semy yang ada di dalam masuk ke dalam bekas pabrik,di mana Di sini banyak anggota mafia yang sedang berjudi.Sang supir akak berpisah dengan semy di sini,semy bertugas mencari keberadaan Myra dan Cristal,dan Sang supir tadi akan naik ke sebuah menara yang di mana menara ini adalah tempat senjata tembak jauh yang mematikan.Tembakan jitu.
Semy mulai melewati Lorong-lorong Yang di mana ada banyak sekali anggota Jahat di sana.Ada seorang pria yang mabuk menabrak Semy.
Brukkk...
"Heh anak kecil apa yang sedang kamu lakukan di sini?"tanya Sang pria bertuju padanya.
"A..aku sedang mencari kakaku ia akan segera memberikan gadis yang di minta bos sean"
"Kau?tidak mungkin bos menyuruh anak kecil seperti mu"
"Tidak aku hanya menggantikan teman kakaku saja,aku juga terpaksa ke sini karena aku butih uang"
"Baiklah di mana gadis itu"
"Gadia itu sudah di bawa dan akan di pertemukan dengan bos sean"ucap Semy.
"Oke sana carilah kakamu aku akan menanti gadis-gadis ini untuk aku coba"ucapnya dengan keadaan mabuk.
Kali ini semy lega sudah berhasil dari anak buah bos sean.
Karena di sini bukan semy saja yang bekerja dari seumurannya banyak anak-anak lain yang di pekerjakan di sini.
Dari sisi gelap semy mendengar suara anak-anak yang di kurung di sebuah sel Yang di jaga oleh penjaga.
Mereka adalah anak-anak yang di mana Anak ini seroang anak jalanan,dan dari penampilannya saja anak ini terlihat kumuh dan kotor.
Semy tak tahan dan tak tega melihat hal ini.
"Paman....aku lapar,aku ingin makan"ucap anak laki-laki yang bertubuh kecil dan kurus kering.
"Heh !!! kalian makan hanya sehari sekali dan kalian akan mendapat makan bebas bila mendapat majikan baru!"teriak sang penjaga dengan keras pada anak itu.
"Tapi paman aku sedang lapar,aku gak kuat..paman..."dengan lemas dan tak.berdaya anak itu memohon di dalam sebuah sel.
"Diam!!"pria ini kasar dan memukul anak laki-laki ini dengan sebuah Senjata.
Anak-anak ini ketakutan dan memojok di sebuah sudut sel.Semy tak tahan ingin melepas anak-anak ini segera,tanganya gatal dan ingin menghajarnya.Namun ia harus fokus pada tujuannya itu.
Semy melanjutkan lagi untuk mencari keberadaan myra dan cristal,tetapi ia di kejutkan dengan seorang mayat wanita yang tak berbusana.
Semy mulai merinding dan banyak wanita yang bekerja di sini.
Edward mulai masuk ke dalam setelah melakukan pemeriksaan.
Di Sebuah Ruangan.
"Mau di bawa ke mana aku !!! lepasin aku !"teriak myra yang berada di antara wanita di ruangan yang gelap.
Namun pria ini ta menggubrisnya dan terus menyeret Myra dengan sangat kejam.Setelah itu Myra mulai di bawa ke hadapan bos sean.
Myra duduk dengan keadaan terikat dan di kawal oleh beberapa orang.
"Tunggulah Nanti suamimu akan datang"ucap sean.
"Di mana!!! di mana anakku!!!! "teriak myra dengan histeris.
"Diamlah dia akan datang !! dan kamu jangan macam-macam untuk kabur karena Anakmu ada di sini sebagai ancaman"
"Dasar iblis!!! "
Edward pun menghentikan mobilnya dan turun dengan sendiri.
Sang penjaga langsung datang dan mengawal edward untuk menuju ke hadapan bos sean.Sampailah di sana bos sean dengan santai merokok di sebuah kursi menyambut Edward.
"Selamat datang,pintar juga kamu,bawa Surat wilayah nya?"tanya sean yang berdiri menuju edward.
"Di mana dulu Myra!! di mana anakku!"pinta edward dahulu.
"Tenang saja di sini kita damai dan kita hanya akan saling bertukar,Tio...cepat bawa gadis iyu ke sini"perintah dari sean.
Myra pun mulai di bawa Dan di perlihatkan pada Edward.
"Myra...!!!"Teriak Edward.
"Edward !!! "sahut myra yang merasa senang.
"Myra tenanglah aku akan menyelamtkanmu"
"Tapi cristal...anakku cristal"kata Myra merasa sedih.
"Sudahlah dramanya soal anak mu akan aku beri nanti setelah Kamu menandatangi komtrak ini "
"Baiklah bisakah kamu memberikan Myra padaku dulu lalu aku akan menandatanginya"pinta edward mengeluarkan sebuah berkas.
"Oke silahkan"
Anak buah ini mendorong Myra ke hadapan dward dan mereka saling berpelukan.
"Myra..kamu jangan khwatir aku ada di sini"kata Edward mengusap kedua rambutanya.
"Tapi anakku,anakku..."
Lalu sean tak sabar ingin segera menandatangani kontrak ini.Di sisi lain semy yang diam-diam masuk ke dalam menemukan cristal yang di ikat dan di tutup mulutnya dengan sebuah solasi di Ruangan.Hal ini dapat di lihat dari Sebuah celah.Semy ingin menolongnya dan ada dua penjaga yang sedang mengawas di sana.Semy tak kehabiskan akal,ia mengambil sebuah kawat kecil dan menuju ke hadapan pengawal ini.
"Hey anak kecil jangan di sini,ini adalah tempat terlarang"kata sang pria dengan tegas.
"Maaf pak"ucap semy dengan penuh semangat dan beraksi mulai mencekik salasatu Pria yang ada di depannya.
Satu pria yang di sebelahnya terkejut dan menodongkan sebuah pistol pada semy,tetapi semy mengangkat kakinya dan memutar tabgan Pria ini bebarengan sambil mengaitkan kawat pada leher pria.Hal ini membuat pistol yang di pegang mereka jatuh ke bawah.Karena tak ingin ada keributan semy mulai membunuh dan mencekik kedua duanya oleh kawat itu.
Semy bergegas masuk ke dalam dan cepat-cepat membuka ikatan pada cristal.
"Kak...kakak....cristal takut"kata cristal dengan wajah yang bengkak karena habis menangis.
"Stt....diam dan kakak akan segera menolongmu,kita akan pergi dari sini secepatnya"pinta semy.
Untung saja anak ini nurut dan diam saja.
Lalu Semy mulai keluar,ia bersama cristal diam-diam keluar secara bersembunyi.
Tetapi di saat akan keluar Ia tak bisa lagi bersembunyi karena ada banyak pria yang berlalu lalang di sana.
Lalu dengan memberanikan diri semy dan cristal keluar,namun semy menyamar jadi orang jahat dan membawa cristal dalam keadaan terikat.
Dengan seperti ini tidak ada yang curiga dan ia akan berhasil,tetapi di saat penyerahan Dan penandatangani Kontrak ini Tiba saja semy lewat dari area Di mana Myra dan bos sean berada dengan edward.
Myra berteriak dan memanggil nama anaknya.
"Cristall!!! anakku!"teriak Myra menuju semy .
Sean pun melihat ke arah Semy dan mengatakan.
"Siapa dia?mengapa dia memmbawa tahananku?"tanya Sean.
Kini semy sudah ketahuan karena myra memanggilnya.