Suamiku Anak SMA (Wisnu & Lisa)

Suamiku Anak SMA (Wisnu & Lisa)
Episode 8 #Kesedihan Lisa


***Episode 8 #Kesedihan Lisa


Happy reading all***,,,,


*****


"Makasih ya Wisnu kamu sudah mau ngatarin kakak pulang " ucap Lisa dengan tulus*** yang saat ini mereka berdiri di depan pintu gerbang masuk rumah Lisa.


"Iya kak, kalau gitu Wisnu pamit" ujur Wisnu.


"Kamu gak mampir dulu dek?" tawar Lisa.


"Lain kali saja kakak kalau kita bertemu kembali, siapa tahu kakak jodoh Wisnu hihihi " keki Wisnu membuat Lisa tersenyum melupakan sejenak semua beban pikiran nya.


"Kamu hati hati ya di jalan "di jawab anggukan setelah Wisnu naik dan menyalahkan mesin motornya,


Wisnu meleset dan menghilang dari pandangan mata Lisa, Lisa berjalan masuk.


"Ya ampun non Lisa sudah pulang alhamdulillah, dari tadi semua orang nyariin non sampai deng Indra belum pulang cariin non" ujur salah satu satpam rumah Lisa yang baru saja keluar dari rumah.


"Iya mang Asep, terus mama sama papa di mana?" tanya Lisa.


"Itu dia non, tadi nyonya sempat pingsan saat tahu non gak ada di rumah " jawab mang Asep.


Tanpa nunggu lama Lisa berlari masuk kedalam rumah mencari mama nya.


"Mama?" suara Lisa mencari keberadaan sang mama.


"Lisa sayang?" ujur Elisa mendengar suara Lisa.


"Mama" Lisa berhamburan memeluk erat sang mama merasa khawatir akan ke adaan Elisa. "Mama nggak papa kan ma? mang Asep bilang mama sempat pingsan!!" ujur Lisa yang sudah berliman air mata.


"Mama gak papa sayang" jawab Elisa menghapus air mata putri sulung nya. "Kamu dari mana saja, mama sangat khawatir " ujur sang mama.


"Lisa gak ke mana mana ko ma, Lisa hanya keluar sebentar " ucap Lisa kembali memeluk sang mama.


Sang papa menghampiri ke dua wanita yang sangat di cintai nya, menepuk lembut bahu Sang Putri.


"Pa?" Lisa berbalik lalu memeluk sang papa. Semua tante dan saudara sepupu Lisa yang masih di sana menitikkan air mata mereka, merasa sedih akan apa yang menimpa Lisa hari ini.


"Sudah sayang kamu nggak pantas tangisin laki-laki brengsek seperti putra Ardi itu" marah sang papa yang masih tersulut emosi. "Sekarang kamu istirahat ya" ujur Hendra setelah Lisa melepas pelukannya, di jawab anggukan oleh Lisa.


"Makasih ya Bila" ucap ucap Lisa ke adik sepupu nya yang membantunya.


"Iya kakak, kalau gitu Bila keluar kakak istirahat ya." ujur nya berlalu dari sana.


Clekkk,,,


Pintu terbuka lebar Jihan masuk ke dalam kamar Lisa dan menutup pintu kamar Lisa kembali setelah sepupu Lisa keluar dari sana.


"Lisa!"


"Jihan!!" ujur Lisa.


Jihan merentangkan kedua tangannya Lisa pun berhamburan masuk ke dalam pelukan Jihan lalu menangis tersedu.


"Menangis lah, menangis sampai kau puas!" ujur Jihan membuat suara tangisan Lisa semakin kencang dan menggema di dalam kamar Lisa.


" Kenapa Jihan, kenapa Adit lakuin ini sama aku, kenapa Adit tega khianati aku" tangis Lisa.


Jihan melepas pelukan Lisa lalu mengiring Lisa ke tempat tidur dan mendudukkannya.


"Sudah mungkin kamu dan Adit belum berjodoh kamu ikhlasin aja, kamu serahin semuanya kepada sang pencipta" ucap Jihan menenangkan Lisa.


Tangis Lisa perlahan-lahan mulai mereda dan tertidur dalam pelukan Jihan, Jihan membantu Lisa berbaring dan menyelimutinya.


Jihan menatap wajah Lisa dengan rasa penuh ibah kepada sang sahabat dan sakit ketika melihat sahabatnya bersedih.


Jihan berjalan keluar dari kamar Lisa agar Lisa dapat beristirahat.


****


~***TBC~


Makasih ya buat kalian yang udah Membaca cerita suamiku anak SMA🥰🥰


jangan lupa tambahkan favorit Agar kalian tidak ketinggalan ketika setiap kali cerita ini update🥰🥰


jangan lupa like and comment ya🥰


See you next time all😊***