
liu chen keluar menara kuktivasi dan segera mencari ling yun, karena tidak menemukan ling yun di menara kultivasi, saat masuk ke dalam kediamannya liu chen sedang melihat ling yun duduk sambil memegang daging kering.liu chen yang semakin dekat terkejut dengan ranah kultivasi ling yun yang sudah mencapai ranah jendral *5.
"Selamat yun'er,sudah mencapai ranah jendral" ucap liu chen sambil mengelus rambut adiknya dengan penuh rasa sayang.
"Kakak, kapan kakak datang? "lingyun menanggapi ucapan kakaknya dengan pertanyaan, sambil berdiri dari duduknya dan memeluk kakaknya.
"kakak baru saja datang, dan melihat yun'er makan, apa yun'er mau kakak masakkan sesuatu untuk yun'er" ucap liu chen yang sekarang merendahkan badannya sampai setinggi ling yun,menunjukkan senyum manisnya kepada ling yun.
"Yun'er mau kak, 2 hari makan daging dan roti kering,terimakasih kakak" ucap ling yun sambil mencium pipi kakaknya.
liu chen lalu pergi ke dapur dan memasak banyak masakan untuk adiknya satu satunya itu, sudah setengah jam berlalu, akhirnya mereka menikmati makan bersama dengan bahagia.
"Yun'er, mulai besok kakak akan mengajari yun'er beberapa teknik dasar untuk yun'er" ucap liu chen kepada ling yun.
"Siap kakak, yun'er siap" jawab lingyun dengan penuh semangat.
Selama 4 minggu liu chen mengajari ling yun beberapa jurus berpedang, dan juga jurus tangan kosong, dan kemampuan ling yun dalam belajar sungguh mengerikan,hanya dalam 4 minggu ling yun menguasai dengan sempurna apa yang di ajarkan liu chen.
Hari ini tepat 2 bulan lebih 2 hari mereka berada di dunia jiwa, setelah selesai makan bersama, akhirnya mereka segera keluar dari dunia jiwa, karena menurut liu chen 3 hari lagi semua anggota klan liu akan menyelesaikan latihan tertutup.
wusssh,wusssh liu chen dan ling yun muncul di dalam kediaman mereka,"Yun'er tidurlah, bukankah sekarang yun'er berani tidur sendiri?" goda liu chen.
"Iya kakak, yun'er sudah besar, yun'er tidur dulu kakak" jawab ling yun mencium pipi kakaknya dan berlari kecil menuju kamarnya.
"Kakak ren, kakak ran,paman chang, bibi mei, kakek gong, datanglah" liu chen memanggil mereka melalui telepati.
Wussh, wusssh, "salam tuan muda" ucap liu ran dan liu ren.
Tak berselang lama, liu chang, liu mei, liu gong juga hadir di sana, "salam tuan muda" ucap mereka.
"Duduk lah semuanya, saya ingin membicarakan sesuatu kepada kalian semua, dan meminta saran kepada kalian semua"ucap liu chen.
"Tapi sebelum itu bagaimana keadaan di menara kultivasi, tempat penitipan anak anak klan, dan keamanan? " tanya liu chen kepada mereka.
" Maaf tuan muda, untuk keamanan kota bukit bunga, dan semua klan tidak ada gangguan apapun, dan para prajurit tuan muda yang berada jauh di luar kota juga tidak melaporkan adanya keganjilan" jawab liu ran.
"Maaf tuan muda, untuk keadaan di tempat penitipan anak baik baik saja tuan muda" jawab liu mei.
"Tuan muda, untuk tuan dan nyonya besar sudah mencapai ranah langit, sedangkan untuk para tetua rata rata sudah berada di ranah bumi, dan satu orang tetua berada di ranah langit, dan untuk sepupu sepupu tuan muda berada di ranah Raja.
rata rata anggota klan yangbterendah berada di ranah jendral untuk yang baru mulai berkultivasi, dan yang lama berkultivasi sudah berada di ranah raja"jawab kakek liu gong.
"Seperti yang di harapkan ,dan kekuatan keluarga liu setara dengan sekte besar sekarang, aku merasa tenang sebelum berpetualang" bathin liu chen.
"jadi...