
...Part 77...
"Halo bosku Johan yang tampan sudah lama sekali aku tidak bertemu"ucap sang teman yang baru saja datang dan turun dari sebuah pesawat.
Teman-teman Johan yang datang dari Perancis ada 3 orang ini adalah teman sejatinya dari sejak kecil ia tinggal di Perancis.Di dalam bandara Johan dan teman-temannya mulai berpelukan karena kangen dan melepas rindu selama ini.
Lalu Johan membawa ketiga temannya itu masuk ke dalam mobil yang mewah tidak lupa di dalam mobil mereka berbincang-bincang pada kisah masa lalu yang terjadi di Prancis.
Hingga mereka terbahak-bahak ketika menjelaskan cerita yang mereka alami sejak dulu.
"Hahah lucu banget ya dulu"
"Iya ini gara-gara johan tau"
Teman-temannya ini juga mengusulkan pada Johan untuk membuat sebuah geng baru dan geng besar di sini, namun Johan mengatakan pada teman-temannya kalau ia mendapat sebuah misi dalam pertandingan ini jika ia bisa mengubah kota Kind menjadi kota yang damai dan taat pada aturan dan tidak ada lagi kekerasan di sini maka ia bisa menjadi pewaris ketua gangster dari ayahnya.
Teman temannya menyarankan untuk mencari anak buah dulu atau mencari anggota dulu setelah itu mereka harus membuat kekerasan atau melakukan sebuah ancaman pada mereka jika mereka tidak ikut anggotanya dan jika mereka tidak patuh maka akan diberi hukuman yang setimpal.
Namun teman satunya lagi mengatakan jika ia melakukan peraturan yang dilarang atau peraturan yang sangat keras di kota kind maka bisa saja dalam pertandingan ini Johan akan gagal.
Namun Johan memiliki sebuah ide dalam hal ini dan mereka tidak perlu melakukan atau memikirkannya lagi.
Di toilet umum semy sehabis dari dalam mobil, ia mulai membersihkan yang ada di pipinya dan ada ditangannya ia juga mengganti pakaiannya di sana dengan pakaian yang bersih.
kali ini semy akan pergi ke sekolah di mana sekolah ini adalah tempat menuntut dan belajar bagi anak-anak. semi mulai membuang tisu itu ke dalam tong sampah di toilet dan ia bergegas ke dalam mobil yang sudah di parkirkan disamping sebuah toko kecii,zella yang ada di dalam mobil menunggu semy mengganti pakaiannya.
"Zella apa kau tahu di mana sekolah di sini?" tanya semy.
"Bos ku di sini ada sekolah tapi di sini sekolahnya hanya orang-orang kaya saja jika kau mau ingin ke sekolah maka akan aku antarkan sekarang juga dan sekolahnya tidak jauh dari sini"jawab zella yang masih diam di dalam jok mobilnya di samping kiri.
"Oke baiklah sekarang antarkan aku juga ke sekolah sana dan aku ingin bertemu dengan guru guru dan juga kepala sekolah di sana"pinta semy dengan sangat serius
Jelas tidak tahu apa yang dipikirkan semy sekarang namun tindakan semy ini sangat baik ia ingin mengubah kota cell ini dengan damai dan juga ingin membuat anak-anak untuk belajar dan sekolah.
Setelah itu sampailah mereka di depan gerbang sekolah pada pukul 10 pagi semy mulai sampai ia mengatur kembali rambutnya dan turun secara perlahan dengan wajahnya yang tampan itu.
Ini adalah sekolah SMA ya mungkin bagi kami ini adalah SMA di mana ini di duduki khusus yang berumur dari 16 tahun sampai 8 tahun ke atas mungkin saja sih, lalu semy mendekati gerbang pintu yang di dijaga oleh satpam.
"Saya ingin kedalam dan berbicara pada kepala sekolah apakah boleh"tanya semy dengan baik-baik pada satpam.
Namun satpam ini tidak memperbolehkan Semmy masuk karena di dalam ada orang yang lagi belajar, lalu datanglah zella dan meminta satpam itu untuk membuka gerbangnya dan biarkan semy bosnya untuk masuk ke dalam sekolah.
Apalagi ketika satpam melihat zella adalah Bos dari preman di kota Cell,ia mulai kunci gerbang ini dan meminta mereka untuk pergi secepatnya dan tidak membuat keributan di sekolah ini.
Lagi-lagi terjadi masalah karena adanya Zella, semy tanpa banyak pikir ia mulai memanjat ke dinding dan masuk ke dalam sekolah secara terpaksa.
"Apa yang kamu lakukan cepat turun dan keluar dari sini jangan masuk ke dalam sekolah ini atau kami akan melaporkan mu kepada yayasan!"ucap satpam dengan marah dan membawa tongkat seperti biasa.
Gedubrak !!!!
Semy mulai loncat dari atas dinding ke bawah dan memasuki area sekolah.
"Aku hanya ingin bertemu dengan kepala sekolah secara baik-baik aku ingin tidak membuat keributan aku tahu aturan sekolah"ucap semy pada satpam itu dengan berjalan ke hadapannya.
"Cepat mundur dan kembalilah keluar atau aku panggil kepala sekolah sekarang"kata satpam itu yang merasa dirinya ketakutan dengan memegang tongkat dan menuju ke arah semy,ia juga mengancamnya untuk mengadu kepada kepala sekolah, yang di mana tadi ia akan memanggil yayasan? yayasan apa itu.
"Baguslah cepat panggilkan kepala sekolah ke sini sekarang"minta semy dengan wajah yang masih begitu santai.
Zella yang ada di luar berteriak-teriak meminta tolong pada semy untuk membukakan gerbangnya dan ia akan memasukkan mobilnya ke dalam sekolah karena di luar bisa saja terjadi sebuah kecelakaan karena memarkirkan mobil di sebuah jalan raya.
Alhasil semy memaksa pada satpam untuk membuka gerbang pintu itu dan meminta kuncinya pada satpam .
Namun saat ini tidak boleh membukakan gerbang itu karena bisa saja terjadi kekacauan dan mengganggu murid-murid yang sedang belajar. karena satpam itu tidak memberikan kuncinya pada semy,Semy terus memaksa karena mobil di luar itu sangat mahal dan sayang jika ditabrak oleh orang lain.
Satpam dan semy yang ada di area sekolah dekat gerbang membuat keributan dan memancing anak-anak yang belajar didalam untuk melihat keluar.
"Wah siapa itu tampan sekali dia"ucap seorang gadis yang berada di balik jendela kelas lantai kedua.
"Aku tidak tahu apakah dia guru baru di sini, tapi kok dia seperti sedang berantem dengan satpam"jawab teman perempuannya yang ada di sebelahnya.
"Semoga saja dia adalah guru baru kita aku sangat menginginkan guru tampan disini dan baik hati tidak seperti guru-guru lainnya yang sangat peduli pada orang-orang kaya"
Setelah mereka membicarakan semy dan juga satpam dan keributan yang ada diluar membuat kepala sekolah terpancing keluar tanpa adanya panggilan dari satpam atau semy dengan senang hati mulai membungkukkan kepalanya dan meminta maaf kepada kepala sekolah atas keributan yang terjadi dan membuat anak-anak melihat ke arahnya.
Lalu dengan izin semy pada kepal sekolah,pintu gerbang mulai dibukakan karena mobil yang semy adalah mobil mewah, kepala sekolah juga tahu kalau semy adalah orang kaya.