SISTEM PENGUASA SURGAWI

SISTEM PENGUASA SURGAWI
MEMPERKUAT KLAN LIU


"ayah tidak perlu khawatir, semua rencana chen'er, akan di laksanakan setelah semua anggota klan saat ini berhasil menaikan ranah, jadi hal oertama yang chen'er bangun adalah menara kultivasi,terang chen'er kepada semuanya.


"baiklah jika itu rencanamu chen'er, lakukanlah"kata ayah chen'er.


"terimakasih ayah, dan ini untuk perbendaharaan klan,apa yang akan chen'er lakukan tidak akan mengurangi harta klan yang chen'er berikan" jawab chen'er.


"sebaiknya kamu serahkan ke tetua pertama saja chen'er,agar bisa di simpan"kata ayah liu chen.


"baiklah ayah", jawab liu chen


"tetua pertama, saya percayakan ini ke tetua pertama, untuk pil alokasikan setelah menara kultivasi jadi, silahkan di bagi menurut tetua pertama" terang liu chen.


" baik tuan muda"jawab tetua pertama, setelah itu tetua pertama mengedarkan sedikit qi nya untuk memeriksa cincin di dalamnya, tetua pertama kaget, sampai cincin tersebut jatuh dari pegangannya.


"kenapa tetua pertama? " tanya tetua agung.


semua di sana terheran heran melihat tetua pertama,setelah tetua pertama menenangkan diri lalu tetua pertama menjelaskan kepada semuanya.


tetua pertama mengambil cincin kembali lalu "patriak, tetua agung,tetua semua, saya akan melaporkan penambahan perbendaharaan dari tuan muda


- 1jt pil kultivasi tingkat 4-7


- 300 pil kultivasi tingkat bumi


- 300 pil kultivasi tingkat langit


-300 pil regenerasi


- 1juta pil pemulih energi


-500rb koin platinum


-1 milyar koin emas


- 1 milyar koin perak


-500 senjata tingkat bumi


-ratusan ribu herbal


-500 senjata tingkat langit


sekian laporan dari saya patriak, tetua agung dan tetua semua"ucap tetua pertama.


semua yang ada di ruangan terkejut dan diam mematung mendengarkan laporan tetua pertama,mereka semua melihat liu chen, berharap dapat penjelasan, karena semua yang di berikan liu chen belum tentu di dapatkan klan misal klan berusaha keras sampai 100 tahun.


"semuanya tidak perlu terkejut, dan tidak perlu bertanya, dari awal sudah saya bilang saya mendapatkan tugas dari guru, jadi aku akan meninggalkan klan berpetualang, saya ingin klan segera menjadi kuat" jelas liu chen.


"Baiklah, itu untuk harta klan, ini untuk ayah,


ini untuk tetua agung, ini untuk semua tetua, dan yang 5 untuk sepupuku, dan saya berharap, setelah besok saya mulai membangun menara kultivasi, klan liu akan tertutup sampai 2 minggu untuk fokus untuk kenaikan ranah".ucap liu chen.


"kalau begitu saya permisi dulu,dan tetua agung dan semua tetua, besok pagi setelah sarapan saya minta di temani melihat lokasi yang akan saya gunakan" ucap liu chen.


liu chen lalu meninggalkan aula klan, ayah liu chen, semua tetua dan sepupu liu chen diam tanpa bicara dan mematung melihat apa yang ada di cincin yang mereka dapatkan dari liu chen, tiba tiba


plaaak,,


"aduh sakit kak zhang, apa yang kakak lakukan? " ucap liu cheng.


"apakah ini nyata? " ucap liu zhang kepada adik sepupunya.


"semuanya tuan muda memprioritaskan kita, berharap kita agar segera menjadi kuat, naik ranah untuk membantunya kelak, jadi jangan kecewakan tuan muda".


"baik ayah "jawab liu zhang.


"baik tetua agung" jawab yang lain.kecuali ayah chen'er yang masih memikirkan darimana anaknya mendapatkan ini semua.


"baiklah pertemuan kita akhiri sampai di sini, tetua agung dan tetua semua jangan lupa besok pagi" ucap patriak liu yan.


"baik patriak" jawab semuanya.


setelah sampai rumah, lalu liu chen mendatangi ibu nya dan lingyun, mereka menunggu ayahnya pulang untuk makan bersama.


"ayah,kenapa lama yun'er sudah lapar",ucap lingyun yang berlari memeluk ayahnya sambil menggembungkan pipinya.


"baik baik putriku yang cantik" ucap liu yan sambil menggendong ling yun berjalan mendekati meja makan.


mereka lalu makan bersama, setelah makan, liu chen memberikan 1 cincin kepada ibu nya, dan 1 kepada ling yun.


serta liu chen memberikan 3 kalung giok perlindungan,


" ayah, ibu, lingyun, ini giok perlindungan, mampu menahan serangan dari ranah surgawi, jadi jangan sampai di lepas, dan juga dalam cincin ibu dan ayah juga ada beberapa pil untuk kenaikan raha ayah dan ibu, "


liu chen memakaikan kalung kepada yun'er, ling ling lalu memakai kalungnya dan melihat isi cincin yang di berikan putranya,ibu liu chen begitu terkejut sambil memandang liu chen.


"ibu tidak perlu terkejut, bukankah chen'er sudah menceritakan tugas chen'er." ucap liu chen sambil tersenyum kepada ibu nya.


"ayah, ibu setelah menara kulivasi jadi, chen'er berharap ayah dan ibu akan melakukan pelatihan tertutup selama 7 bulan di ruangan kultivasi, atau 7 hari di dunia nyata, karena di ruang kultivasi nanti akan chen'er buat waktu di di luar 1 hari sama dengan 30 hari di dalam menara kultivasi, untuk penjagaan klan, chen er sudah meminta teman teman chen'er, 3 orang di ranah nirwana dan 3 orang di ranah illahi, untuk menjaga klan, dan masih ada liu ran dan liu ren, mereka juga di ranah illahi" terang liu chen kepada kedua orang tuanya.


" ah baiklah putaku, aku ayah dan ibu tidak tau apa bebanmu dan rahasiamu, satu pesan ayah dan ibu, tetaplah berjalan di jalan kebenaran, dan terimakasih apa yang telah kamu lakukan dan kamu berikan kepada ayah dan ibu serta kemajuan klan" ucap ayah liu chen.


"ayah, ibu, itu sudah menjadi tugas chen'er yang menjadi bagian dari klan liu".jawab liu chen sambil tersenyum kepada ayah dan ibu nya.


"ayah, ibu chen'er ke kamar dulu istirahat" ucap liu chen pamit kepada orang tuanya.


"yun'er kamu ikut kakak atau ikut ayah dan ibu? " tanya liu chen kepada ling yun.


"kakak, yun'er ikut ibu saja" jawab ling yun.


"baiklah" jawab ling chen.


sampai dalam kamar liu chen segera merebahkan dirinya di tempat tidur, tidak lama setelah itu liu chen. tertidur dengan pulas, seperti tidak pernah tidur dengan nyaman.


sinar cahaya matahari sudah mulai nampak, liu chen segera membuka matanya dengan malas, lalu melangkah ke kamar mandi, dia ingin segera menyelesaikan pembangunan menara kultivasi.


setelah selesai mandi, liu chen keluar dari kamarnya, ternyata ayah, ibu dan adiknya sudah menunggu di ruang makan, lingyun terlihat memanyunkan bibirnya kepada liu chen, liu chen tersenyum karena melihat adiknya.


"selamat pagi ayah, ibu, adikku yang cantik" ucap liu chen.


"selamat pagi chen'er" jawab ayah ibu nya.


"selamat pagi kakak" ucap ling yun sambil tersenyum manis karena di puji kakaknya.


mereka lalu sarapan, dan mengobrol ringan.


"chen'er mari.......


...BERSAMBUNG.....