
setelah beberapa saat,, liu chen segera berpamitan untuk kembali ke kamar,"ah nyamannya" guman liu chen saat dia merebahkan dirinya di tempat tidur, mungkin, karena bebeeapa hari tidur di atas batu.
di dalam tidurnya ,tiba tiba liu chen melihat sebuah istana mewah, berwaena putih tampak luar, dengan hamparan bunga yang indah,
"istana siapa ini" bathin liu chen
saat masih menikmati pemandangan yang begitu indah liu chen di kejutkan oleh sebuah suara
'masuk lah chen'er'
"eh siapa itu"bathin liu chen
meski agak ragu,dia tetap melangkah mendekati istana itu, karena rasa penasaran
setelah membuka pintu, tampak seorang lelaki tua, dengan baju putih, wajahnya tampak terlihat tampan, dengan jenggot yang memanjang berwarna putih.
salam hormat kakek, maaf,, apakah kakek yang memanggilku?
dan kenapa kakek bisa mengetahui namaku?
hahahha,,,sangat sopan,, tak salah kami memilihmu chen'er.. duduklah.
Baik kek, terimakasih,
hahahah,, sekarang akan kakek jawab pertanyaanmu chen'er,
yang tua ini bernama zhang, kakek sengaja membawamu ke sini, untuk menemuimu.
dan kenapa kakek mengetahui namamu, karena kakek mewakili teman teman kakek untuk menemuimu, termasuk dia yang membuatmu bereinkarnasi saat ini,
Chen'er dengarkanlah baik baik, ke depan nanti, tugasmu akan sangat berat.
banyak bahaya dan rintangan yang akan kamu temui.
maka berlatihlah dengan giat, jangan malas dan kelak bangunlah pasukanmu sendiri, buatlah mereka kuat.
Karena sekuat kuat nya kamu kelak, kamu akan tetap membutuhkan orang orang yang setia kepadamu di sampingmu, yang akan membantumu, yang akan selalu ada bersamamu melewati semuanya.
Ingatlah chen'er, kelak jangan sampai kekuatanmu membuatmu lupa akan dirimu, jangan pernah tinggi hati, tetaplah berjalan dengan prinsipmu yaitu jalan kebenaran, HITAM TAK SELAMANYA KOTOR, DAN PUTIH TAK SELAMANYA BERSIH, tolonglah mereka yang pantas kamu tolong meski mereka hitam dan musnahkan yang pantas kamu musnahkan meski mereka putih, karena dunia ini abu abu.
Chen'er kakek mewakili teman teman kakek, pergi menemuimu, ingin memberikan sesuatu, ambillah,
ini adalah cincin semesta, di dalamnya ada titipan dari kakek dan teman teman kakek, untukmu, bangunlah pasukanmu sendiri dari orang orang yang benar, di dalamnya akan membantumu, di dalam perjalananmu.
Hanya itu yang kakek sampaikan, dan ingatlah pesan kakek, selamat tinggal chen'er.
wossshhh perlahan kakek itu berubah menjadi kepingan cahaya dan menghilang...
"eh.. ternyata mimpi, tapi kenapa seperti nyata" bathin liu chen. dia segera beranjak dari tempat tidur, sedikit merenggangkan badan,
"eh bukannya ini cincin dari kakek zhang"bathin liu chen.
Liu chen melukai sedikit jarinya, lalu meneteskan darah ke cincin itu. liu chen mencoba melihat apa yang ada di dalam cincin tersebut,karena penasaran dengan apa yang di katakan kakek zhang.
Betapa terkejutnya liu chen saat melihat apa yang ada dalam cincin tersebut,
di dalamnya
ada deretan rak kitab kultivasi dan kitab Beladiri rata rata tingkat kaisar ke atas.
ada juga ratusan ribu senjata dari tingkat kaisar paling rendah,
deretan rak yang berisi pil,ada jutaan pil yang tersusun rapi, entah pil apa karena liu chen belum memilahnya.
selain itu ada tumpukan batu roh yang menggunung mulai tingkat rendah sampai tingkat tinggi
koin platinum yang terlihat seperti gunung,
ada banyak tumpukan emas yang menggunung,
dan juga gunungan koin perak.
"fiiiiuuuhhhh"Liu chen menghela nafas panjang karena melihat itu, di dalam ingatannya, uang sakunya saja hanya 2 keping emas tiap bulan.
"bukankah aku orang terkaya di alam ini"bathin liu chen.
tok.. tok... tok...
Bersambung........