Ketulusan Hati

Ketulusan Hati
*** Butik ***


Setiap hari Nela selalu bangun pagi untuk melaksanakan sholat subuh dan di lanjut membantu Bi Nur memasak di dapur dan papanya tak pernah melarang ia melakukan itu karena Nela selalu terlihat bahagia saat masak ,,,


Makanan pun sudah siap di atas meja dan semua anggota keluarga sudah berkumpul di meja makan,,, mereka pun langsung makan,,


Setelah makan mereka segera berangkat ke butik karena memang papa sengaja mengajak berangkat pagi agar jalanan tidak begitu macet,,,


Sesampainya di butik


"Kalian silahkan pilih sendiri y!! papa tunggu di sofa sana saja " ucap papa Sanjaya sambil menunjuk kearah sofa


"Iya pa... " jawab Mama Angel, Linda dan Nela serentak


Mereka bertiga pun asyik memilih pakaian masing-masing,,,


Nela yang sudah selesai terlebih dahulu memilih baju kebayanya langsung menuju ruang ganti untuk mencobanya dan menghampiri papanya untuk menunjukkan kebaya yang dia kenakan ,,,


"Bagus gak pa?" tanya Nela sambil memutar mutarkan badannya


"Bagus banget nak... kamu sangat cantik memakai kebaya itu" ucap papa Sanjaya yang memuji sambil meletakkan hpnya di meja


"Kalau begitu aku pilih yang ini ya pa???" tanya Nela


"Iya sayang... kamu taruh di kasir dulu biar bayarnya sekalian bareng sama punya mama dan adikmu" jelas papa


"Baik pa.. " jawab Nela lalu berjalan menuju kasir ,,,


Nela menghampiri papanya di sofa untuk menunggu mama dan adiknya selesai memilih,,,,


Nela asyik memainkan hpnya dan membuka video untuk belajar beberapa resep masakan,,, karena sebenarnya Nela sangat menyukai masak berharap kelak ia menjadi chef jadi dia ingin kuliah di jurusan tata boga kuliner ,, tapi demi permintaan papanya untuk mengambil jurusan bisnis,, ,ia harus melupakan mimpinya untuk menjadi chef...


Papa Sanjaya pun juga sibuk membaca koran ,, .


Papa Sanjaya sudah mulai merasa jenuh,,, ia pun melirik jam yang melingkar di tangan kirinya ,,,


"Aduh... kenapa mereka lama sekali sih???" ucap papa Sanjaya kesal


"Mungkin masih belum ada yang cocok pa...." jawab Nela melihat ke arah papanya


"Kamu coba liat mereka,,, bilang kalau papa udah bosen dan suruh mereka cepat" perintah papa Sanjaya


"Iya pa... " Nela pun langsung berdiri dan menghampiri mama dan adeknya


"Ma.. Dek... dipanggil papa,,, katanya disuruh cepat... " ucap Nela sedikit takut


" Aduh iya iya.... tunggu sebentar tinggal 1 lagi,,, " jawab mama Angel ketus,,,,


"Iya ini ganggu aja " tambah Linda sambil melirik ke arah Nela


Setelah semua tagihan dibayar oleh papa Sanjaya. mereka pun bergegas keluar dan menuju mobil. Mobil mereka melaju menuju mall terbesar di kota itu,,, sesuai permintaan mama Angel kemarin,,,


Seperti biasanya Linda dan mamanya selalu beranjak mengambil ini itu untuk di beli,, sedangkan Nela hanya diam melihat-lihat sekelilingnya,,,


"Kamu pilih saja yang kamu suka "... ucap papa Sanjaya pada Nela


" Tidak pa... kamar ku sudah penuh dengan semua barang-barang pemberian papa" jawab Nela tersenyum


"Iya kalau bukan papa yang membelikan untukmu,,, kamu pasti akan membiarkan kamarmu hanya berisi springbed, lemari pakaian dan meja untuk dandan,,,, " ucap papa sambil melirik ke arah Nela


" Hehehehe... " Nela tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


Nela memang tidak suka berbelanja,,, dia lebih suka memasak dan kegiatan sosial,,, jadi tak heran beberapa barang yang dia miliki itu hasil dari pemberian papanya ,,,dan itu yang membuat Linda selalu iri padanya...