
...Part 85...
setelah semua anggota preman yang dikumpulkan oleh zela mereka masuk ke dalam sebuah markas. semi berjalan dengan perlahan dan masuk ke dalam arah ke situ Di mana anak buah yang sudah dikumpulkan berdiri dengan rapi.
Selamat datang ketua!
mereka menyebut Remi dengan begitu semangat dan penuh power.
"Oke terima kasih karena kalian sudah mau berkumpul di sini,saya yang telah memanggil kalian karena saya ingin memberitahu sesuatu tentang rencana saya, saya harap kalian bisa mendukung saya sepenuh hati kalian"perkataan dari semy kepada anak buahnya yang masih dibilang sedikit hanya 30 orang saja.
BAIK BOS!
"Jangan panggil saya bos panggil saya semy karena saya masih muda daripada kalian itu tidak sopan bagi saya"ucap semy.
Mereka pun nurut apa yang dikatakan oleh semy ,dan semy mulai membuat sebuah strategi yang ia pikirkan kepada anak buahnya,namun salah satu anak buah mulai mengajukan sebuah pertanyaan pada semy.
"Semy apa yang akan kita lakukan apabila melawan geng Victor sedangkan anggota kita hanya sedikit dan 30 orang saja tidak seperti vicktor yang memiliki jumlah puluhan hingga ratusan anak buah tentu saja kita akan kalah"kata anak buah itu mengajukan sebuah pertanyaan dengan mengacungkan tangannya ke atas.
"Iya kita akan kalah pada mereka karena jumlah kita sedikit namun dengan kecermatan dan kecerdasan kita,kita bisa membuat mereka kalah soal jumlah kita tidak perlu khawatir karena kita akan membuat di geng dengan jumlah yang cukup besar"kata semy menjelaskan pada anak buahnya.
"Lalu siapa yang akan menjadi anggota geng kita karena mereka tidak mau gabung pada geng ini,geng termasuk konyol dan takut kepada gangster Victor"
"Siapa yang bilang kalau geng ini adalah geng konyol dan penakut kita juga bisa menjadi kuat dan bisa menjadi geng berjaya intinya kita harus bersama dan saling mendukung ,soal jumlah kita tidak perlu khawatir karena aku akan merekrut beberapa anggota "pada anak buahnya itu secara perlahan.
Setelah menjelaskan apa yang dikatakan ia mulai memberi tugas kepada anak buahnya untuk merekrut beberapa anggota,dengan cara mencari anak buah di malam hari atau di siang hari di mana anak itu adalah orang-orang berandalan.
Walau mereka tidak ingin ikut atau sangat sulit ikut maka mereka harus memaksanya dengan cara apapun.
Karena terbuatnya geng adalah untuk memakmurkan kota ini dari kejahatan kejahatan yang selalu terjadi,semy yakin dengan penjelasan yang baik dan tujuan yang baik maka orang-orang akan ikut dan mendukung yang dibuat oleh semy.
Anak buah mereka mulai menggangguk dan mengerti apa yang dikatakan oleh semy mereka akan melakukan tugas dengan baik dan sebisa mungkin tetapi tiba-tiba ada pria yang memanggil nama semy dari kejauhan dan membuka pintu mereka secara mendadak ia berlari dan memanggil semy dengan keras.
"SEMY... SEMY!"Teriaknya.
"Ada apa?"sahut semy.
"Ini ada telepon dari seseorang !"
Semy mengambil hp dari pria itu dan mendekatkan pada telinganya,semy mulai mendengar sebuah ucapan dari seseorang yang di mana ini adalah Bos victor.
"Maaf ini siapa ya apa yang Anda maksud saya tidak mengerti?"dengan kebingungan.
"Jangan pura-pura tidak tahu! ini aku adalah Bos Victor yang terkuat itu ! kamu lupa dengan aku? kemarin kamu yang telah mengajar anak buahku itu"
"Anda salah sambung saya matikan dulu"
"Tunggu-tunggu dulu karena aku sudah menyandera adik dari anak buahmu maka tukarkanlah dengan sesuatu yang lebih berharga!"pinta Bos itu kepada semi dengan nada yang sangat tinggi sehingga membuat telinga semy kesakitan.
"Aku tidak tahu apa yang kamu maksud saya matikan karena kamu sangat mengganggu kehidupan saya!"
"Jangan matikan teleponnya atau kamu tahu akibatnya!"ancam Bos itu pada semi yang semakin kesal karena semy.
Namun semy langsung mematikan teleponnya dan meminta anak buahnya itu pergi mengatakan kalau semy tidak mengenal Bos vicktor itu, kemudian Zella anak buah semy yang di mana adiknya disandera oleh Victor bertanya kepadanya.
"Apa yang terjadi Bos siapa tadi yang nelpon ada masalah kah?"
"Tidak ada itu hanyalah telepon dari gangster sebelah yang mengatakan kalau adik mu di sandera di sana dan meminta tukaran yang mahal"ucap semy dengan sikap yang santai walau iya tahu ini adalah masalah besar baginya namun hebatnya ia tetap santai dan rileks.
"Apa!!!! adikku di culik!!!! siapa!! berani-beraninya dia!"bentak Zella di hadapan semy pada penculik itu.
"Yaa yang menculik adikmu adalah Bos dari yang Gengster Victor,kenapa ?kamu ingin membalasnya?kamu ingin hukumnya ?kamu ingin menghajarnyanya? maka silakan hajarlah jika kamu ingin mati di sana"kata semi pada anak buahnya itu di markas.
"Ti..Tidak bos tapi aku mohon tolong selamatkan adikku,aku tidak ingin mereka kenapa kenapa karena aku,aku minta tolong Bos aku akan lakukan apapun demi menyelamatkan adikku"permohonan dari Zell kepada semy dengan perasaan yang sangat sedih,Zella menundukkan kepalanya karena dirinya adiknya di culik.
"Udah tenang aja ini bukan masalah besar, mereka hanya ingin uang dan aku bisa memberinya dengan mudah namun kita tidak boleh melakukan hal apapun yang dia mau ,kita harus memakai logika,sebuah rencana agar bisa membawa adikmu kembali, jangan turuti apa yang mereka inginkan atau mereka akan membuat semena-menanya"
Semy tahu kalau lulu diculik dan ia akan melakukan sesuatu agar bisa membebaskan Lulu,daripada pada membuat sebuah perjanjian atau sesuatu yang harus di tukarkan pada vektor itu.
Di sisi lain Bos gangster Victor itu marah-marah dan mengomel ngomel HP yang telah dimatikan oleh semy.
"sialan hp nya malah dimatikan,gimana caranya aku ngabarin dia kalau lulu diculik,kalau kayak gini aku nggak bisa dapat apapun yang aku mau!!"bos ini terlihat sangat marah di depan anak buahnya.
sang anak buah yang tahu bos marah tak bisa melakukan apapun mereka hanya bisa menunduk dan takut terkena imbasnya.
Ini adalah pemeran yang lama yang akan hadir lagi!
Suara nyanyian yang indah dan merdu terdengar dari balik jendela yang di mana dia adalah seorang gadis yang tidak diketahui siapa namanya ia sangat tertutup karena jarang sekali keluar rumah.
Ini masih misteri dan belum bisa diketahui namanya, maka akan diberitahu pada episode selanjutnya.