SISTEM PENGUASA SURGAWI

SISTEM PENGUASA SURGAWI
Ruang pelatihan (2) dan rencana pulang


chiaaattt.... mereka sangat bersemangat bertempur dengan tuan muda mereka, mereka takjub dengan kekuatan liu chen, dengan usia tulang 14 tahun sudah berada di ranah kaisar*9 serta teknik teknik yang mengerikan,.


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


booom....


[ding: selamat tuan telah berhasil naik ke ranah bumi*1]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding :selamat tuan mendapatkan


~tungku surgawi


~cincin penyembunyi ranah]


booom...


[ding: selamat tuan telah berhasil naik ke ranah bumi*2]


booom...


[ding: selamat tuan telah berhasil naik ke ranah bumi*3]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


booom...


[ding: selamat tuan telah berhasil naik ke ranah bumi*4]


sementara pertarungan terus berlanjut, meski cukup melelahkan tidak menurunkan semangat mereka semua, apalagi liu chen, bajunya sudah banyak terkena cipratan darah monster, dia masih terus menyerang ke arah monster monster itu.


" hujan api surgawi "guman liu chen lirih


dhuaaar... dhuaaar.. dhuaaar..


"badai pedang semesta"


jleb,, jleb,, jleb,, dhuaaar... dhuaaar... dhuaaar.


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


booom...


[ding: selamat tuan telah berhasil naik ke ranah bumi*5]


booom....


[ding: selamat tuan telah berhasil naik ke ranah bumi*6]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


booom...


[ding: selamat tuan telah berhasil naik ke ranah bumi*7]


booom...


booom...


[ding: selamat tuan telah berhasil naik ke ranah bumi*9]


suara notifikasi poin dan kenaikan ranah bersautan, liu chen mengabaikannya, dia hanya ingin segera menyelesaikan latihan dan segera pulang ke rumah, karena di dalam fikirannya dia ingin melindungi orang tuanya saat ini, meski bukan orang tua aslinya.


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


booom....


[ding: selamat tuan telah berhasil naik ke ranah langit*1]


[ding :selamat tuan mendapatkan


~100 prajurit dewa (hanya bisa di gunakan setelah tuan naik ke ranah nirvana)


~kupon upgrade sistem ke versi 15 gratis]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


[ding: selamat tuan telah berhasil membunuh...]


"hah... hah.. hah... melelahkan, akhirnya selesai"guman liu chen.


"dan terimakasih untuk kalian semua, sekarang pulihkan diri kalian,setelah itu kita akan kembali" kata liu chen.


"baik tuan muda" jawab mereka serempak.


lalu mereka mulai duduk lotus untuk memulihkan energi mereka.


liu chen pun segera memasukkan masing masing 2 pil, pil pemulih energi dan pil pemulih qi, dan dia juga duduk lotus untuk menyerapnya.


Setelah bebeeapa saat akhirnya mereka semua termasuk liuchen sudah selesai memulihkan energi dan mengembalikan Qi.


"sistem, keluarkan kami"bathin liu chen


[ ding : ruang pelatihan tingkat 1 selesai]


[ding : mendapatkan hadiah 4 telur hewan suci penjaga 4 mata angin]


[ding : mengembalikan tuan dan yang lain ke dunia jiwa]


swosshh,, swosshh,, swosssh,, akhirnya mereka tiba di depan kediaman liu chen di dunia jiwa.


"untuk pasukan bayangan,kalian tinggallah di rumah bagian sana, silahkan memilih tempat tinggal kalian"kata liu chen.


"baik tuan muda" jawab mereka, lalu mereka segera pergi meninggal kan liu chen, beserta liu ren, liu ran, liu chang dan liu mei.


"untuk paman dan bibi dan saudara berdua, mari masuk" ajak liu chen,


mereka segera memasuki rumah bersama sama, setelah itu liu chsn berkata: ini kamarku, di sebelah kamar paman liu gong, dan paman chang itu kamarmu, di sebelahnya kamar bibi liu mei, saudara ran dan ren,di sebelah kamarku bagian sana masih ada 2 kamar itu kamar kalian.


setelah menjelaskan itu semua, mereka beranjak ke kamar masing masing.


di dalam kamar liu chen


"sepertinya besok aku harus melakukan perjalanan pulang, aku yakin mereka pasti khawatir dan mencariku sekarang"


guman liu chen.....


...Bersambung....