
Nela, pak Sanjaya, Sita dan Dimas mulai berfoto bersama,,,
Pertama mereka foto berempat beberapa kali,, lalu Sita dan Nela foto berdua itupun juga beberapa kali,,, Nela pun meminta papanya juga foto berdua dengannya beberapa kali,,
lalu Sita mengajak kakaknya dan Nela foto bertiga,,, dia menyuruh kakaknya untuk berdiri di tengah
Pak Sanjaya sangat bahagia melihat anaknya yang kini sudah sangat dewasa,,,
"Kak... fotonya yang sedikit asyik donk biar bagus kalo di lihat-lihat nanti" ucap Sita
"Iya.. ini kan kakak sudah senyum dari tadi " jawab Dimas dan melihat ke arah Sita
"Bukan gitu,, maksud aku kakak gayanya ganti jangan terlalu formal ,,, yang hanya berdiri sambil menyatukan tangan d perut seperti foto kondangan saja" ucap Sita melirik Dimas
"Terus kamu mau kakak model gimana? " tanya Dimas yang memang sangat menyayangi adiknya dan selalu berusaha menuruti semua kemauan adiknya,,,
"Kakak pegang pundak ku dan pundak Nela juga y!!! " ucap Sita sambil mengambil tangan kanan Dimas untuk di letakkan di pundaknya
"Ih... apaan sih kamu Sit " ucap Nela yang mendengar perkataan Sita ke Dimas sambil melirik ke arah Sita
"Aduh Nel.. gak papa,,, 1 kali aja kok" Sita mencoba meyakinkan Nela
" Gak mau ah... " ucap Nela kesal
"Sita apa-apaan sih,, ,udah tau kalau aku ini takut deket cowok,,, apalagi sama kakaknya yang super jutek dan nakutin ini" batin Nela
Dimas yang melihat adiknya cemberut langsung merangkul pundak Nela dengan tangan kirinya ,,, Nela pun terkejut dan mencoba melepaskan tangan Dimas dari pundaknya tetapi hal itu sia-sia,, karena Dimas semakin mengeratkan rangkulannya,,, akhirnya Nela pun pasrah
"Kalau gak demi Sita,,, aku juga males mau rangkul-rangkul kamu" gunam Dimas melirik kearah Nela
Sita yang melihat kakaknya sudah merangkul pundak Nela langsung tersenyum bahagia ,,, dia mulai melihat ke kamera untuk berfoto,,, beda dengan Nela yang hanya tertunduk malu dengan sikap Dimas,,,
"Mbak Nela,, lihat ke arah kamera y!!! " pinta fotografer yang melihat ke arah Nela
"I....iya pak" jawab Nela dengan wajahnya yang mulai memerah menahan malu,,,
Pak sanjaya yang melihat Nela malu-malu,, membuatnya ingin menjodohkan Dimas dengan Nela karena mereka memang terlihat sangat cocok
" Ya ampuuuun... untung ada papa disini,,, makanya aku diam saja,,, kalau gak ada papa,, udah lari duluan aku sebelum di rangkul sama nie cowok robot " gunam Nela
Setelah mereka selesai berfoto,,, Pak Sanjaya mengajak mereka untuk makan di restoran terdekat karena beliau merasa lapar,, Nela yang juga merasa sangat lapar langsung mengiyakan karena tadi pagi dia hanya sarapan roti
Dimas melihat ke arah Sita meminta isyarat apakah dia mau,,, Sita pun menganggukkan kepalanya,,,
Mereka pun pergi bersama naik mobil Dimas karena pak Sanjaya tidak membawa mobil kesana,,, pak Sanjaya tadi kesana naik taksi online dari bandara,,,
Pak Sanjaya duduk didepan dan Dimas yang mengemudikan mobil,,, sedangkan Nela dan Sita duduk di belakang,,, Nela dan Sita mulai melihat lihat hasil foto yang tadi,, karena memang selain fotografer menggunakan kamera mahalnya itu,,, Nela juga meminta tolong untuk di foto dengan hpnya juga,,,
Nela dan Sita terlihat sangat bahagia di dalam mobil,, ,mereka bahkan heboh sendiri dengan cerita cerita mereka,,, pak Sanjaya dan Dimas hanya diam mendengar cerita Nela dan Sita serta sesekali tersenyum