Suamiku Anak SMA (Wisnu & Lisa)

Suamiku Anak SMA (Wisnu & Lisa)
Episode 10 #Bertemu kembali


***Episode 10 #Bertemu kembali


Happy reading all***,,,,


******


Hari hari berlalu Lisa mulai menata kembali kehidupan nya mencoba untuk melupakan semua hal yang membuat bersedih.


Beberapa hari lalu Aditya terus datang ke rumahnya memohon untuk bertemu dengannya, tapi kedua orang tua sudah tidak mempercayai nya lagi dan melarang Aditya untuk bertemu dengan putri mereka lagi.


Banyak rekan sesama dosen, teman dekat bahkan mahasiswa menghibur Lisa, yang mana membuat Lisa kembali ceria seperti sedia kalah.


"Pagi semuanya!!" sapa Lisa yang baru masuk ke dalam kelas.


"Pagi bu Lisa " sapa balik para mahasiswa.


"Baiklah semua sama seperti biasa,,," gantung Lisa


"Sebelum ibu Lisa mulai pembelajaran mari kita berdo'a dulu" sambung salah satu mahasiswa.


"Yes, baiklah kamu pimpinan doa ya" jawab Lisa tersenyum.


Kelas di mulai, Lisa mulai menjelaskan materi yang disampaikan nya begitu pun dengan para mahasiswa yang mulai memperhatikan dan mencatat hal hal yang penting dalam materi.


"Baiklah semuanya, tutup buku kalian naikkan selembar kertas kita akan adakan kuis tentang materi yang minggu kemarin ibu berikan" ujur Lisa.


"Kusi dadakan bu?" shok sebagai mahasiswa merasa sangat dadakan.


"Ibu pernah bilang kan minggu lalu, ibu akan adakan kuis di pertemuan selanjutnya?!" jawab Lisa.


"Iya bu" jawab beberapa mahasiswa.


"Kok aku gak tau yah"


"Aduh gimana ni gue belum belajar lagi"


"mampus aku belum belajar lagi"


"rasain lo"


"makanya dengerin ibu jangan cuma perhatikan muka ibu Lisa dong "


"hahahaha,,"


Bisik sebagai mahasiswa.


"Stop, ibu beri waktu sepuluh menit buat kalian untuk mempelajari kembali materi nya lalu kita mulai kuis nya." ucap Lisa.


Mendapatkan kesempatan membuat para mahasiswa dengan cepat membuka buku mereka dan mempelajari kembali materi yang bersangkutan.


Kedua sudut bibir Lisa terangkat membentuk sebuah senyuman, mengingat masa masa saat dirinya yang dulu masih mahasiswa yang akan panik ketika dosen melakukan kuis dadakan.


Selain membimbing, berbagi dan memberi ilmu ke pada mereka yang ingin belajar, senyuman dan wajah panik mahasiswa yang mendapatkan tugas dadakan menjadi salah satu alasan Lisa untuk menjadi seorang dosen. Lisa merasa itu semua adalah sebuah hiburan yang menyenangkan membuat dirinya merasa senang dan dapat melupakan semua permasalahan yang membebani pikiran.


Menyenangkan bukan menjadi seorang dosen yang selalu dapat membuat para mahasiswa merasa panik dengan tugas dadakan? etiss tapi sebelum menjadi dosen Lisa punjuga pernah ada di posisi itu alias mahasiswa.


"Sepuluh menit sudah berakhir, silakan tutup buku kalian kembali " tintah Lisa.


"Baik bu"


"Sebelum kalian mengumpulkan, silakan perbaikan jawaban yang menurut kalian perlu di perbaiki" ujur Lisa.


Satu persatu para mahasiswa maju kedepan mengumpulkan tugas mereka setelah merasa jawab mereka sudah benar.


"Baiklah karna waktu ibu sudah habis, kalian bisa beristirahat sekarang " ucap Lisa mengakhiri kegiatan belajar mengajar nya.


"Makasih bu untuk ilmunya hari ini " ujur para mahasiswa.


Lisa berjalan keluar dari kelas dan berjalan menujuh ruangan para dosen untuk beristirahat dan menikmati makan siang nya.


Sudah banyak coklat bunga dan surat gombal terletak di atas meja Lisa yang berasal dari beberapa mahasiswa laki laki bahkan rekan dosen nya secara terang terangan memberikan coklat setelah tersebar nya berita kebatalan pernikahan nya.


Entah siapa yang menyebarkan berita tersebut, Lisa tidak begitu mengambil pusing karena pada kenyataannya pernikahan nya batal seketika oleh pengkhianatan Aditya.


Lisa duduk di kursinya merapikan coklat dan bunga yang terletak di depannya mengumpulkan semua surat gombal dan meletakkan di laci meja nya.


""Hallo bu Lisa "sapa salah satu dosen wanita berusia dua puluh sembilan tahun.


"Ha, Hallo bu Ayana" jawab Lisa.


"Dapat coklat lagi?" tanya Ayana melihat coklat serta bunga yang di pegang Lisa.


"Iya nih, Ibu mau coklat?" tawar Lisa.


"Boleh tu," Lisa menyodorkan beberapa batang coklat. "Satu saja"


"Tapi ini masih banyak lo bu, gak mau ambil dua atau tiga gitu" ujur Lisa.


"Gak papa nanti bisa di bagiin ke yang lain juga" jawab Bu Ayana di angguking setuju oleh Lisa.


*****


Jam sudah mulai menunjukkan pukul dua siang lewat beberapa menit, dan waktu mengajar Lisa sudah habis dan bergegas untuk pulang.


Seperti biasa Lisa selalu singgah di sebuah kedai minuman favorit nya, untuk membeli boba.


(ayo siapa yang sama kayak Lisa tiap pulang kerja minum boba?)


"Kak Lisa,,,"


******


~***TBC~


Makasih buat kalian yang selalu bersabar menunggu cerita ini update kalian 🥰🥰


Sebelumnya Author mohon maaf sudah gak up tiga hari belakangan ini, di kehidupan nyata pun saya di sibukkan beberapa tugas kampus🥰🥰🙏


Ehh Author masih kuliah jadi maklum kalau jadwal update nya gak pasti, tapi Author usahain agar bisa update 3-4 bab tiap minggunya 🥰😊


Makasih buat kalian sudah mau menunggu, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like and comment.


Jangan lupa Tambahkan favorit Agar kalian tidak ketinggalan ketika setiap kali cerita ini update 🥰🥰🙏


Thank you 🥰***