
***Episode 20 #Terlelap
Happy reading all***,,,,
...********...
"Gimana bro semalam enak gak?" tanya Indra yang saat ini mereka berdua berada di kamar Indra.
Indra yang baru pulang langsung saja memboyong sahabatnya itu atau lebih tepat kakak ipar.
"Kepo amat lo sama kegiatan kita semalam!" sahut Wisnu sinis.
"Ya elah sensi amat bro, gue cuma penasaran gimana lo bujuk kakak gue sampai mau di ajak shet shet shet."ucapnya mengoyang goyang kan tangan seperti ular.
"Otak lu terlalu mesum, lu masih suka nonton tu film?" sinis Wisnu.
"Gue udah gak nonton tu film selama bulan ini, harusnya lu tuh nonton biar pas lakuin itu kan enak udah mahir kak Lisa pasti senang tu." ujur Indra.
plak
plak
suara pukulan yang mendarat di kapal Indra yang di layangkan oleh Wisnu.
"shitttt, sakit monyet." pekik Indra mengusap kepala nya.
"Tau rasa lu, kalau tau gini mending tidur di kamar Lisa aja." kesal Wisnu. " lu udah kayak emak emak bibir deor tukang gosip, berisik. " berjalan keluar meninggalkan Indra yang sedang tertawa yang berhasil meledeknya.
ceklek
Wisnu membuka pintu kamar Lisa dan melihat Lisa sedang mengobrol dengan seseorang di balik ponsel miliknya. Wisnu merangkah ke atas tempat tidur, niat awal ia ke kamar Indra untuk numpang tidur yang ada dia tidak bisa tidur mendengar ocehan tak berfaedah dari mulut sahabat sekaligus adik iparnya itu.
Lisa yang baru menyadari Wisnu berada di kamarnya, meletakkan ponselnya. " bentar ya Jihan. " ucapnya menutup jendela kamar lalu menyalahkan ac membuat suhu kamar menjadi dingin membuat Wisnu terlelap dalam tidurnya. "Tadi kamu ngomong apa. " Lisa kembali melanjutkan pembicaraan nya dengan Jihan.
Lisa tersenyum kecil menatap suami brondongnya itu tertidur, tampak wajah damai tidur suaminya bagaikan anak kecil.
"Selamat bobo siang suami." ujur Lisa bagaikan seorang remaja yang sedang jatuh cinta.
"Lagi tidur, emang kenapa?" ucap Lisa.
"Engga ko kak." ucap Indra tersenyum kaku.
Lisa hanya menanggapi dengan ber "o" ria berlalu dari hadapan Indra.
Lisa kembali kedalam kamarnya membawa segelas lemon teh dingin dan juga cemilan. Kembali memandang wajah Wisnu yang masih tertidur nyenyak itu, dan teringat akan perkataan suami nya tadi tentang pernikahan mereka. Benar kata Wisnu walaupun pernikahan mereka terjadi karena sebuah kesalahan paham, namun tetap mereka kini mereka sepasang suami istri yang telah sah menikah di hadapan para orang tua dan warga. Ia juga memiliki sebuah kewajiban dan hak sebagai seorang istri kepada suaminya. Berharap cinta tumbuh di tengah tengah pernikahan mereka.
******
"Wisnu bangun." ucap Lisa mengoyang goyang bahu Wisnu.
"Hmm, jam berapa sekarang?" tanya Wisnu mengumpulkan nyawanya.
"Ini sudah azar. " imbuh Lisa.
"Astagfirullah aku ketiduran." pekik Wisnu bangun dari tidur nya.
"Gak usah buru buru, lagian mesjid baru bunyi belum azan." sahut Lisa.
"Iya." ucap Wisnu berjalan ke kamar mandi mengambil wudhu.
Setelah suaminya keluar Lisa hendak mengambil wudhu juga.
"Adu ko perut gue tiba tiba sakit ya." ucap Lisa mengeluh. " jangan jangan gue." berlari ke kamar mandi. "kan gue bilang apa." yang tidak jadi mengambil wudhu karena ke datangan tamu bulannya.
*****
~***T.B.C ~
Aku update, telat sedikit sih mendadak dapat tugas kampusππ
besok Author update lagi dehππ
jangan lupa vote π₯°π₯°***